SOP Anggaran Perusahaan: Pengertian, Tujuan dan Cara Membuat [+4 Contoh]

SOP Anggaran Perusahaan adalah pedoman standar operasional prosedur yang dibuat dan digunakan oleh perusahaan untuk mengelola aktivitas terkait anggaran, mulai dari rencana penyusunan, pelaksanaan, evaluasi sampai dokumentasi.

Dan kali ini Blog Manajemen Keuangan menyajikan 4 (empat) jenis SOP Anggaran Perusahaan, yaitu:

  1. Standar Operasional Prosedur Workshop Penyusunan Anggaran
  2. Standar Operasional Prosedur Pasca Workshop Penyusunan Anggaran
  3. Standar Operasional Prosedur Finalisasi Anggaran
  4. Standar Operasional Prosedur Dokumentasi File Master Anggaran

Langsung saja mari ikuti cara membuat dan contohnya satu-per-satu…

 

01: SOP Workshop Penyusunan Anggaran Perusahaan

Komponen SOP Anggaran Perusahaan

SOP Workshop Penyusunan Anggaran adalah prosedur kerja yang dibuat oleh perusahaan sebagai pedoman dan panduan untuk menyusun budget perusahaan.

 

A: Cara Membuat SOP Workshop Penyusunan Anggaran Perusahaan

Untuk membuat SOP Workshop Penyusunan Anggaran Perusahaan, saya menggunakan format NARASI dilengkapi dengan flowchart (diagram alir) untuk menjelaskan prosedur kerja.

Langkah-langkah membuat SOP Workshop Penyusunan Anggaran Perusahaan adalah:

#1: Membuat Header SOP Workshop Penyusunan Anggaran Perusahaan

Header atau bagian paling atas dari SOP Workshop Penyusunan Anggaran Perusahaan terdiri dari:

  • Nama & Logo Perusahaan,
  • Judul SOP, Nomer Dokumen,
  • Tanggal mulai berlakunya SOP,
  • Jumlah Revisi, dan
  • Jumlah halaman SOP.

Perhatikan contoh bagian atas (header) dari Standar Operasional Prosedur/SOP Workshop Penyusunan Anggaran perusahaan berikut ini:

Contoh SOP Workshop Penyusunan Anggaran - Header
Gambar: Contoh SOP Workshop Penyusunan Anggaran – Header

 

#2: Menyusun Bagian Isi Utama SOP Penyusunan Anggaran Perusahaan

contoh standar operasional prosedur perusahaan swasta

Bagian isi utama SOP Workhsop Penyusunan Anggaran terdiri dari :

Latar Belakang:
  1. Manajemen dalam menjalankan kegiatan usaha perlu pedoman yang disusun secara sistematis dalam bentuk angka dan dinyatakan dalam unit moneter.
  2. Anggaran perusahaan merupakan pendekatan yang formal dan sistematis daripada pelaksanaan tanggungjawab manajemen di dalam perencanaan, koordinasi dan pengawasan seluruh kegiatan perusahaan untuk jangka waktu tertentu di masa yang akan datang.
  3. Kebijakan manajemen dalam penyusunan anggaran adalah gabungan antara bottom up dan partisipasif di mana penyusunan anggaran sepenuhnya disusun dari bawah kemudian didiskusikan bersama untuk menetapkan anggaran yang terbaik.
Tujuan:

Mendapatkan kesepakatan mengenai target semua departemen dan cabang-cabang perusahaan tahun yang akan datang dan tahun berjalan yang optimis dan realistis dengan tetap mengacu pada asumsi yang telah ditetapkan.

Ruang Lingkup:
  1. Pembahasan omset
  2. Pembahasan rencana investasi
  3. Pembicaraan rencana formasi karyawan
  4. Editing data
  5. Evaluasi
  6. Pengesahan
Satuan Kerja Terlibat:
  1. Bagian Anggaran
  2. Cabang-cabang perusahaan
  3. GM Consumer & Industrial
  4. GM SDM & Umum
  5. Manager IT
  6. GM Akuntansi & Keuangan
  7. Manager Akuntansi & Keuangan
Dokumen yang dipergunakan:
  1. Formulir pembahasan omset, biaya, investasi dan formasi karyawan
  2. Kertas kerja pendapatan dan biaya
Referensi:
  1. ISO 9001
  2. Quality Management System
Prosedur Pelaksanaan:
Prosedur #1:

Cabang melakukan pembahasan omset produk distribusi, marketing & trading dengan departemen terkait (misalnya departemen Health Care )

Dan kesepakatannya ditandai dengan tanda tangan Kepala Cabang dan pimpinan departemen.

Prosedur 2:

Cabang-cabang perusahaan melakukan pembahasan omset produk consumer & industrial dengan departemen Consumer & Industrial.

Ddan kesepakatannya ditandai dengan tandatangan kepala cabang perusahaan dan pimpinan departemen Consumer & Industrial.

Prosedur #3:

Pembahasan rencana investasi dan formasi karyawan antara cabang-cabang perusahaan dengan bagian SDM & Umum.

Hasil kesepakatannya ditandatanganii oleh kepala cabang perusahaan dan pimpinan bagian SDM & Umum pada form pembahasan investasi dan formasi karyawan.

Prosedur #4:

Khusus untuk kesepakatan rencana investasi perangkat IT, kepala cabang melakukan pembicaraan dengan manager IT.

Prosedur #5:

Cabang melakukan editing file anggaran berdasarkan kesepakatan pembahasan, kemudian mencetak kertas kerja anggaran  yang diperlukan.

Prosedur #6:

Bagian Akuntansi melakukan evaluasi terhadap hasil editing anggaran cabang-cabang perusahaan yang meliputi KEWAJARAN MARGIN, BIAYA serta PERTUMBUHAN sesuai dengan asumsi yang ditetapkan.

Persetujuan ditandai dengan paraf GM Akuntansi & Keuangan.

Prosedur #7:

Cabang-cabang perusahaan memintakan persetujuan prinsip anggarannya kepada direksi yang persetujuannya ditandai dengan paraf direktur operasional pada kerja kerja laba rugi.

Prosedur #8:

Setelah mendapatkan persetujuan dari direktur operasional, cabang-cabang perusahaan menyerahkan kertas kerja yang sudah diparaf direktur operasional berikut kertas kerja pendukung dan soft copy ke bagian anggaran.

Flow Chart atau Diagram Alir SOP Workshop Anggaran: 

Elemen dalam flow chart terdiri dari dua bagian utama yaitu, bagian cabang dan bagian akuntansi – anggaran.

Pada bagian cabang dimulai dari form pembahasan/nego dengan bagian operasional, SDM & Umum,  IT.

Dan berakhir dengan kertas kerja laba rugi yang sudah mendapat pengesahan dari direksi.

Sedangkan pada bagian akuntansi dan anggaran dimulai dari prosedur penyusunan workshop.

Dan form-form pembahasan hingga  kertas kerja laba rugi yang sudah mendapat pengesahan dari GM Akuntansi Keuangan.

Perhatikan flowchart penjelasan prosedur berikut ini :
SOP Workshop Penyusunan Anggaran – Flowchart
Gambar: Contoh SOP Workshop Penyusunan Anggaran – Flowchart

 

#3: Bagian Pengesahan SOP Workshop Penyusunan Anggaran Perusahaan

Bagian pengesahan memuat:

  • siapa yang membuat SOP Workshop Penyusunan Anggaran Perusahaan,
  • siapa yang memeriksa memeriksa SOP Workshop Penyusunan Anggaran Perusahaan, dan
  • siapa yang menyetujui menyetujui SOP Workshop Penyusunan Anggaran lengkap dengan nama, jabatan dan tandatangan.

Perhatikan contoh format bagian pengesahan SOP Workshop Penyusunan Anggaran Perusahaan berikut ini :

contoh pengesahan sop anggaran
Gambar: Contoh bagiian pengesahan SOP anggaran

 

B:  Contoh SOP Workshop Penyusunan Anggaran Perusahaan

Contoh SOP ini merupakan penggabungan dari bagian-bagian yang sudah dibuat pada proses penyusunan SOP Workshop Penyusunan Anggaran Perusahaan.

Setelah menyelesaikan proses membuat SOP Workshop Penyusunan Anggaran Perusahaan, selanjutnya kita gabungkan menjadi satu format SOP yang utuh berikut ini:

Halaman #1:
Contoh standar operasional prosedur perusahaan
Contoh SOP Workshop Penyusunan Anggaran – halaman #1
Halaman #2:
Contoh SOP Workshop Penyusunan Anggaran
Contoh SOP Workshop Penyusunan Anggaran – halaman #2
Halaman #3:
Contoh SOP Workshop Penyusunan Anggaran
Contoh SOP Workshop Penyusunan Anggaran – Halaman #3

02: SOP Pasca Workshop Penyusunan Anggaran Perusahaan

Contoh SOP Perusahaan

A: Cara Membuat SOP Pasca Workshop Penyusunan Anggaran Perusahaan

Langkah-langkah membuat Standar Operasional Prosedur Pasca Workshop Penyusunan Anggaran Perusahaan adalah sebagai berikut:

#1. Membuat Header SOP Pasca Workshop Penyusunan Anggaran

Format header sama dengan format SOP Workshop Penyusunan Anggaran perusahaan.

Header SOP Pasca Workshop Penyusunan Anggaran dibuat 2 kolom terdiri dari:

Kolom  #1: Identitas SOP

  • Nama & Logo Perusahaan
  • Judul Standar Operasional Prosedur

Kolom #2: Keterangan SOP

  • Nomer Dokumen
  • Waktu mulai berlakunya SOP
  • Jumlah Revisi, dan
  • Jumlah halaman SOP

Perhatikan contoh format header dari SOP Pasca Workshop Penyusunan Anggaran berikut ini:

SOP Pasca Workshop Penyusunan Anggaran
Gambar: SOP Pasca Workshop Penyusunan Anggaran – header

#2 Membuat bagian Isi Utama SOP Pasca Workshop Penyusunan Anggaran Perusahaan

Bagian isi utama Standar Operasional Prosedur (SOP) Pasca Workhsop Penyusunan Anggaran terdiri dari :

Latar Belakang
  1. Manajemen dalam menjalankan kegiatan usaha perlu pedoman yang disusun secara sistematis dalam bentuk angka dan dinyatakan dalam unit moneter.
  2. Anggaran perusahaan merupakan pendekatan yang formal dan sistematis dari pelaksanaan tanggung jawab manajemen di dalam perencanaan, koordinasi dan pengawasan seluruh kegiatan perusahaan untuk jangka waktu tertentu di masa yang akan datang.
  3. Kebijakan manajemen dalam penyusunan anggaran adalah gabungan antara bottom up dan partisipatif di mana penyusunan anggaran sepenuhnya disusun dari bawah kemudian didiskusikan bersama untuk menetapkan anggaran yang terbaik.
Tujuan

Memastikan bahwa anggaran yang disusun sudah disepakati dan sesuai dengan ketentuan serta asumsi yang ditetapkan.

Ruang Lingkup
  1. Evaluasi hasil workshop
  2. Penyusunan anggaran bulanan
  3. Persetujuan kepala cabang
  4. Evaluasi kewajaran breakdown
Satuan Kerja Terlibat
  1. Bagian Anggaran
  2. Cabang-cabang perusahaan
  3. Pembukuan Kantor Pusat
Dokumen yang dipergunakan
  1. Form negosiasi workshop yang sudah disepakati
  2. Form persetujuan
Referensi
  1. ISO 9001
  2. Quality Management System
Prosedur Pelaksanaan
  1. Bagian anggaran melakukan evaluasi hasil workshop seluruh cabang meliputi hasil pembahasan, cetakan kertas kerja yang sudah diditandatangani Direksi serta anggaran penjualan, karyawan, investasi dan perhitungan biaya.
  2. Bagian anggaran menyusun master anggaran bulanan cabang & kantor pusat dan mengirimkan ke seluruh cabang dan pembukuan kantor pusat.
  3. Bagian cabang-cabang perusahaan dan bagian accounting kantor pusat melakukan breakdown anggaran bulanan.
  4. Bagian anggaran mengevaluasi kewajaran angka breakdown cabang-cabang perusahaan dan kantor pusat untuk finalisasi.
Flow Chart
Flowchart penjelasan prosedur kerja
Gambar: Flowchart penjelasan prosedur kerja

Dalam flowchart di atas kita bisa melihat ada 2 bagian utama yaitu Bagian Akuntansi – Anggaran dan Bagian Cabang.

Bagian Akuntansi – Anggaran:

Dimulai sejak menerima hasil workshop sampai terbentuknya master anggaran bulan, meliputi:

    • anggaran penjualan
    • laba rugi,
    • biaya karyawan,
    • investasi dan
    • perhitungan biaya.
Bagian Cabang:

Dimulai sejak menerima master anggaran sampai anggaran bulanan, terdiri dari anggaran penjualan, laba rugi, biaya karyawan, investasi dan perhitungan biaya.

#3. Bagian Pengesahan SOP Pasca Workshop Penyusunan Anggaran

Pada bagian ini memuat informasi mengenai:

  • siapa yang membuat SOP,
  • siapa yang memeriksa SOP, dan
  • siapa yang mengesahkan SOP, lengkap dengan nama, jabatan dan tanda tangan.

Pejabat yang membuat SOP adalah General Manager Akuntansi & Keuangan.

Pejabat yang memeriksa SOP Pasca Workshop Penyusunan Anggaran adalah Management Representatif dan pejabat yang mengesahkan adalah Direktur Keuangan.

Bentuk lengkapnya adalah sebagai berikut :

Bagian Pengesahan SOP
Tabel: Bagian Pengesahan SOP Pasca Workshop Penyusunan Anggaran

 

B: Contoh SOP Pasca Workshop Penyusunan Anggaran Perusahaan

Contoh SOP perusahaan pasca workshop penyusunan anggaran ini adalah gabungan potongan-potongan dari bagian-bagian SOP yang sudah kita buat pada langkah-langkah sebelumnya.

Setelah potongan-potongan tersebut dirangkai menjadi satu bagian yang utuh, maka bentuk SOP Pasca Workshop Penyusunan Anggaran Perusahaan adalah seperti berikut ini:

Halaman #1:
Contoh SOP Pasca Workshop Anggaran
SOP Pasca Workshop Anggaran-halaman #1
Halaman #2:
Contoh SOP Pasca Workshop Anggaran
Contoh SOP Pasca Workshop Anggaran – halaman #2
Halaman #3:
Contoh SOP Pasca Workshop Anggaran
Contoh SOP Pasca Workshop Anggaran – halaman #3

03: SOP Finalisasi Anggaran Perusahaan

kredit investasi

Standar Operasional Prosedur (SOP) Finalisasi Anggaran adalah salah bagian dari SOP Anggaran Perusahaan.

SOP Finalisasi Anggaran Perusahaan adalah hasil dari workshop dan pasca workshop anggaran.

 

A: Cara Membuat SOP Finalisasi Anggaran

Langkah pertama untuk membuat sebuah standar operasional prosedur adalah menentukan format.

Dan format SOP Finalisasi Anggaran Perusahaan, saya masih setia menggunakan format yang sama seperti format SOP Workshop dan Pasca Workshop Penyusunan Anggaran Perusahaan.

Cara membuat SOP Finalisasi Anggaran Perusahaan cukup dengan 3 (tiga) langkah sederhana, yaitu:

Langkah #1: Membuat Header SOP Finalisasi Anggaran 

Saya juga masih setia menggunakan format header SOP Finalisasi Anggaran Perusahaan sama seperti format header SOP Workshop dan Pasca Workshop Penyusunan Anggaran Perusahaan.

Jadi header SOP Finalisasi Anggaran terdiri dari dua kolom. Kolom pertama terdiri dari:

  1. nama & Logo Perusahaan,
  2. judul SOP.

Kolom kedua terdiri dari:

  1. nomor Dokumen,
  2. tanggal mulai berlakunya SOP,
  3. jumlah revisi,
  4. waktu revisi, dan
  5. jumlah halaman SOP.

Perhatikan contoh bentuk header SOP Finaslisasi Anggaran berikut ini:

Contoh SOP Finalisasi Anggaran - Header
Contoh SOP Finalisasi Anggaran – Header

Langkah #2: Menyusun Isi Utama SOP Finalisasi Anggaran Perusahaan

Isi SOP terdiri dari beberapa bagian yaitu:

Latar Belakang:
  • Manajemen dalam menjalankan kegiatan usaha perlu pedoman yang disusun secara sistematis dalam bentuk angka dan dinyatakan dalam unit moneter.
  • Anggaran perusahaan merupakan pendekatan yang formal dan sistematis daripada pelaksanaan tanggungjawab manajemen di dalam perencanaan, koordinasi dan pengawasan seluruh kegiatan perusahaan untuk jangka waktu tertentu di masa yang akan datang.
Tujuan:

Mendapatkan pengesahan atas anggaran yang disusun sehingga bisa digunakan sebagai alat pihak menajemen untuk mengelola perusahaan.

Ruang Lingkup:
  • Finalisasi penyusunan anggaran
  • Penyusunan anggaran gabungan seluruh departemen dan kantor cabang perusahaan
  • Penyiapan bahan RUPS anggaran
  • Pencetakan, penggandaan, dan pendistribusian buku anggaran
Satuan Kerja Terlibat:
  • Bagian Anggaran
  • Manager Akuntansi Keuangan
  • GM Akuntansi & Keuangan
  • Dewan Direksi
  • Dewan Komisaris
  • Pemegang Saham
Dokumen yang Dipergunakan
  • Surat Persetujuan dan Tanggapan Komisaris
  • Risalah RUPS RKAP
  • Buku RKAP
Referensi:
  • ISO 9001
  • Quality Management System
Prosedur Pelaksanaan:
  • Bagian anggaran menyusun anggaran gabungan seluruh kantor cabang perusahaan dan kantor pusat yang meliputi laba rugi.
  • Manajer Akuntansi dan Keuangan memeriksa anggaran gabungan jika disetujui diteruskan ke GM Akuntansi Keuangan.
  • GM Akuntansi & Keuangan memeriksa anggaran gabungan apabila disetujui maka GM Akuntansi Keuangan melakukan pembahasan anggaran gabungan dengan Dewan Direksi.
  • Direksi dan Komisaris melakukan pembahasan anggaran gabungan.
  • Bagian Anggaran menyiapkan bahan-bahan untuk RUPS Anggaran termasuk draft surat persetujuan dan tanggapan dari Dewan Komisaris.
  • RUPS Anggaran yang persetujuannya disahkan melalui surat risalah RUPS yang ditandatangani pemegang saham, dewan komisaris dan direksi.
  • Bagian anggaran mencetak buku anggaran cabang-cabang perusahaan maupun gabungan, melakukan penggandaan dan pendistribusan buku anggaran disertai surat pengantar Direktur Keuangan.
Flowchart:

Dalam flowchart SOP Finalisasi Anggaran dibagi menjadi dua bagian pokok, yaitu:

#1: Bagian Akuntansi – Anggaran

Proses yang terjadi pada Bagian Akuntansi – Anggaran, dimulai sejak proses pasca workshop penyusunan anggaran hingga pendistribusian buku anggaran dan pengarsipan.

#2: Bagian Direksi

Sedangkan pada bagian Direksi dimulai dengan rencana anggaran gabungan yang telah disusun dan diperiksa oleh bagian anggaran dan bagian akuntansi hingga risalah RUPS (Rapat Umum Pemegang Saham) yang telah ditandatangani oleh pemegang saham, komisaris dan direksi.

Perhatikan bentuk flowchart lengkapnya berikut ini :

Contoh SOP Anggaran Perusahaan
SOP Finalisasi Anggaran – Flow Chart

Langkah #3: Membuat Bagian Pengesahan SOP Finalisasi Anggaran Perusahaan

Saya menggunakan format bagian pengesahaan SOP Finalisasi Anggaran Perusahaan sama seperti bagian pengesahaan SOP Workshop dan Pasca Workshop Finalisasi Anggaran.

Sebagaimana contoh SOP sebelumnya, bagian pengesahan SOP Finalisasi Anggaran juga mencantumkan penyusun, pemeriksa dan yang menyetujui SOP. Lengkap beserta nama, jabatan dan tanda tangan.

Dalam format SOP Finalisasi Anggaran Perusahaan, bagian pengesahan diletakkan di halaman pertama.

Dan berikut ini contoh format bagian pengesahan SOP Finalisasi Anggaran:

pengesahan SOP Finalisasi Anggaran:
Bagian pengesahan SOP Finalisasi Anggaran:

 

B: Contoh SOP Finalisasi Anggaran Perusahaan

Contoh SOP finalisasi anggaran perusahaan ini diambil dari komponen-komponen SOP yang sudah kita buat sebelumnya.

Bila  semua elemen penyusun SOP Finalisasi Anggaran kita jadikan satu, dari header, isi dan pengesahan maka format lengkapnya adalah sebagai berikut :

Halaman #1:

Contoh SOP Finalisasi Anggaran
Contoh SOP Finalisasi Anggaran – Halaman.#1

Halaman #2:

Contoh SOP Finalisasi Anggaran
Contoh SOP Finalisasi Anggaran – halaman #2

Halaman #3

Contoh SOP Finalisasi Anggaran
Contoh SOP Finalisasi Anggaran – flowchart

04: SOP Dokumentasi File Master Anggaran Perusahaan

contoh SOP dokumentasi file anggaran

Standar Operasional Prosedur Dokumentasi File Master Anggaran Perusahaan adalah prosedur kerja untuk mengatur aktivitas penyimpanan dan dokumentasi file-file anggaran perusahaan.

Dokumentasi file-file anggaran perusahaan, baik softcopy maupun hardcopy perlu diatur dengan baik dan benar agar terjaga dengan baik.

A: Cara Membuat SOP Dokumentasi File Master Anggaran

Langkah-langkah membuat Sstandar Operasional Prosedur – SOP Dokumentasi File Anggaran Perusahaan adalah:

Langkah #1. Membuat Header SOP Dokumentasi File Master Anggaran Perusahaan

Format heade SOP Dkumnetansi File Master Anggaran terdiri dari :

  • Logo & Nama Perusahaan, dalam contoh kali ini kita menggunakan nama PT Manajemen Keuangan Network.
  • Judul SOP, pembuatan judul sebaiknya lugas, jelas, unik, dan menggambarkan isi SOP. Contoh judul yang diberikan adalah SOP File Master Anggaran.
  • Nomor Dokumen, pembuatan nomor dokumen mengacu pada ketentuan dalam SOP Cara Membuat SOP. Contoh yang diberikan di sini adalah MKN-SOP-01.1.1-17. Kode MKN menunjukkan kode perusahaan, kode SOP-01.1.1 menunjukkan kode nomer untuk bagian laporan, kode 17, menunjukkan tahun dibuatnya SOP.
  • Mulai berlaku, elemen ini menunjukkan tanggal berlakunya SOP, misalnya 01 April 2017, yang menunjukkan mulai berlakunya SOP.
  • Revisi, elemen ini menunjukkan jumlah revisi yang telah dilakukan. Misal kodenya 00, ini berarti belum pernah terjadi revisi SOP.
  • Tanggal revisi, elemen ini menunjukkan waktu revisi SOP. Misalnya isinya (-) berarti belum pernah terjadi revisi.
  • Halaman, elemen yang menunjukkan jumlah halaman SOP. Misalnya dituliskan 1 dari 3 halaman, ini berarti halaman 1 dari jumlah total 3 halaman.

Dan bila header disusun dalam format yang utuh, maka format header SOP Dokumentasi File Anggaran Perusahaan adalah sebagai berikut :

contoh SOP Dokumentasi File Master Anggaran
contoh SOP Dokumentasi File Master Anggaran – Bagian Header

Langkah #2. Menyusun Bagian Utama SOP Dokumentasi File Master Anggaran Perusahaan

Bagian isi utama SOP Dokumentasi File Master Anggaran Perusahaan terdiri dari beberapa komponen, yaitu:

1. Latar Belakang:

Latar belakang dibuat SOP Dokumentasi File Master Anggaran Perusahaan adalah :

  • Manajemen dalam menjalankan kegiatan usaha perlu pedoman yang disusun secara sistematis dalam bentuk angka dan dinyatakan dalam unit moneter.
  • Bahwa anggaran harus bersifat sistematis, artinya anggaran disusun dengan berurutan berdasarkan logika.
2. Tujuan:

Menyediakan file penyusunan anggaran yang standar untuk seluruh departemen dan kantor cabang, sehingga proses penyusunan dapat efisien dengan hasil yang akurat dan informatif mencakup seluruh aspek kegiatan perusahaan.

3. Ruang Lingkup:
  • Penetapan struktur dan struktur harga
  • Pembuatan master file anggaran menyeluruh, file kertas kerja dan file perhitungan biaya.
  • Memasukkan data realisasi
  • Distribusi seluruh file bahan penyusunan anggaran
4. Satuan Kerja Terlibat:
  • Bagian operasional
  • Bagian anggaran
  • Bagian IT
  • Manajer Akuntansi dan Keuangan
  • General Manager Akuntansi dan Keuangan
5. Dokumen yang dipergunakan:
  • Internal Memo
  • Surat asumsi dan jadwal penyusunan anggaran dari Direktur Keuangan
  • Surat pengantar File Master Anggaran.
6. Referensi:
  • ISO 9001
  • Quality Management System
7. Prosedur Pelaksanaan:
  • Berdasarkan jadwal dan asumsi yang telah ditetapkan, General Manager Keuangan dan Akuntansi menyampaikan memo internal ke Bagian Operasional (Distribusi, Marketing dan Trading) untuk menyusun struktur produk yang akan dianggarkan berikut struktur harganya.
  • Bagian Operasional menyusun struktur harga dan struktur produk yang akan dijual, membahas bersama Bagian Anggaran dan menetapkannya.
  • Bagian Anggaran membuat file master penyusunan anggaran penjualan dan laba rugi semua kantor cabang dan kantor pusat berdasarkan struktur harga dan produk yang ditetapkan.
  • Bagian Anggaran membuat file kertas kerja biaya, investasi dan karyawan serta file perhitungan biaya berdasarkan asumsi yang telah ditetapkan.
  • Bagian IT menyusun realisasi penjualan tahun berjalan sesuai format dan struktur produk yang ditetapkan.
  • Bagian Anggaran yang upload data penjualan dan biaya tahun sebelumnya dan tahun berjalan serta anggaran tahun lalu ke dalam File Master Anggaran.
  • Manajer Akuntansi & Keuangan memeriksa dan memberikan persetujuan atas File Master penyusunan anggaran tersebut.
  • Generala Manager Akuntansi & Keuangan memeriksa dan memberikan persetujuan atas File Master penyusunan Anggaran tersebut.
  • Bagian Anggaran mendistribusikan File Master Anggaran dan File Pendukungnya ke semua kantor cabang perusahaan dan semua departemen kantor pusat.
8. Flow Chart:

Flow chart dibuat untuk menjelaskan alur proses penyusunan dokumentasi File Master Anggaran perusahaan dengani diagram alir (flowchart).

Agar lebih mudah dimengerti dan dipahami, dalam  flowchart ini dibagi menjadi 3 alur proses utama yang terjadi pada Bagian Anggaran, Bagian Operasional, dan Bagian IT.

Lebih jelasnya, mari kita lihat diagram alir berikut ini :

Contoh flowchart #1:
Contoh SOP Dokumentasi File Master Anggaran
Contoh SOP File Master Anggaran – Flowchart bagian Anggaran
Contoh flowchart #2:
#1: Bagian IT:
Fkowchart SOP
Flowchart bagian IT
#2: Bagian IT:
Fkowchart SOP
Flowchart bagian operasional

Langkah #3. Bagian Pengesahan SOP Dokumentasi File Master Anggaran 

Setelah menyusun bagian isi utama SOP, langkah berikutnya adalah membuat bagian pengesahan.

Bagian ini berisi tentang siapa yang membuat, memeriksa, dan menyetujui SOP Dokumentasi File Master Anggaran.

Dan berikut ini contoh format bagian pengesahan SOP Dokumentasi File Master Anggaran Perusahaan adalah seperti berikut ini :

Bagian Pengesahan SOP
Bagian Pengesahan

 

B: Contoh SOP Dokumentasi File Anggaran

Contoh standar operasional prosedur perusahaan ini diambilkan dari hasil penggabungan bagian-bagian SOP File Master Anggaran yang telah dibuat pada bagian sebelumnya.

Bila ke-3 langkah di atas disusun dalam format SOP Dokumentasi File Master Anggaran maka hasilnya seperti berikut ini :

Halaman #1
Contoh SOP File Master Anggaran
Contoh SOP File Master Anggaran – halaman #1
Halaman #2
Contoh SOP File Master Anggaran
Contoh SOP File Master Anggaran – halama #2
Halaman #3
Contoh SOP File Master Anggaran
Contoh SOP File Master Anggaran – halaman #3

 

05. Kesimpulan

Demikian yang bisa saya sampaikan mengenai 4 (empat) contoh Standar Operasional Prosedur Anggaran Perusahaan beserta cara membuat SOP tersebut.

Empat Standar Operasional Prosedur Anggaran Perusahaan tersebut adalah:

  1. SOP Workshop Penyusunan Anggaran
  2. SOP Pasca Workshop Penyusunan Anggaran
  3. SOP Finalisasi Anggaran
  4. SOP Dokumentasi File Master Anggaran

Bila Anda ingin mengetahui contoh Standar Operasional Prosedur lainnya beserta perangkat sederhana powerful untuk mendukung pelaksanaan bisnis Anda, langsung saja ke SOP

Semoga bermanfaat dan terima kasih.

Ada yang ingin disampaikan?

***

manajemen keuangan dan SOP