Contoh Analisa Laba Rugi untuk Memutuskan Sebuah Bisnis Ditutup atau Tidak

Penutupan gerai Sevel di Indonesia beberapa waktu lalu sempat heboh. Beberapa analisa yang membahas sebab penutupan pun bermunculan. Apapun kejadiannya, yang pasti kita bisa mengambil pelajaran dari setiap peristiwa, termasuk penutupan Sevel.

Seperti kita ketahui bahwa setiap penentuan keputusan pasti memiliki dampak. Oleh karena itu diperlukan pertimbangan yang matang sebelum memutuskan segala sesuatu. Hal tersebut terkait dengan luasnya dampak yang akan ditimbulkan.

Misalnya, saat penutupan Sevel, berapa banyak pegawai yang kehilangan mata pencahariannya? Berapa banyak anggota keluarga, seperti anak dan isteri yang menjadi tanggungannya? Berapa banyak anak-anak dari pegawai yang masih memerlukan biaya sekolah dan lain-lainnya?

Nah, dampak-dampak seperti itu juga perlu dipertimbangkan, belum lagi dampak terhadap Laba Rugi perusahaan.

Itulah pentingnya ilmu atau pengetahuan tentang pengambilan keputusan!

Dan bidang Akuntansi manajemen telah menyediakan berbagai tools atau alat yang bisa digunakan untuk proses pengambilan keputusan, tentu yang berkaitan dengan data-data keuangan seperti Laporan Laba Rugi dan Neraca.

Bagaimana bila di perusahaan belum ada data keuangannya?

“Data keuangan sih pasti ada, lah itu ada penjualan, gaji, operasional kantor dan pabrik”

Hanya saja data-data tersebut belum dikelola dengan sistemastis, dan bila tidak mau repot-repot untuk menyusun atau membuat sistem itu, anda bisa memperolehnya di : Accounting Tools dan SOP.

Dan dalam artikel kali blog manajemen keuangan akan membahas sebuah studi kasus mengenai gerai toko yang di dalamnya juga ada rumah makan Padang.

Pihak manajemen toko sedang mempertimbangkan untuk menutup saja restoran atau rumah Padang itu, karena operasinya terus merugi.

Apakah keputusan untuk menutup restoran Padang itu sudah tepat, ataukah ada alternatif lain?

 

Mari kita oprek step by step…..

Data-data perhitungan laba rugi adalah sebagai berikut :

 

tabel analisa laba rugi sebelum penutupan rumah makan Padang
Tabel : Analisa laba rugi sebelum penutupan rumah makan Padang

Baca juga : Contoh Laporan Keuangan Perusahaan Dagang Lengkap Untuk Bisnis Perdagangan Anda

Biaya terhindarkan (avoidable cost) terdiri dari upah karyawan masing-masing departemen Rp. 100.000 di bagian rumah Padang, Rp. 20.000 di bagian produk pertanian dan Rp. 250.000 di bagian dagangan umum.

Jika restoran Padang itu ditutup, maka pihak manajemen akan menggunakan ruang tersebut untuk menempatkan barang dagangan umum dan menambah hasil produk pertanian.

Menambah barang dagangan umum tidak akan memerlukan tenaga tambahan, tapi menambah hasil produk pertanian akan memerlukan Rp. 25.000.

Pihak manajemen memperkirakan bahwa penjualan barang dagangan umum akan bertambah Rp. 300.000 dan hasil produk pertanian sebesar Rp. 200.000.

Baca artikel tentang biaya :  7 Jenis Biaya ini Perlu Diketahui Agar Pengelolaan Bisnis Anda Semakin Efisien

 

Permasalahan :

Apa keputusan yang akan diambil pihak manajemen?

  1. Apakah rumah makan Padang ditutup atau tidak?
  2. Apa bidang yang akan dikembangkan, dagangan umum atau produk pertanian?

 

Pembahasan :

Langkah pertama :

Biaya yang tidak menjadi beban lagi atau biaya yang terhindarkan bagian rumah Padang terhadap total pendapatan yang hilang dapat pula diketahui, yaitu :

Rp. 600.000 – Rp. 490.000 = Rp. 110.000

Laba operasional perusahaan akan menjadi :

Rp. 500.000 – Rp. 110.000 = Rp. 390.000

 

Selanjutnya adalah dengan membuat daftar pendapatan tanpa bagian rumah makan Padang, kemudian biaya tetap dialokasikan misalnya berdasarkan jumlah penjualan masing-masing bagian, sehingga :

Total penjualan menjadi sebesar :

Rp. 4.000.000 + Rp. 400.000 = Rp. 4.400.000

Biaya tetap menjadi :

Rp. 1.110.000 – Rp. 100.000 (avoidable cost rumah makan Padang) = Rp. 1.010.000

 

Maka alokasi biaya tetap adalah :

# Untuk dagangan umum :

(4.000.000/4.400.000) x 1.010.000 = Rp. 918.182

# Untuk produk pertanian :

(400.000/4.400.000) x 1.010.000 = Rp. 91.818

 

Langkah selanjutnya adalah membuat daftar laba rugi sebelum menambah penjualan produk pertanian dan dagangan umum, kemudian baru dimasukkan kedua alternatif masing-masing ke daftar pendapatan yang telah dibuat.

Bila disajikan dalam bentuk tabel adalah sebagai berikut :

tabel analisa laba rugi setelah penutupan rumah makan Padang
Tabel : Analisa Laba Rugi setelah penutupan rumah makan Padang

Dari tabel di atas kita bisa mengetahui Laba operasional dari masing-masing alternatif, yaitu :

# Tambahan dagangan umum : 390 + 90 = Rp. 489

# Tambahan Produk pertanian : 390 + 75 = Rp. 465

Informasi yang diperoleh dari tabel SEBELUM menutup restoran atau rumah makan Padang dan data-data dari tabel kedua yaitu SESUDAH menutup restoran Padang, kita mengetahui bahwa tanpa rumah makan Padang Total Laba Operasional lebih rendah dibandingkan dengan rumah makan Padang.

Maka PENUTUPAN restoran atau rumah makan Padang yang ada dalam gerai toko adalah pengambilan keputusan yang KELIRU.

Bagaimana menurut Anda?

Demikian pembahasan tentang Analisa Laba Rugi untuk memutuskan apakah sebuah segmen usaha ditutup atau tetap Eksis.

Semoga bermanfaat.

***