2 Contoh SOP Perusahaan Berbasis Strategi Pemasaran Produk Baru

Penyusunan standar operasional prosedur (SOP) yang berbasis strategi akan sangat membantu aktivitas perusahaan yang ter-struktur dan sistematis.

Demikian juga dengan strategi pemasaran produk baru, akan sangat baik bila didukung dengan SOP berbasis strategi pemasaran.

Sehingga semua aktivitas strategi pemasaran dilakukan dengan perencanaan matang, langkah dan tahapan yang terstruktur serta sistematis.

Tidak serampangan, sporadis, apalagi tergantung mood 🙂

Dan pada kesempatan kali ini blog manajemen keuangan menyajikan 2 contoh SOP berbasis strategi yang akan mendukung kegiatan strategi pemasaran produk, yaitu:

  1. Standar Operasional Prosedur (SOP) Registrasi Produk
  2. Standar Operasional Prosedur (SOP) Iklan dan Promosi

Yuk segera dimulai pembahasannya…

 

01. SOP Registrasi Produk Baru

contoh SOP

Apa itu SOP Registrasi Produk Baru?

Standar Operasional Produk Baru adalah prosedur standar yang dibuat perusahaan berkaitan dengan aktivitas registrasi produk baru.

Legalitas sebuah produk yang akan dipasarkan adalah salah satu hal penting yang harus diselesaikan agar produk bisa di-edarkan ke customer.

Selain itu, hal ini sebagai pelayanan pelanggan, sebagaimana telah dibahas pada Standar Operasional Prosedur (SOP) Kepuasan Pelanggan.

Oleh karena itu perlu dibuat prosedur pelaksanaan yang menjadi pedoman untuk melakukan registrasi produk baru ke instansi berwenang, misalnya kementerian terkait, registrasi BPOM, MUI dan lain sebagainya.

 

A. Langkah-langkah membuat SOP Registrasi Produk Baru

1. Tujuan:

Registrasi produk merupakan suatu proses untuk mendapatkan ijin edar dari lembaga-lembaga yang berwenang agar produk dapat dipasarkan secara legal di wilayah Republik Indonesia sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Standar Operasional Prosedur (SOP) ini sebagai gambaran sekaligus panduan bagaimana proses registrasi sebuah produk dilakukan.

2. Ruang Lingkup:

Ruang lingkup yang terkait pada proses ini adalah dokumen yang harus dipenuhi sesuai peraturan yang berlaku yang dalam prosesnya melibatkan pihak eksternal antara lain: Prinsipal, Bank, Instansi Pemerintah/Independent.

Dan pihak internal, yaitu Direksi, Departemen Pemasaran, Departemen Keuangan & Akuntansi, Departemen Legal, dan Departemen Logistik.

3. Definisi dan Pengertian:

Ijin edar adalah ijin yang diberikan kepada perusahaan untuk produk yang akan digunakan dan atau diedarkan di wilayah Republik Indonesia berdasarkan penilaian terhadap mutu, keamanan dan kemanfaatan.

4. Referensi:

Permendag dan Permenkes

5. Dokumen Terkait:

  • Checklist Form Pendaftaran
  • Form registrasi beserta lampirannya
  • Form Surat Perintah Bayar atau sejenisnya
  • Bukti Bank
  • Memo/surat nomor ijin edar

6. Prosedur Pelaksanaan

Prosedur #1:

Tanggung Jawab: Bagian Pengembangan

Deskripsi:

Meminta semua data yang diperlukan saat proses registrasi

Dokumen terkait: Ceklist form pendaftaran

Prosedur #2:

Tanggung Jawab: Bagian Pengembangan

Deskripsi:

Memeriksa kelengkapan data registrasi, jika telah sesuai dilanjutkan dengan menyiapkan pra-registrasi tapi jika belum, mintakan data kembali ke prinsipal.

Dokumen terkait: Checklist form pendaftaran

Prosedur #3:

Tanggung Jawab: Bagian Pengembangan

Deskripsi:

Login menggunakan user name dan password yang telah ditentukan.

Dokumen terkait: –

Prosedur #4:

Tanggung Jawab: Bagian Pengembangan

Deskripsi:

Upload data pra-registrasi ke Kemenkes RI dengan sistem online.

Dokumen terkait: Form Registrasi beserta lampirannya datanya

Prosedur #5 dan #6:

Tanggung Jawab: Bagian Pengembangan

Deskripsi:

Terima hasil pra-registrasi berupa surat perintah bayar (SPB) atau sejenis kemudian segera menyiapkan dananya guna dilakukan transaksi pada bank persepsi Kemenkes.

Dokumen terkait: Form SPB

Prosedur #7:

Tanggung Jawab: Bagian Pengembangan

Deskripsi:

Melakukan transaksi pada bank persepsi kemenkes

Dokumen terkait: Form SPB

Prosedur #8:

Tanggung Jawab: Bagian Pengembangan

Deskripsi:

Upload bukti bank dan form SPB pada sistem online.

Dokumen terkait: Bukti bank dan form SPB

Prosedur #9:

Tanggung Jawab: Bagian Pengembangan

Deskripsi:

Menyerahkan bukti pembayaran beserta data hard copy registrasi

Dokumen terkait: Bukti Bank, Form SPB dan Dokumen Administrasi

Prosedur #10 dan #11:

Tanggung Jawab: Bagian Pengembangan

Deskripsi:

Jika ada tambahan data:

  • Menginformasikan dan memintan tambahan kepada bagian pengembangan
  • Meneruskan tambahan data ke kemenkes
  • Jika bagian pengembangan tidak dapat memenuhi tambahan data maka pendaftaran ditolak (proses selesai)

Jika tidak ada tambahan data:

Menindaklanjuti ke kemenkes agar segera keluar nomor ijin edar.

Dokumen terkait:

Form Registrasi/Surat Penolakan nomor ijin edar.

Prosedur #12:

Tanggung Jawab: Bagian Pengembangan

Deskripsi:

Upload tambahan data pertama pada sistem online

Data terkait:

Data registrasi sesuai yang diminta oleh kemenkes.

Prosedur #13:

Tanggung Jawab: Bagian Pengembangan

Deskripsi:

Jika ada tambahan data kedua:

  • Meng-informasikan dan meminta tambahan data kepada bagian pengembangan.
  • Meneruskan tambahan data kemenkes.
  • Jika bagian pengembangan tidak dapat memenuhi tambahan data kedua maka pendaftaran akan ditolak (proses selesai)
  • Jika tambahan data kedua diterima oleh kemenkes, maka menindaklanjuti ke kemenkes agar dapat segera keluar nomor ijin edar.

Dokumen terkait:

Form registrasi / surat penolakan nomor ijin edar.

Prosedur #14 dan #15:

Tanggung Jawab: Bagian Pengembangan

Deskripsi:

Mengambil nomor ijin edar di kemenkes dan menginformasikan kepada pihak terkait.

Dokumen terkait:

  • Memo
  • Email
  • Nomor ijin edar

 

B. Contoh SOP Registrasi Produk Baru

Contoh SOP Registrasi Produk Baru merupakan gabungan dari elemen-elemen yang sudah dijelaskan pada bab di atas, sehingga akan nampak seperti berikut ini:

Halaman #1:

contoh SOP perusahaan

contoh SOP perusahaan

contoh SOP perusahaan
contoh SOP perusahaan – halaman 1

Halaman #2:

contoh SOP perusahaan

contoh SOP perusahaan
contoh SOP perusahaan – halaman 2

Halaman #3:

contoh SOP perusahaan

contoh SOP perusahaan
contoh SOP perusahaan – halaman 3

Halaman #4:

contoh SOP perusahaan

contoh SOP perusahaan
contoh SOP perusahaan – halama 4

 

Halaman #5:

contoh SOP perusahaan

contoh SOP perusahaan
contoh SOP perusahaan – halaman 5

 

02. Contoh Standar Operasional Prosedur – SOP Iklan

Contoh SOP Perusahaan

Apa itu SOP Iklan?

Standar Operasional Prosedur – SOP Iklan adalah dokumen prosedur-prosedur yang dibuat perusahaan sebagai pedoman dalam melakukan aktivitas iklan.

Bisnis memang bukan hanya bicara iklan dan promosi serta jualan produk, namun iklan diperlukan untuk mem-boost penjualan produk dan brand image perusahaan.

Perencanaan dan penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) Iklan yang dilakukan dengan matang dan berbasis strategi dapat digunakan sebagai tools ampuh dalam strategi pemasaran produk, baik produk baru maupun lama.

Oleh karena itu, pada kesempatan kali ini blog manajemen keuangan menyajikan contoh SOP Iklan dan langkah-langkah penyusunannya.

A. Langkah-langkah Membuat SOP Iklan

1. Tujuan:

Meningkatkan brand image perusahaan dan produk serta peningkatkan penjualan dalam upaya pencapaian target perusahaan.

2. Ruang Lingkup:

Standar Operasional Prosedur (SOP) ini mencakup untuk semua program marketing dari mulai pengumpulan data analisis sampai evaluasi hasil program.

3. Definisi:

Strategi Marketing adalah suatu program kegiatan yang dibuat, dilaksanakan, dan dievaluasi oleh marketing dalam rangka meningkatkan brand image perusahaan dan produk.

4. Dokumen Terkait

  • Laporan Penjualan dan Hasil Survey Kepuasan Pelanggan
  • Program Marketing
  • Form Pelaksanaan
  • Laporan Program Marketing

5. Referensi:

ISO 9001, Quality Management System

6. Prosedur pelaksanaan aktivitas SOP Iklan

Prosedur pelaksanaan #1:

Tanggung jawab: Marketing

Deskripsi:

Mengumpulkan data terkait dengan:

  • Pencapaian penjualan
  • Inputan Survey
  • Hasil pengembangan bisnis keinginan pihak manajemen perusahaan dan lakukan survey permintaan yang berkembang di pasar.

Dokumen Terkait:

  • Laporan penjualan
  • Hasil survey

Prosedur #2 dan #3:

Tanggung jawab: Marketing

Deskripsi:

Membuat program marketing yang berisi:

  • Nama program
  • Potensi pasar
  • Target
  • Budget program marketing beserta target dan budget yang akan dikeluarkan harus mendapat persetujuan dari kepala bagian dan direksi perusahaan.

Dokumen terkait:

Program marketing perusahaan.

Prosedur #4:

Tanggung jawab: Marketing

Deskripsi:

Pelaksanaan atas program marketing yang dilakukan oleh tim marketing yang ada di kantor pusat dan cabang perusahaan.

Dokumen terkait:

Form pelaksanaan

Prosedur #5:

Tanggung jawab: Marketing

Deskripsi:

Melakukan evaluasi atas keefektifan pelaksanaan program marketing yang telah dilakukan oleh tenaga marketing di pusat dan cabang-cabang perusahaan dibandingkan dengan target dan budget yang telah ditetapkan.

Dokumen terkait:

Laporan program marketing

 

B. Contoh Standar Operasional Prosedur (SOP) Iklan

Contoh SOP Iklan atau Promosi dibuat dengan menggabungkan bagian-bagian yang telah kita susun pada langkah-langkah membuat SOP. Dan bentuk formatnya adalah sebagai berikut:

Halaman #1:

Contoh SOP perusahaan tentang Iklan

Contoh SOP perusahaan tentang Iklan

contoh SOP perusahaan
contoh SOP perusahaan – halaman 1

Halaman #2:

Contoh SOP perusahaan tentang Iklan

Contoh SOP perusahaan tentang Iklan
Contoh SOP perusahaan Iklan – halaman 2

 

Halaman #3:

Contoh SOP perusahaan tentang Iklan

Contoh SOP perusahaan tentang Iklan
Contoh SOP perusahaan Iklan – halaman 3

 

03. Kesimpulan

Demikian pembahasan mengenai 2 Standar Operasional Prosedur (SOP) yang dapat digunakan sebagai langkah awal pelaksanaan strategi pemasaran produk baru.

Dan bila Anda ingin mengetahui contoh-contoh SOP Perusahaan lainnya dengan perangkat pendukung pelaksanaannya, langsung saja ke: Accounting Tools & SOP.

Secanggih apa pun strategi pemasaran produk baru tak akan berarti bila dua prosedur ini tidak dijalankan.

So… perhatikan dan jalani prosedur pertama dengan benar, selanjutnya kita bisa berkreasi dengan cerdas agar produk baru itu MELEDAK di pasaran!

***

manajemen keuangan dan SOP