4: Dokumen dalam Sistem Akuntansi Pembelian
A: Jenis Dokumen Pembelian
Apa saja dokumen yang digunakan dalam sistem akuntansi pembelian?
Dokumen-dokumen yang digunakan dalam prosedur sistem pembelian kredit perusahaan dagang adalah sebagai berikut :
- Surat Permintaan Pembelian
- Surat Order Pembelian (SOP)
- Laporan Penerimaan Barang
- Daftar Persediaan Isi
- Surat Jalan
Bagaimana bentuk dan format dokumen-dokumen yang digunakan dalam sistem akuntansi pembelian tersebut di atas? yuk diulas satu per satu…
1. Surat Permintaan Pembelian
Apa yang dimaksud surat permintaan pembelian?
Surat permintaan pembelian adalah satu dokumen yang digunakan dalam sistem akuntansi pembelian barang dagangan. Surat permintaan pembelian oleh pihak-pihak yang membutuhkan barang untuk selanjutnya disampaikan kepada bagian pembelian (Purchasing Department).
Dan berikut ini adalah contoh format surat permintaan pembelian:

2. Surat Order Pembelian (SOP)
Apa itu surat order pembelian (SOP)?
Surat order pembelian adalah surat yang dibuat perusahaan untuk melakukan pembelian barang, dalam hal ini produk softdrink.
Bagaimana format surat order pembelian?
Langsung saja, perhatikan contoh surat order pembelian berikut ini?

3. Laporan Penerimaan Barang
Apa itu laporan penerimaan barang?
Laporan penerimaan barang adalah dokumen yang dibuat oleh bagian penerimaan yang berisi tentang data-data barang yang diterima, antara lain jumlah, jenis dan kondisi saat diterima.
Perhatikan contoh format laporan penerimaan barang berikut ini:

4. Daftar Persediaan Isi
Apa yang dimaksud dengan daftar persediaan isi?
Daftar persediaan isi adalah dokumen yang dibuat oleh bagian gudang tentang daftar barang yang ada di gudang.
Bagaimana format daftar persediaan isi?
Perhatikan contoh bentuk daftar persediaan isi berikut ini:

5. Surat Jalan
Apa yang dimaksud surat jalan?
Pengertian surat jalan adalah dokumen yang dibuat oleh bagian gudang atas permintaan sejumlah barang dari pembeli, dan berikut ini contoh format surat jalan:

Perhatikan contoh form surat jalan sederhana di atas, pada bagian kiri atas selalu ada identitas dari perusahaan, kemudian dilanjutkan dengan judul formulir, yaitu “Surat Jalan”. Jangan lupa untuk selalu mencantumkan tanggal, nama barang, quantity, dan keterangan yang perlu dicantumkan.
Di akhir formulir, cantumkan orang-orang yang bertanggungjawab terhadap proses pembelian, sekaligus naman dan tanda tangan.
Kesimpulan
Proses pembelian barang adalah aktivitas pokok dalam perusahaan dagang, demikian juga dengan perusahaan manufaktur. Perusahaan dagang melakukan pembelian barang yang akan dijual kembali ke pelanggan, sedangkan perusahaan manufaktur melakukan aktivitas pembelian barang yang akan diproses menjadi barang jadi yang siap dijual. Intinya sama, pembelian barang.
Dalam aktivitas pembelian melibatkan beberapa pihak, antara lain supplier sebagai pihak yang menjual barang, perusahaan dagang dan manufaktur sebagai pihak pembeli, dan perusahaan jasa logistik yang menjalankan pengiriman barang.
Untuk masalah pembayaran, biasanya disepakati oleh pihak-pihak yang terlibat dalam aktivitas tersebut, ada yang bersepakat menggunakan sistem pembayaran tunai, kredit, atau kredit dengan uang muka atau down payment. Apa pun sistem yang disepakati, yang terpenting memudahkan dan tidak merugikan kedua belah pihak.
Bagaimana menurut Anda, apakah ada yang perlu ditambahkan?
Demikianlah pembahasan tentang sistem akuntansi serta prosedur pembelian kredit pada perusahaan distribusi minuman ringan. Moga bermanfaat dan jika Anda merasa memperoleh manfaat dari artikel ini, silahkan untuk disebarluaskan bagi orang lain agar semakin banyak yang memperoleh manfaat. terima kasih.*****
—-
Bagi yang membutuhkan file flowchart dan form-form sistem pembelian kredit seperti yang ada dalam artikel ini silahkan isi komentar di bawah ini. File flowchart dalam MS Visio dan file form dalam MS Excel.
Kenapa tidak saya upload ke server agar setiap orang bisa download? Saya berpendapat bahwa hanya orang akuntansi keuangan dan mereka yang tertarik yang membutuhkan materi-materi seperti ini, sehingga akan lebih efektif dan tidak ada pemborosan.
Note:
Boleh mengutip artikel ini sesuai kebutuhan Anda, dan mohon dengan kesadarannya untuk menyebutkan dan menyertakan sumbernya ya.
wah, lengkap banget ya ulasannya, hmm mau belajar deh disini khususnya tentang sistem akutansi