3. Analisis Transaksi Keuangan Perusahaan Jasa
Perhatikan analisis dan penjelasan tiap transaksi sebagai berikut:
1. Menghitung modal Pak Alex:
Persamaan akuntansi:
Aset = Kewajiban + Modal
Modal Pak Alex = Aset – Kewajiban
Langkah #1:
= (Rp 1.000.000 + Rp 3.200.000 + Rp 850.000 + Rp 10.000.000) – Rp 1.530.000
Langkah #2:
= Rp 15.050.000 – Rp 1.530.000
Langkah #3:
= Rp 13.520.000
2. Melakukan analisis transaksi menggunakan persamaan akuntansi
Langkah berikutnya adalah melakukan analisis dan pencatatan transaksi-transaksi bisnis sesuai dengan prinsip persamaan akuntansi.
Dan perhatikan analisis dan pembukuan setiap transaksi keuangan bisnis berikut ini:
Transaksi 01:
Transaksi pertama ini akan menaikkan KAS dan Pendapatan sebesar Rp 3.928.000. Jumlah Kas menjadi Rp 4.928.000 (Rp 1.000.000 + Rp 3.928.000).
Transaksi ini mempengaruhi jumlah keseluruhan dari Aset perusahaan, bila dituliskan dalam sebuah persamaan akuntansi adalah seperti berikut ini:

Transaksi 02:
Transaksi kedua akan mempengaruhi Kas dan Utang Usaha, yaitu menurunkan kas sebesar Rp 1.055.000 dan menaikkan Utang Usaha sebesar Rp 1.055.000. Kedua akun tersebut termasuk dalam kelompok aset.
Pengaruh transaksi ini bisa dituliskan dalam persamaan akuntansi sebagai berikut:

Transaksi 03:
Tambahan modal yang diberikan Pak Alex akan menambah jumlah Kas di kelompok aset dan Modal di kelompok pasiva sebesar Rp 3.700.000.
Lebih jelasnya dapat lihat pada persamaan akuntansi berikut ini:

Transaksi 04:
Pengaruh pembayaran gaji pegawai mengurangi kas dan modal. Beban gaji ini dicatat di kolom terpisah di sebelah kanan modal, tapi karena beban mengurangi ekuitas pemilik, maka beban akan dimasukkan dalam nilai negatif (–).
Perhatikan penulisan dalam persamaan berikut ini:

Transaksi 05:
Transaksi kelima ini akan mempengaruhi Piutang dan pendapatan, kedua akun itu mengalami kenaikan sebesar Rp 2.025.000. Penulisan dalam persamaan akuntansinya adalah:

Transaksi 06:
Bahan habis pakai yang digunakan perusahaan dicatat sebagai bahan habis pakai yang merupakan aset.
Pengaruh transaksi ini adalah adanya kenaikan nilai aset dan utang sebesar Rp 245.000

Transaksi 07:
Masuknya kas sebesar Rp 3.000.000 meningkatkan aset dan sebalinya piutang usaha semakin berkurang (-).
Jadi transaksi ini dicatat sebagai kenaikan kas dan penurunan piutang usaha, lebih jelasnya perhatikan penulisannya dalam persamaan akuntansi berikut ini:

Transaksi 08:
Tagihan jasa internet ini dicatat sebagai Beban Jasa Internet. Pembayaran yang dilakukan bulan berikutnya dicatat sebagai Utang Usaha.

Transaksi 09:
Pengaruh sekelompok transaksi ini: biaya sewa bulanan, iuran kebersihan, keamanan lingkungan, beban utilitas (listrik dan air), dan beban lain-lain mengurangi kas dan ekuitas pemilik, karena beban mengurangi ekuitas pemilik, maka sekelompok transaksi ini dimasukkan dalam nilai negatif.
Perhatikan gambar yang mencatat transaksi 09:
Gambar 1:

Gambar 2:

Transaksi 10:
Pemakaian bahan habis pakai untuk aktivitas operasional perusahaan selama bulan Juli 2017 sebsar Rp 115.000 dicatat sebagai BEBAN. Penurunan ekuitas pemilik dan bahan habis pakai ditunjukkan sebagai berikut:
Gambar 1:

Gambar 2:

Transaksi 11:
Penarikan tunai sebesar Rp 1.000.000 oleh Pak Alex tidak mencerminkan aset atau jasa yang digunakan untuk menghasilkan pendapatan.
Pengambilan kas ini bisa dianggap sebagai pengembalian modal pemilik.
Untuk mencatat penarikan dana ini dicatat di kolom terpisah di sebelah kanan modal Pak Alex. Pengaruh dari penarikan Rp 1.000.000 ditunjukkan seperti berikut ini:
Gambar 1:

Gambar 2:


Ini pernah saya pelajari di dasar-dasar akuntansi biar bisa memahami pengaruh transaksi pada akun neraca dan laba rugi. Terimakasih saya jadi jadi belajar kembali
After looking over a handful of the blog articles on your site, I truly appreciate your technique of blogging.
Bookmarked!!, I really like your blog!
Thank a lot Catalina
Thanks ya