Mengenal Lebih Dekat Job Desk Bendahara dalam Mengelola Keuangan Organisasi

Tugas bendahara adalah bertanggung jawab atas pengelolaan keuangan dan administrasi keuangan suatu organisasi, kelompok, atau entitas. Job desk bendahara meliputi manajemen dana, pencatatan transaksi keuangan, pembayaran tagihan, penyusunan laporan keuangan, dan berbagai tugas terkait keuangan lainnya.

Tugas-tugas tersebut berlaku untuk berbagai jenis organisasi, termasuk organisasi non-profit, bisnis, organisasi pemerintah, partai, dan jenis organisasi lainnya. Untuk lebih detailnya, mari ikuti dan baca sampai selesai artikel berikut ini…

 

01: Tugas Bendahara Secara Umum

Apa tugas bendahara?

Secara umum, job desk dan tugas bendahara adalah menyangkut pengelolaan keuangan dan administrasi keuangan dalam sebuah organisasi, baik itu organisasi non-profit, bisnis, atau entitas lainnya, meskipun secara rinci, tugas mereka bisa berbeda-beda, tergantung pada ukuran dan jenis organisasi.

Berikut ini disajikan 10 contoh job desk dan tugas seorang bendahara:

1: Menjalankan Sistem Pengelolaan Keuangan

Tugas pertama ini mencakup pengelolaan pemasukan dan pengeluaran uang serta melakukan pencatatan dengan benar sesuai prinsip dasar akuntansi Debet Kredit.

2: Pengelolaan Kas dan Rekening Bank

Menjalankan sistem pengelolaan uang tunai dan rekening bank organisasi, misalnya menerapkan sistem imprest dalam mengelola petty cash. Tugas ini meliputi pemantauan saldo, pemindahan dana, dan melakukan setoran atau penarikan sesuai kebutuhan.

3: Melakukan Proses Pembayaran Tagihan

Bendahara bertanggung jawab untuk membayar tagihan dan utang organisasi tepat waktu, antara lain pembayaran gaji karyawan, sewa, faktur dari pemasok, dan kewajiban keuangan lainnya.

4: Menyiapkan dan Menyajikan Pelaporan Keuangan

Penyusunan laporan keuangan organisasi secara berkala harus dibuat oleh bendahara, misalnya laporan laba rugi, neraca, dan laporan arus kas, yang memberikan gambaran tentang kesehatan keuangan organisasi kepada manajemen, anggota, atau pemangku kepentingan lainnya.

5: Menyusun Perencanaan Anggaran

Perencanaan anggaran organisasi melibatkan seorang bendahara organisasi, tujuannya untuk membantu menetapkan anggaran tahunan, mengawasi pengeluaran agar sesuai dengan anggaran, dan memberikan saran tentang pengeluaran yang efisien.

6: Membantu Proses Audit Keuangan

Untuk beberapa organisasi, bendahara dapat membantu dalam penyelenggaraan audit keuangan independen atau audit internal untuk memastikan ketaatan dan akurasi keuangan.

7: Monitoring Pelaksanaan Ketentuan Pajak dan Kepatuhan Hukum

Pekerjaan seorang bendahara yang ketujuh adalah harus memastikan bahwa organisasi mematuhi semua peraturan pajak dan hukum keuangan yang berlaku. Ini termasuk pengisian dan penyampaian laporan pajak yang diperlukan.

8: Melakukan Pengelolaan Investasi

Jika organisasi memiliki investasi, bendahara dapat bertanggung jawab untuk mengelola portofolio investasi organisasi sesuai dengan strategi yang telah ditetapkan.

9: Menjaga Implementasi Kepatuhan Donatur dan Pembiayaan

Jika organisasi bergantung pada donasi atau pembiayaan eksternal, bendahara harus memastikan bahwa dana tersebut dikelola dengan transparansi dan sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan oleh donatur atau pembiayaan tersebut.

10: Konsultasi dengan Manajemen dan Dewan Direksi

Bendahara seringkali memberikan saran keuangan kepada manajemen dan/atau dewan direksi untuk membantu dalam pengambilan keputusan strategis yang melibatkan aspek keuangan organisasi.

—-

Sepuluh tugas bendahara ini penting dan harus dijalankan dengan baik untuk menjaga kesehatan keuangan organisasi dalam menggunakan dana yang efisien dan transparan. Seiring dengan perubahan dalam organisasi dan perubahan dalam kebijakan keuangan, tugas bendahara juga dapat berubah atau berkembang.

Dan agar pemahaman kita semakin terang benderang, saya sajikan tugas bendahara dalam organisasi, osis, kelas, pengeluaran, desa, dan kepanitiaan pameran. Langsung saja mari teruskan membacanya…

 

02: Job Desk dan Tugas Bendahara Organisasi

apa tugas bendahara

Setiap organisasi memiliki kompleksitas dan ukuran yang berbeda, sehingga tugas bendahara dalam sebuah organisasi pun tidak sama, namun secara umum tidak jauh berbeda, antara lain lima contoh tugas yang biasanya diamanahkan pada seorang bendahara berikut ini:

1: Melakukan Pencatatan Keuangan Organisasi

Bendahara bertanggung jawab untuk mencatat semua transaksi keuangan organisasi. Ini melibatkan pengumpulan dan dokumentasi semua pemasukan dan pengeluaran, termasuk sumber pendapatan, faktur, dan bukti pembayaran.

2: Menjalankan Pengelolaan Kas dan Rekening Bank

Bendahara harus mengelola kas dan rekening bank organisasi dengan cermat. Ini mencakup pengawasan saldo rekening, melakukan setoran dan penarikan, serta pemantauan transaksi bank.

3: Membayar Tagihan Organisasi

Bendahara harus membayar tagihan dan kewajiban keuangan organisasi tepat waktu. Ini mencakup membayar gaji karyawan, biaya operasional, sewa, faktur dari pemasok, dan semua kewajiban keuangan lainnya.

4: Membuat dan Menyusun Laporan Keuangan Sederhana

Bendahara harus menyusun laporan keuangan yang mencakup informasi tentang kesehatan keuangan organisasi.

Laporan keuangan ini sebaiknya lengkap, berupa laporan laba rugi, neraca, dan laporan arus kas. Tujuan laporan keuangan sederhana ini digunakan untuk memberikan gambaran tentang kinerja keuangan organisasi kepada pemangku kepentingan seperti dewan direksi, anggota, atau pihak luar.

5: Menyusun Perencanaan Anggaran

Bendahara seringkali terlibat dalam proses perencanaan anggaran organisasi. Mereka membantu menetapkan anggaran tahunan, mengawasi pengeluaran agar sesuai dengan anggaran, dan memberikan saran tentang cara mengelola dana dengan efisien.

—-

Lima job desk dan tugas tersebut adalah pekerjaan inti bendahara juga dapat memiliki tanggung jawab tambahan sesuai dengan kebutuhan organisasi, seperti mengelola investasi, memastikan kepatuhan pajak, mengelola dana donatur, atau berpartisipasi dalam proses audit keuangan.

 

03: Tugas Bendahara OSIS

tugas bendahara adalah

Bendahara Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) bertanggung jawab atas pengelolaan keuangan OSIS di sekolah. Berikut adalah lima tugas utama yang biasanya diemban oleh seorang bendahara OSIS:

1: Mencatat dan Mengarsip Transaksi Keuangan

Tugas pokok pertama dari seorang bendahara OSIS harus mencatat semua transaksi keuangan yang melibatkan OSIS, termasuk pemasukan (seperti iuran anggota) dan pengeluaran (seperti pembelian perlengkapan atau dukungan untuk acara-acara sekolah). Mereka harus memiliki catatan yang akurat dan terperinci tentang keuangan OSIS.

2: Menyusun Budget Aktivitas OSIS

Bersama pengurus lain, bendahara OSIS membantu dalam penyusunan anggaran tahunan untuk OSIS. Ini mencakup merencanakan dan memperkirakan sumber pendapatan dan alokasi dana untuk berbagai kegiatan dan proyek yang akan dijalankan OSIS selama tahun itu.

3: Mengelola Kas OSIS

Tugas ketiga dari seorang bendahara adalah mengelola kas OSIS. Mereka harus memastikan bahwa uang tunai yang dikelola dengan baik dan aman. Tanggung jawab ini meliputi penerimaan iuran anggota, penyaluran dana, dan pencatatan setiap transaksi kas.

4: Melakukan Pembayaran Tagihan dan Pengeluaran

Seorang bendahara OSIS harus membayar tagihan dan pengeluaran OSIS sesuai dengan anggaran yang telah ditetapkan. Pekerjaan ini meliputi pembayaran untuk penyelenggaraan acara, pembelian perlengkapan, atau dukungan kegiatan lainnya.

5: Menyajikan Pelaporan Keuangan Sederhana

Tugas pokok bendahara OSIS kelima adalah menyusun laporan keuangan reguler untuk anggota OSIS dan pihak yang berkepentingan lainnya, antara lain guru pembimbing atau kepala sekolah. Fungsi Laporan simpel ini mencakup informasi tentang penerimaan, pengeluaran, dan saldo keuangan OSIS.

Banyak manfaat laporan keuangan yang bisa dipetik, antara lain mengetahui kesehatan dan kinerja organisasi selama periode waktu tertentu.

—-

Perlu diingat, bahwa selain lima job desk atau deskripsi tugas utama dari seorang bendahara OSIS adalah terlibat dalam aktivitas lain yang berkaitan dengan pengelolaan dana dan keuangan, misalnya mendiskusikan dan merencanakan pengumpulan dana tambahan, menghadiri pertemuan OSIS, dan berkoordinasi dengan anggota OSIS lainnya dalam perencanaan kegiatan sekolah.

Jadi, bisa diringkas bahwa tugas seorang bendahara OSIS memiliki fungsi penting dalam menjaga keuangan OSIS agar berjalan dengan baik dan efisien.

 

04: Tugas Bendahara Kelas

Contoh tugas bendahara kelas

Tugas seorang bendahara kelas adalah mengerjakan pengelolaan aspek keuangan kelas dan melakukan monitoring terhadap aktivitas keuangan di dalam kelas. Berikut adalah tiga tugas utama yang biasanya dijalankan oleh seorang bendahara kelas:

1: Mengumpulkan dan Mencatat Transaksi Uang

Bendahara kelas bertanggung jawab untuk mengumpulkan uang dari siswa kelas, baik itu untuk iuran kelas, pengumpulan dana untuk proyek kelas, atau keperluan lainnya. Mereka juga harus mencatat semua transaksi keuangan dengan rinci, termasuk siapa yang membayar dan untuk apa uang tersebut digunakan.

2: Menerapkan dan Menjalankan Manajemen Dana

Setelah mengumpulkan uang, bendahara kelas harus mengelola dana tersebut dengan bijak.

Mereka memiliki tanggung jawab untuk menyusun dan membuat anggaran kelas dan memastikan bahwa uang digunakan sesuai dengan keputusan dan kebutuhan kelas, misalnya pembelian perlengkapan kelas, dukungan untuk acara atau kegiatan, atau sumbangan untuk amal.

3: Menyajikan Pelaporan Penerimaan dan Pengeluaran Dana

Bendahara kelas harus menyusun laporan keuangan reguler yang memberikan gambaran tentang keuangan kelas kepada teman sekelas, guru pembimbing, atau pihak yang berkepentingan lainnya.

Laporan ini harus mencakup penerimaan uang, pengeluaran, dan saldo keuangan saat ini, sehingga semua orang bisa melihat transparansi keuangan kelas.

—-

Selain tiga tugas pokok ini, bendahara kelas juga bisa terlibat dalam diskusi dan perencanaan mengenai cara mengumpulkan dana tambahan atau merencanakan proyek-proyek kelas. Mereka memiliki peran yang penting dalam menjaga keuangan kelas agar berjalan dengan baik dan dalam mendukung kegiatan dan proyek yang diinginkan oleh seluruh anggota kelas.

 

05: Tugas Bendahara Pengeluaran

Bendahara Pengeluaran adalah seseorang yang bertanggung jawab untuk mengawasi dan mengelola pengeluaran keuangan dalam suatu organisasi atau proyek.

Tugas pokok bendahara pengeluaran melibatkan manajemen dan pengendalian pengeluaran organisasi. Berikut adalah dua tugas kunci yang biasanya diemban oleh seorang bendahara pengeluaran:

1: Pemeriksaan dan Otorisasi Pengeluaran

Bendahara pengeluaran bertanggung jawab untuk memeriksa dan memberikan otorisasi pada semua permintaan pengeluaran yang diajukan oleh anggota organisasi atau departemen yang memerlukan dana untuk berbagai keperluan.

Tugas ini dilakukan untuk memastikan bahwa pengeluaran tersebut sesuai dengan anggaran dan kebijakan keuangan yang telah ditetapkan, serta memiliki dokumen yang valid, seperti faktur atau kwitansi.

2: Pencatatan Pengeluaran

Bendahara harus mencatat semua transaksi pengeluaran yang dilakukan oleh organisasi. Ini mencakup pencatatan rinci tentang jumlah, tujuan, tanggal, dan penerima pembayaran.

Pencatatan yang akurat ini penting untuk menyusun laporan keuangan yang tepat waktu dan akurat, serta untuk pelacakan dan pemantauan pengeluaran selama periode tertentu.

Perlu diketahui bahwa selain dua tugas utama tersebut, seorag bendahara pengeluaran juga dapat terlibat dalam perencanaan anggaran, negosiasi dengan vendor atau pemasok, pengendalian biaya, serta berinteraksi dengan departemen atau individu lain yang memerlukan dana untuk keperluan organisasi.

Mereka harus menjaga dan memelihara transparansi dan kepatuhan dalam proses pengeluaran untuk memastikan keuangan organisasi terkelola dengan baik.

 

06: Tugas Bendahara Desa

salah satu tugas bendahara dalam kepanitiaan pameran adalah

Seorang bendahara desa memiliki tanggung jawab keuangan yang penting dalam mengelola dana dan administrasi keuangan untuk kepentingan desa. Berikut adalah tiga tugas utama yang biasanya diemban oleh seorang bendahara desa:

1: Menjalankan Manajemen Dana Desa

Bendahara desa bertanggung jawab untuk mengelola dana desa yang diterima dari berbagai sumber, seperti pendapatan pajak, dana pemerintah, atau dana hibah. Tugas ini harus dijalankan agar dana tersebut digunakan sesuai dengan peraturan dan anggaran yang telah ditetapkan oleh pemerintah desa atau pemerintah daerah.

2: Melakukan Pencatatan Transaksi Keuangan Sesuai Prinsip Accounting

Tugas keduan dari seorang bendahara desa adalah mencatat semua transaksi keuangan yang melibatkan dana desa, seperti pencatatan pemasukan dan pengeluaran dengan rinci serta dokumentasi yang lengkap. Pencatatan keuangan yang akurat dan benar penting untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan desa.

3: Menyiapkan dan Menyajikan Pelaporan Keuangan

Bentuk penerapan dari SOP Keuangan adalah menyusun laporan keuangan reguler sesuai ketentuan yang telah ditetapkan oleh pihak berwenang, antara lain menyajikan informasi tentang penerimaan dan pengeluaran dana desa.

Financial statements ini biasanya disampaikan kepada pemerintah daerah, dewan desa, dan pihak yang berkepentingan lainnya. Manfaat laporan keuangan ini membantu dalam pemantauan kinerja keuangan desa dan dapat digunakan untuk mendukung pengambilan keputusan.

—-

Selain tiga tugas inti ini, seorang bendahara desa juga dapat terlibat dalam proses perencanaan anggaran desa, pemeliharaan catatan kependudukan, pengelolaan pajak desa, dan komunikasi dengan warga desa mengenai masalah keuangan dan perpajakan.

Perlu dimengerti, bahwa peran bendahara desa penting dalam menjaga kesehatan keuangan desa dan memastikan bahwa dana desa digunakan untuk kepentingan masyarakat secara efisien dan sesuai dengan peraturan yang berlaku.

 

07: Tugas Bendahara Panitia Pameran

tugas bendahara pengeluaran

Salah satu tugas bendahara dalam kepanitiaan pameran adalah mengelola budget pameran. Seorang bendahara dalam panitia pameran bertanggung jawab atas pengelolaan keuangan dan anggaran untuk pameran tersebut.

Dan, berikut adalah dua tugas utama yang biasanya dipikul oleh seorang bendahara dalam panitia pameran:

1: Menyusun dan Mengelola Budget Pameran

Seorang bendahara bertanggung jawab untuk merencanakan dan mengelola anggaran pameran, sehingga semua kegiatan dan pengeluaran yang terkait dengan pameran dapat dicakup oleh anggaran yang telah ditetapkan.

Tugas ini mencakup melakukan identifikasi sumber pendapatan (seperti biaya pendaftaran peserta atau sponsor) dan alokasi dana untuk berbagai keperluan, termasuk sewa tempat, dekorasi, peralatan teknis, dan kebutuhan lainnya.

2: Mencatat Transaksi dan Pelaporan Keuangan

Bendahara harus mencatat semua transaksi keuangan yang melibatkan pameran, termasuk pemasukan dan pengeluaran.

Mereka harus memastikan bahwa setiap transaksi didokumentasikan dengan baik, dan harus menyusun laporan keuangan yang teratur untuk memberikan gambaran tentang status keuangan pameran kepada panitia pelaksana, sponsor, atau pihak yang berkepentingan lainnya.

Manfaat laporan keuangan ini sangat membantu dalam memantau dan mengendalikan pengeluaran selama persiapan dan pelaksanaan pameran.

Perlu diperhatikan bahwa job desk atau deskripsi pekerjaan serta dua tugas utama dalam kepanitiaan pameran, seorang bendahara bisa juga terlibat dalam berbagai tugas lain yang berkaitan dengan keuangan dan administrasi.

Tugas-tugas tersebut antara lain: menegosiasikan kontrak dengan vendor atau penyedia layanan, berinteraksi dengan sponsor terkait pembayaran, dan memberikan rekomendasi tentang penghematan atau realokasi dana jika diperlukan.

Jadi, keberadaan seorang bendahara sangat penting untuk memastikan bahwa pameran berjalan lancar secara finansial dan bahwa semua aspek keuangan terkelola dengan baik.

 

08: Kesimpulan

Fungsi seorang bendahara adalah cukup penting untuk memastikan bahwa dana organisasi dikelola dengan baik, transparan, dan sesuai dengan kebijakan keuangan yang telah ditetapkan.

Keberadaan bendahara dituntut bisa berinteraksi dengan berbagai pemangku kepentingan, seperti manajemen eksekutif, dewan direksi, anggota organisasi, atau pihak luar seperti auditor dan pihak pajak.

Selain job desk dan tugas-tugas pokok yang telah disebutkan di atas, seorang bendahara juga harus memeriksa kepatuhan entitas terhadap peraturan pajak, hukum keuangan, dan peraturan lain yang berlaku untuk organisasi tersebut. Mereka juga dapat berperan dalam perencanaan anggaran dan pengambilan keputusan keuangan strategis.

Kompleksitas, ukuran dan jenis organisasi sangat berpengaruh terhadap tugas dan job desk seorang bendahara. Struktur organisasi yang besar biasanya ada seorang bendahara utama atau kepala bendahara yang bekerja dengan tim divisi keuangan yang lebih besar, sedangkan dalam organisasi kecil, seorang bendahara seringkali bertanggung jawab atas hampir semua aspek administrasi keuangan.

Bagaimana menurut pendapat Anda?

Manajemen Keuangan Profil

Profesional lulusan ekonomi yang menekuni ERP (SAP), Accounting Software, Business Analyst dan berbagi pengalaman pekerjaan Finance & Accounting.