Begini Cara Mudah Menghitung Nilai Buku Per Lembar Saham

Nilai buku per lembar saham atau Book Value Per Share adalah jumlah rupiah yang menjadi milik tiap-tiap lembar saham dalam modal perusahaan.

Nilai buku ini adalah jumlah yang akan dibayarkan kepada para pemegang saham pada waktu pembubaran (likuidasi) perusahaan bila aktiva dapat dijual sebesar nilai bukunya.

Book value per share dan pendapatan per lembar saham (Earnings Per Share/EPS) digunakan sebagai salah satu alat pengukuran terhadap kemampuan perusahaan.

Dalam artikel kali ini, kami juga akan membahas cara menghitung nilai buku saham prioritas dan saham biasa.

Bagaimana cara mengetahui nilai buku saham?

Yuk dikaji bareng-bareng ya….

 

Langkah Menghitung Nilai Buku Per Lembar Saham (Book Value per Share)

Book Value per Share

A: Rumus Nilai Buku Per Lembar Saham

Bila saham yang beredar itu hanya satu macam, yaitu saham biasa maka nilai Book Value of Share dihitung sebagai berikut :

rumus perhitungan Book Value per Share

 

Sebagai ilustrasi, perhatikan contoh berikut ini:

Modal dariPT MyCom Computer Network :

contoh modal saham

 

Nilai Book Value of Share adalah :

perhitungan nilai buku per lembar saham

 

Bila ada modal saham yang dipesan maka jumlahnya ditambahkan pada modal dan jumlah lembarnya ditambahkan pada jumlah lembar yang beredar.

Jika ada treasury stock maka jumlahnya dikurangkan pada modal dan jumlah lembarnya dikurangkan pada jumlah lembar yang beredar.

Misalnya :

Modal PT ILC Computer Learning adalah sebagai berikut :

Nilai Buku per Lembar Saham :

perhitungan nilai buku per lembar saham - contoh modal

 

Jadi nilai buku per lembar saham :

Rumus perhitungan nilai buku per lembar saham

 

B: Cara Menghitung Nilai Saham Biasa dan Prioritas

Bila saham yang beredar itu terdiri dari saham biasa dan saham prioritas maka pertama kali harus dihitung dahulu bagian modal yang menjadi milik saham prioritas.

Sisa modal yang ada menjadi bagian saham biasa.

Nilai buku per lembar saham prioritas adalah bagian modal saham prioritas dibagi dengan jumlah lembar saham prioritas yang beredar.

Nilai buku per lembar saham biasa adalah bagian modal saham biasa dibagi dengan jumlah lembar saham biasa yang beredar.

Untuk menghitung bagian modal yang menjadi milik saham prioritas perlu dipertimbangkan hal-hal sebagai berikut :

Nilai likuidasi :

Yaitu jumlah yang akan dibayarkan kepada pemegang saham prioritas pada saat perusahaan dilikuidasi.

Nilai ini bisa di bawah nominal, sama dengan nominal atau lebih besar dari nominal.

Hak dividen :

Saham prioritas mungkin mempunyai hak-hak tertentu, misalnya hak atas laba tidak dibagi sesuai dengan perjanjian tentang dividen.

Dalam keadaan seperti ini maka laba tidak dibagi sebesar jumlah yang sesuai dengan pernjanjian akan dihubungkan dengan saham prioritas.

Terkadang saham prioritas ini itu bersifat kumulatif atau berpartisipasi.

Jika keadaannya seperti itu maka harus dihitung berapa besarnya laba tidak dibagi yang harus diperhitungkan terhadap saham prioritas.

 

C: Contoh-contoh Perhitungan Nilai Buku per Lembar Saham

Sebagai ilustrasi perhitungan nilai buku saham prioritas dan biasa, berikut ini diberikan beberapa contoh :

PT Moga Berkah per 31 Desember 2014 memiliki komposisi modal sebagai berikut :

perhitungan Modal saham

 

Contoh perhitungan #1:

Dividen saham prioritas yang belum dibayar adalah mulai 01 Juli 2014.

Nilai likuidasi saham prioritas Rp. 1.100.

Saham prioritas berhak atas dividen yang belum diterima.

Nilai buku saham pada tanggal 31 Desember 2014 dihitung sebagai berikut :

Modal Saham

 

Hasil Perhitungan Book Value of Share adalah sebagai berikut:

Prioritas = Rp. 1.150.000 : 1.000 lembar = Rp. 1.150

Biasa      = Rp. 5.600.000 : 10.000 lembar = Rp. 560

 

Contoh perhitungan #2 :

Nilai likuidasi saham prioritas Rp. 1.100. Saham prioritas adalah kumulatif dan dividen yang belum dibayar adalah sejak tahun 2019.

Perhitungan nilai buku saham adalah sebagai berikut :

contoh modal saham

 

Hasil Perhitungan Book Value of Share adalah sebagai berikut:

Prioritas = Rp. 1.600.000 : 1.000 lembar = Rp. 1.600

Biasa      = Rp. 5.150.000 : 10.000 lembar = Rp. 515

 

Contoh perhitungan #3 :

Nilai likuidasi saham prioritas Rp. 1.000. Saham prioritas adalah kumulatif dan dividen yang belum dibayar adalah sejak tahun 2017.

Dividen selama 8 tahun ini tetap diperhitungkan walaupun akan mengurangi modal untuk saham biasa sampai di bawah nilai nominalnya.

Perhitungan nilai buku saham adalah sebagai berikut :

perhitungan nilai buku per lembar saham

 

Hasil Perhitungan Book Value of Share adalah sebagai berikut:

Prioritas = Rp. 1.800.000 : 1.000 lembar = Rp. 1.800

Biasa      = Rp. 4.950.000 : 10.000 lembar = Rp. 495

 

Contoh perhtiungan #4:

Misalnya nilai likuidasi saham prioritas Rp. 1.000.

Dividen saham prioritas ½ tahun pertama tahun 2019 sudah dibayar.

Saham prioritas berpartisipasi penuh dengan saham biasa, sesudah saham biasa menerima dividen dengan persentase yang sama dengan saham prioritas.

Laba tidak dibagi yang menjadi bagian saham prioritas dan saham biasa dihitung sebagai berikut :

perhitungan nilai buku per lembar saham

 

Perhitungan Book Value of Share adalah sebagai berikut :

Prioritas = Rp. 1.083.333 : 1.000 lembar = Rp. 1.083,33

Biasa      = Rp. 5.666.667 : 10.000 lembar = Rp. 566,67

 

Dan jika Anda ingin mengetahui secara detail tentang pendapatan per lembar saham (EPS) bisa diperoleh di artikel : Cara Menghitung Pendapatan Per Lembar Saham (Earnings Per Share/EPS)

 

Kesimpulan

Demikian pembahasan mengenai cara menghitung nilai buku per lembar saham (book value of share) lengkap dengan contoh-contohnya.

Book value per share perlu diperhatikan oleh manajemen perusahaan agar menjadi pendorong pertumbuhan dan perkembangan perusahaan.

Manajemen perusahaan perlu menghitung dan menganalisa Book value per share dengan baik dan benar.

Sehingga manajemen bisa membuat keputusan perencanaan yang benar-benar menguntungkan perusahaan.

Kalau Anda masih peduli dengan kinerja BISNIS anda, sejenak untuk menyempatkan artikel menarik ini: Accounting Tools & SOP Akuntansi Keuangan.

Bagaimana menurut Anda?

***

manajemen keuangan dan SOP