Cara Cepat Bikin Laporan Keuangan Usaha Kecil, No Ribet!

Laporan Keuangan Usaha Kecil adalah laporan yang dibuat oleh perusahaan yang skala usahanya masih relatif kecil dan jenis transaksinya masih sedikit. Dengan kondisi seperti itu, maka kita bisa membuat laporan keuangannya bisa langsung menggunakan prinsip dasar persamaan akuntansi secara manual maupun semi manual.

Bagaimana proses dan langkah-langkah penyusunannnya? Untuk lebih komplitnya, mari ikuti pembahasan berikut ini.

1. Langkah-Langkah Membuat Laporan Keuangan

A: Teknik Membuat Laporan Keuangan Usaha Kecil

Jumlah dan jenis transaksi usaha kecil masih relatif sedikit sehingga untuk menyusun laporan keuangannya bisa langsung menggunakan persamaan akuntansi secara manual atau semi manual.

“Yes memang CEPAT”, untuk membuat Laporan Keuangan ini cukup dengan Persamaan Akuntansi. Laporan Keuangan yang kita inginkan pun jadi!

Kita tidak perlu melakukan pencatatan jurnal akuntansi, buku besar, neraca lajur, cukup dari transaksi awal langsung ke laporan keuangan: Neraca, Laporan Laba Rugi, dan Arus Kas.

Artikel ini sekaligus untuk menjawab pertanyaan dari pembaca setia blog Manajemen Keuangan “apakah bisa membuat Laporan Laba Rugi, langsung dari transaksi?”

Apakah membuatnya menggunakan software akuntansi super canggih? Tidak! cukup menggunakan Persamaan Akuntansi dengan Excel sebagai alat bantu. Kok bisa ya, akuratkah hasilnya? Bisa dan hasilnya akurat serta bisa dipertanggungjawabkan. Daripada makin penasaran, langsung saja kita bahas langkah-langkahnya satu per satu ya.

Analisis Laporan Keuangan Perusahaan Jasa

B: Proses Penyusunan Laporan Keuangan Usaha Kecil

Perlu dipahami, walaupun cara membuat laporan keuangan ini adalah super cepat namun tetap ada proses yang harus dilakukan.

mie instan yang namanya ‘instan’ saja masih tetap membutuhkan proses untuk sampai siap dinikmati” iya kan?

Demikian juga dengan cara ini, tetap ada proses yang harus dilalui, sejak transaksi awal hingga laporan keuangan. Syarat dan ketentuan tetap berlaku ya.

Apa itu?

Pertama, karena tools yang digunakan adalah persamaan akuntansi, maka kita harus memahami konsep matematika dasar tentang persamaan. Gampang kan? Sejak SD (sekolah dasar) kan sudah diajarkan. Kedua, kita harus memahami konsep dasar laporan keuangan dan pencatatn jurnal akuntansi. Materi tentang kedua hal tersebut bisa dibaca di artikel Jurnal Akuntansi

Atau kalau masih tidak sabaran untuk belajar men-jurnal akuntansi, kami menawarkan solusinya, buat dan susunlah SOP Akuntansi Keuangan dengan Accounting Tools yang powerful, lalu biarlah pegawai anda yang mengerjakan. Usaha anda jalan, anda pun bisa jalan-jalan 🙂

Bagaimana? Mau?

Untuk mempersingkat artikel, yuk langsung saja pada inti pembahasan, ada dua langkah pokok yang harus dijalankan yaitu:

  1. Melakukan analisis terhadap transaksi yang terjadi
  2. Memasukkan hasil analisis ke persamaan akuntansi.

Ya… cukup 2 langkah itu, sederhana kan?

2. Case Study: Membuat Laporan Keuangan Perusahaan Jasa

A: Sekilas Tentang Perusahaan Jasa

Agar lebih jelas perhatikan contoh membuat laporan keuangan perusahaan jasa berikut ini:

ManajemenKeuangan.Net, adalah perusahaan perorangan yang dimiliki dan dikelola oleh Pak Alex. ManajemenKeuanganNet bergerak pada bid ang IT Consulting.

Sebagai perusahaan yang baru berdiri, ManajemenKeuanganNet tidak hanya melayani pekerjaan tertentu, namun hampir semua pekerjaan yang terkait IT diambil, dari software sampai hardware, atau bisa disebut palugada (apa lu mau, gua ada)

Kantor sementara masih menyewa. Untuk menghemat biaya sewa, lokasinya bukan di tempat strategis, cukup ndlesep di komplek perumahan.

Membuat Laporan Keuangan perusahaan startup IT

B: Data Transaksi Keuangan Usaha Kecil

Ringkasan data dan transaksi yang terjadi selama periode Juli 2017 dapat dirangkum sebagai berikut:

Pada tanggal 01 Juli 2017, ManajemenKeuanganNet memiliki aset dan kewajiban sebagai berikut:

  • Kas = Rp 1.000.000
  • Piutang Usaha = Rp 3.200.000
  • Beban Habis Pakai = Rp 850.000
  • Tanah = Rp 10.000.000
  • Utang Usaha = Rp 1.530.000

Selama bulan Juli 2017, transaksi-transaksi bisnis yang terjadi di ManajemenKeuanganNet adalah sebagai berikut:

  1. Menerima pembayaran tunai dari klien atas jasa perawatan PC sebesar Rp 3.928.000
  2. Membayar utang pada kreditor Rp 1.055.000
  3. Pak Alex menambahkan dana ke perusahaan sebagai investasi sebesar Rp 3.700.000
  4. Membayar gaji karyawan sebesar Rp 1.200.000
  5. Piutang usaha dari jasa pelayanan IT ke pelanggan sebesar Rp 2.025.000
  6. Membeli bahan habis pakai (alat tulis) untuk operasional kantor secara kredit Rp 245.000
  7. Menerima kas atas pelunasan piutang dari klien sebesar Rp 3.000.000
  8. Menerima tagihan atas jasa internet sebesar Rp 1.635.000 yang akan dibayarkan bulan Februari 2017.
  9. Membayar biaya sewa bulanan sebesar Rp 850.000, iuran kebersihan dan keamanan lingkungan Rp 250.000, beban utilitas (listrik dan air) Rp 325.000, dan beban lain-lain Rp 75.000
  10. Beban habis pakai yang tersisa di akhir bulan sebesar Rp 980.000, sehingga ini berarti beban pemakaian bahan habis pakai selama bulan Juli 2017 adalah Rp 115.000, yaitu saldo awal Rp 850.000 + pembelian Rp 245.000 – sisa akhir bulan Rp 980.000.
  11. Pak Alex menarik tunai Rp 1.000.000 dari ManajemenKeuanganNet untuk keperluan pribadi.

Dari transaksi-transaksi ManajemenKeuanganNet tersebut, selanjutnya kita melakukan analisis pengaruhnya terhadap aset, utang dan modal.

Manajemen Keuangan Profil

Profesional lulusan ekonomi yang menekuni ERP (SAP), Accounting Software, Business Analyst dan berbagi pengalaman pekerjaan Finance & Accounting.

5 pemikiran pada “Cara Cepat Bikin Laporan Keuangan Usaha Kecil, No Ribet!”

  1. Ini pernah saya pelajari di dasar-dasar akuntansi biar bisa memahami pengaruh transaksi pada akun neraca dan laba rugi. Terimakasih saya jadi jadi belajar kembali

  2. After looking over a handful of the blog articles on your site, I truly appreciate your technique of blogging.

Komentar ditutup.