Contoh SOP Pengaturan Aktivitas Kontraktor dan Penanganan Permintaan MENDESAK

SOP Pengaturan Aktivitas Kontraktor – Perusahaan tidak mengerjakan sendiri semua pekerjaan. Beberapa pekerjaan diserahkan kepada perusahaan kontraktor dan subkontraktor eksternal, misalnya kontraktor bangunan, kontraktor ME,  baja ringan, cat tembok, dan jasa konstruksi untuk mengerjakan perawatan pabrik dan pembangunan pabrik baru.

Ada juga kontraktor pameran untuk membantu pelaksanaan dari manajemen pemasaran. Dan subkontraktor lain yang membantu membuat komponen-komponen produk yang tidak bisa dilakukan sendiri oleh perusahaan atau tidak efisien bila dikerjakan sendiri.

Oleh karena itu, perlu disusun standar operasional prosedur (SOP) untuk mengatur aktivitas mereka.

Demikian juga dengan permintaan barang dari pelanggan yang mendesak atau harus disegerakan, juga harus diatur dengan membuat standar operasional prosedur (SOP).

Dan berikut ini  contoh SOP dan cara membuat SOP tentang pedoman aktivitas kontraktor dan subkontraktor serta penanganan permintaan barang yang harus disegerakan.

 

01. SOP Pengaturan Aktivitas Kontraktor dan Sub Kontraktor

SOP ini disusun untuk mengatur dan mengelola aktivitas kontraktor dan subkontraktor yang bekerjasama dengan perusahaan.

Format SOP Pengaturan Aktivitas Kontraktor dan Sub Kontraktor

Tujuan

Memenuhi persyaratan dalam ketentuan perusahaan yang tidak dapat dilakukan oleh perusahaan sendiri.

Alat dan Bahan

  • Surat kontrak antar perusahaan dengan kontraktor dan sub kontraktor.
  • Berita acara atau laporan terhadap kegiatan terkait.

Pihak Terkait

  • Pimpinan perusahaan
  • Kontraktor dan sub kontraktor

Prosedur

  • Mengontrol kegiatan yang dilakukan oleh kontraktor dan sub kontraktor sesuai kesepakatan dalam kontrak tertulis.
  • Memastikan jenis pengawasan yang dilakukan kepada kontraktor dan sub kontraktor.
  • Kegiatan yang dilakukan oleh kontraktor dan sub kontraktor menjadi dari sistem audit sarana.
  • Menetukan kegiatan yang diserahkan kepada kontraktor dan sub kontraktor sesuai kebutuhan, kecuali kegiatan penyimpanan.
  • Evaluasi atas kinerja kontraktor dan sub kontraktor.

contoh sop perusahaan

Contoh Lengkap SOP Pengaturan Aktivitas Kontraktor dan Sub Kontraktor

Perhatikan contoh SOP Pengaturan Aktivitas kontraktor dan subkontraktor perusahaan berikut ini:

Contoh SOP Pengaturan Aktivitas Kontraktor - header

Contoh SOP Pengaturan Aktivitas Kontraktor - Bagian Utama

Contoh SOP Pengaturan Aktivitas Kontraktor - Bagian Pengesahan

 

02. SOP Penanganan Permintaan yang Disegerakan

Standar Operasional Prosedur (SOP) ini dibuat untuk menangani dan mengelola permintaan pelanggan yang sifatnya mendesak dan harus segera dipenuhi.

Contoh SOP Penanganan Permintaan Mendesak

Format SOP Penanganan Permintaan yang Disegerakan

Tujuan

SOP ini dibuat dengan tujuan agar semua bagian mengerti dan dapat melaksanakan apabila ada pengadaan permintaan barang yang sifatnya harus disegerakan untuk pelanggan.

Ruang Lingkup

SOP ini meliputi aktivitas penerimaan pesanan order yang harus disegerakan ke bagian logistik, pengecekan ketersediaan produk atau barang sampai dengan pengiriman.

Definisi

Permintaan yang disegerakan adalah permintaan dari pelanggan yang harus segera dikirim produknya karena untuk memenuhi kebutuhan yang sifatnya mendadak dan harus segera dipenuhi.

Referensi

ISO 9001 dan Quality Management System Perusahaan

Prosedur pelaksanaan

Perhatikan diagram alir (flowchart) yang menjelaskan tentang prosedur pelaksanaan penanganan permintaan yang mendesak/disegerakan berikut ini:

Contoh SOP Penanganan Permintaan Segera - Flowchart

Penjelasan flowchart:

Prosedur #1:

Tanggung jawab: Pihak terkait

Deskripsi:

Pelanggan memerlukan barang secara mendesak di mana barang tersebut tidak ada di cabang perusahaan dan distributor.

Dokumen yang digunakan: PO Pelanggan

Prosedur #2:

Tanggung jawab: Logistik

Deskripsi: Logistik kantor pusat akan melakukan permintaan ke bagian produksi/pabrik melalui mekanisme yang normal.

Dokumen yang digunakan:  Permintaan barang ke pabrik.

Prosedur #3-4:

Tanggung jawab: Bagian Distribusi

Deskripsi: Tim Logistik dibantu oleh distribusi menghubungi pihak pabrik untuk melakukan pengecekan terhadap ketersediaan produk yang dibutuhkan.

Dokumen yang digunakan: Permintaan ke pabrik

Prosedur #5-6:

Tanggung jawab: Bagian Distribusi

Penjelasan prosedur: Apabila barang tersedia akan langsung dikirim ke cabang/distributor oleh perusahaan. Bila barang tidak tersedia di pabrik maka akan menunggu untuk proses pengiriman dengan skala pengiriman “URGENT”

Dokumen yang dipergunakan: Surat Permintaan ke Pabrik

Prosedur #7-8:

Tanggung jawab: Bagian Logistik

Penjelasan prosedur: Apabila barang tersedia di gudang logistik, maka barang akan dikirim ke cabang/distributor dengan prioritas pengiriman urgent.

Dokumen yang digunakan: DO/Faktur Logistik.

contoh format SOP perusahaan

Contoh Lengkap SOP Penanganan Permintaan Mendesak

Perhatikan contoh lengkap SOP penanganan permintaan mendesak atau yang harus segera dipenuhi, berikut ini:

Halaman #1:

Contoh SOP Penanganan Permintaan Mendesak- header.1

Contoh SOP Penanganan Permintaan Mendesak- bagian utama.1

Contoh SOP Penanganan Permintaan Mendesak- disposisi

 

Halaman #2:

Contoh SOP Penanganan Permintaan Mendesak- header.2

Contoh SOP Penanganan Permintaan Mendesak- bagian utama

 

Lampiran: Flowchart (bagan alir)

Contoh SOP Penanganan Permintaan Segera - Flowchart

 

Inilah 2 (dua) contoh SOP Perusahaan dengan Format SOP lengkap – SOP Pengaturan Aktivitas Kontraktor dan Sub Kontraktor serta SOP Penanganan Permintaan Mendesak.

Mudah-mudahan bermanfaat dan terima kasih.

***

sop akuntansi keuangan powerful