Tidak Dapat Dielakkan, Namun Perilaku Biaya Campuran Masih Bisa Dipisahkan Dengan 2 Metode ini

Tidak dapat dielakkan, namun perilaku biaya campuran masih bisa dipisahkan dengan 2 metode ini

Biaya campuran adalah biaya yang mengandung elemen biaya tetap dan elemen biaya variabel. Biaya campuran ini sering pula disebut biaya semi variabel.

Mengenai biaya tetap dan biaya variabel bisa dipelajari di : Begini Cara Mudah Menghitung Biaya Tetap dan Biaya Variabel

Ada 2 Sifat biaya campuran, yaitu :

  • Totalnya berubah mengikuti perubahan volume, tetapi perubahannya tidak proporsional.
  • Per unitnya juga beruba, tetapi terbalik dengan perubahan volume dan tidak sebanding.

Contoh : biaya telepon, pemeliharaan mesin, dan biaya listrik.

Pemisahan biaya campuran ini diperlukan dalam rangka penggunaannya sebagai perencanaan, pengendalian dan sebagai informasi pengambilan keputusan.

Walaupu tidak bisa dielakkan, namun biaya campuran ini masih bisa dipisahkan melalui 2 metode berikut ini, yaitu :

  • Analytical Approach (pendekatan analisis)
  • Historical Approach (pendekatan historis)

 

#1. Pendekatan Analisis

Kebanyakan sistem akuntansi, semua informasi tentang cost setiap bagian atau unit yang dikeluarkan dalam suatu periode atau kapasitas tertentu selalu dicatat atau dikumpulkan.

Seorang analis yang akrab dengan akuntansi biaya biasanya mampu menetapkan atau membuat estimasi perubahan cost dari perubahan volumen tertentu.

Dengan mempelajari historikal record dapat ditunjukkan tingkat biaya yang dikeluarkan dan volume yang dicapai yang berhubungan dengan biaya tersebut.

Suatu budget yang fleksibel kemudian disusun berdasarkan analisis setiap transaksi.

Dari catatan yang ada, dapat diketahui bahwa ada biaya yang tidak berubah mengikuti volume dan adapula biaya yang berubah mengikuti perubahan volume.

Budget yang fleksibel disusun dengan berbagai tingkat volume atau kapasitas misalnya, kapasitas 25%, 50%, 75% dan pada kapasitas 100%.

Pembahasan budget, bisa dibaca di artikel : Inilah Struktur Kebijakan Anggaran Perusahaan Dagang dan Manufaktur

 

#2. Pendekatan Historis

Berdasarkan pendekatan historikal, pemisahan biaya campuran dapat dilakukan dengan 4 metode, yaitu :

  • Metode titik tertinggi-terendah (high low point method)
  • Metode biaya berjaga ( stand by cost method)
  • Metode Grafik statistik (Scatter Graph)
  • Metode Regresi Sederhana (Simple Regression)

Yuk dibahas satu per satu ya..

 

#1. Metode titik tertinggi-terendah (high low point method)

Metode analisis biaya campuran ini menghendaki bahwa biaya yang terjadi, misalnya biaya pemeliharaan harus diamati baik pada tingkat volume tinggi maupun pada volume rendah.

Contoh :

Biaya pemeliharaan perusahaan PT Berkah yang telah diamati dalam relevan range 5000 – 8000 jam kerja langsung adalah seperti berikut ini :

 

high low point method

 

Dengan mengamati perubahan data di atas, maka analisis di adakan sebagai berikut :

 

pendekatan historis-

 

Biaya Variabel :
= Perubahan biaya : Perubahan jam
= 300 : 3.000 = 0,10

Dengan telah ditentukannya tingkat variabel Rp. 0,10 per jam kerja langsung, maka saat ini memungknkan untuk menentukan jumlah biaya tetap dengan cara berikut :

Elemen tetap = Total biaya – ( Biaya variabel / unit X volume )

Pada titik tertinggi :
Biaya Tetap = Rp. 1000 – ( Rp. 0,10 X 8.000 ) = Rp. 200

Pada titik rendah :
Biaya Tetap = Rp. 700 – ( Rp. 0,10 X 5.000 ) = Rp. 200

 

#2. Metode Stand by Cost (Biaya berjaga)

Metode ini menggunakan cara penghitungan, pada saat atau perusahaan ditutup sementara, dan biaya yang dikeluarkan pada saat ditutup sementara itu disebut biaya tetap(fixed cost)

Sedangkan biaya variabelnya dihitung dengan rumus :

VC unit = (Total cost rata-rata – Biaya Tetap) : Jam kerja rata-rata

Apa itu VC, silahkan baca di artikel : 7 Jenis Biaya ini Perlu Diketahui Agar Pengelolaan Bisnis Anda Semakin Efisien

Mengacu pada data perusahaan PT Berkah di atas maka :

Total Cost rata-rata = Jumlah Cost : n
Total Cost rata-rata = 5.900 : 7(bulan) = Rp. 842,86 (dibulatkan)
Jam kerja rata-rata = Total jam kerja : n (bulanan)

 

Dari data di atas :

Jam kerja rata-rata : 45.500 jam : 7 (bulan) = 6.500 jam
Biaya variabel unit = (Biaya total rata-rata – fixed Cost):Jam kerja rata-rata
Biaya Variabel unit = (Rp. 842,86 – 140) : 6.500 = Rp. 0,108 BV per unit

Biaya tetap Rp. 140 adalah angka yang ditetapkan dan merupakan anggapan jika perusahaan tidak beroperasi atau dihentikan sementara, maka biaya yang keluar sebesar Rp. 140.

 

#3. Metode Grafik Statistik (Scatter Graph)

Metode ini menggunakan cara :

  1. Membuat grafik statistik, sumbu vertikal sebagai Total Cost (total biaya), sedangkan sumbu horisontal, menunjukan volume (kuantitas).
  2. Biaya setiap bulan diletakkan dalam grafik.
  3. Sebuah garis ditarik yang dapat mewakili semua titik pada poin (b).
  4. Garis yang memotong sumbu tegak (Total Cost) pada volume nol dianggap sebagai biaya tetap (fix cost)
  5. Garis lurus ke kanan dari titik pada (d) yang ditarik mendatar adalah biaya tetap
  6. Biaya Variabel di hitung = (biaya total rata-rata – fix cost) : Volume rata-rata

Metode ini disebut juga Metode Penarikan Bebas atau Free Hand Method, oleh karena itu tergantung dari pengolah dan tentu akan terdapat garis yang berbeda antara seorang dengan seorang lainnya.

Tapi sebagai pedoman, garis yang ditarik setidak-tidaknya harus berada di tengah-tengah titik yang ada atau dapat membagi titik sama banyak di atas dan di bawah garis yang ditarik.

 

#4. Metode Regresi Sederhana (Simple Regression)

Metode ini disebut juga metode kuadrat terkecil, yang merupakan analisis statistik daripada sekadar meletakkan secara bebas pada metode scatter graph sebelumnya.

Metode ini didasarkan atas perhitungan dengan menggunakan persamaan garis lurus yang umum, yaitu :

Y = a + bx

Dan harus diperhatikan Y adalah angka penafsiran dan termasuk pula penafsiran parameternya, yaitu :

a = biaya tetap (konstanta)
b = biaya variabel.

Dalam praktek, metode ini akan sangat bermanfaat bagi manajemen untuk mendapatkan satu jarak (range) tertentu untuk variabel dependen, dengan demikian akan dapat dibuat propabilitas di mana nilai sesungguhnya akan berada pada jarak (range) tersebut, dan hal ini dapat dilakukan.

Demikian pembahasan tentang perilaku biaya campuran yang masih bisa dipisahkan melalui metode tertentu.

Semoga bermanfaat dan terima kasih

***