Bagaimana Cara Membuat Laporan Keuangan untuk Perusahaan Baru Hasil dari Penggabungan 2 Perusahaan?

Bagaimana Cara Membuat Laporan Keuangan untuk Penggabungan 2 Perusahaan?

Ada analisa menarik dari dibalik akuisisi tiket.com oleh Blibli. Sebagaimana diketahui Tiket.com resmi diakuisisi Blibli pada tanggal 12 Juni 2017.

Sebuah analisa menyebutkan kemungkinan 100% saham Tiket.com ditukar dengan jumlah tertentu saham Blibli.

Jadi pendiri Tiket.com masih memegang saham Tiket.com tapi tidak secara langsung. Melainkan secara bersama-sama dengan pendiri Blibli sebagai sesama pemegang saham Blibli dengan prosentase yang disepakati.

Sebuah PT bisa membeli perusahaan lain dan digabungkan menjadi satu. Pembelian ini dapat dibayar dengan saham dari PT tersebut.

Jumlah saham yang akan dipakai untuk pembayaran tergantung pada harga saham tersebut dan juga aktiva perusahaan yang dibeli.

Kadang-kadang perusahaan yang dibeli dinilai lebih tinggi daripada harga pasar aktiva, hal ini bisa disebabkan oleh beberapa hal, antara lain kemampuan perusahaan itu dalam memperoleh laba.

Selisih harga pasar aktiva yang dibeli dengan jumlah harga pembelian yang disetujui dicatat sebagai Goodwill.

Ada juga perusahaan-perusahaan perseorangan  yang bergabung membentuk perusahaan baru. Masing-masing perusahaan akan menerima saham dari perusahaan baru tersebut dengan prosentase tertentu sesuai dengan modal yang disetorkan.

Dalam kondisi seperti ini, ada 2 cara pencatatan yang bisa dilakukan, yaitu :

1) Catatan Pembukuan Perusahaan lama dilanjutkan sebagai Catatan Pembukuan Perusahaan Baru.

2) Catatan Pembukuan Perusahaan lama ditutup dan dibuat catatan pembukuan baru perusahaan baru.



Mari ditelisik satu per satu…

Untuk menggambarkan penggunaan 2 cara di atas, akan diberikan contoh berikut ini :

Firma Joko & Rekan yang beranggotakan Joko dan Agus membagi dengan perbandingan 2:3. Pada tanggal 24 Juli 2017, mereka merubah bentuk perusahaannya menjadi PT.

Neraca Firma Joko & Rekan pada tanggal 24 Juli 2017 adalah sebagai berikut :

neraca sebelum merger

PT yang baru diberi nama PT Manajemen Keuangan Network dengan modal saham biasa sebanyak 3.000 lembar dengan nilai nominal @Rp. 1.000.

Semua aktiva Firma Joko & Rekan (kecuali kas) diserahkan kepada PT Manajemen Keuangan Network dan semua utang Firma Joko & Rekan akan dilunasi oleh PT Manajemen Keuangan Network.

Firma Joko & Rekan menerima 1.500 lembar saham dari PT Manajemen Keuangan Network untuk penukaran perusahaanya. Sisa saham yang ada dijual dengan harga Rp. 1.000 per lembar.

Dalam perubahan bentuk perusahaan ini, oleh PT Manajemen Keuangan Network diadakan beberapa penyesuaian terhadap catatan Firma Joko & Rekan sebagai berikut :

  • Cadangan kerugian piutang dinaikkan menjadi Rp. 20.000
  • Barang dagangan dinilai sebesar Rp. 255.000 (berdasarkan harga beli pada tanggal 24 Juli 2017)
  • Aktiva tetap dinilai kembali menjadi Rp. 1.500.000 dan akumulasi depresiasi sebesar Rp. 400.000.

Saham yang diterima oleh Firma Joko & Rekan dibagikan untuk Joko sebanyak 500 lembar dan untuk Agus 1.000 lembar. Sisa uang dari Firma dibagi kepada Joko dan Agus sesuai dengan sisa modal masing-masing.

 

Catatan Pembukuan Perusahaan lama dilanjutkan sebagai Catatan Pembukuan Perusahaan Baru.

Perubahan terhadap nilai aktiva dicatat langsung ke rekening modal anggota, kemudian rekening modal saham dikredit.

Selanjutnya, transaksi-transaksi yang berhubungan dengan PT Manajemen Keuangan Network akan dicatat dalam buku pencatatan tersebut.

Jurnal-jurnal yang dibuat adalah sebagai berikut :

jurnal penutupan perusahaan

jurnal penutupan perusahaan-2

 

Setelah jurnal-jurnal di atas diposting, dapat disusun neraca untuk PT Manajemen Keuangan Network per 24 Juli 2017 sebagai berikut :

neraca setelah merger

 

Catatan Pembukuan Perusahaan lama ditutup dan dibuat catatan pembukuan baru perusahaan baru.

Bila dibuat catatan pembukuan baru untuk PT baru, maka semua rekening dalam catatan pembukuan Firma Joko & Rekan dibuat jurnal untuk mencatat perpindahan aktiva dan utang-utang Firma Joko & Rekan ke PT Manajemen Keuangan Network, penerimaan saham dan pembagian saham serta uang kepada anggota Firma.

Jurnal untuk menutup catatan pembukuan Firma Joko & Rekan adalah sebagai berikut :

Transaksi 01 :

Perpindahan aktiva perusahaan baru. Selisih antara tagihan kepada pembeli (1.500 lembar @Rp. 1.000) dengan nilai buku aktiva yang dipindahkan ( Rp 815.000), merupakan laba penjualan perusahaan dan dibagi untuk Joko dan Agus dengan perbandingan 2 : 3 sebagai berikut :

Joko = 2/5 X Rp. 685.000 = Rp. 274.000

Agus = 3/5 X Rp. 685.000 = Rp. 411.000

Jurnal 01 :

(Debit) Piutang PT MKN                       1.500.000
(Debit) Utang Lancar                               150.000
(Debit) Cadangan Kerugian Piutang           5.000
(Debit ) Akumulasi Depresiasi                 200.000

(Kredit) Piutang                                      180.000
(Kredit) Persediaan Barang                    200.000
(Kredit) Aktiva Tetap                               800.000
(Kredit)Modal Joko                                 274.000
(Kredit)Modal Agus                                411.000

Transaksi 02 :

Mencatat penerimaan saham dari PT Manajemen Keuangan Network

Jurnal 02 :

(Debit ) Saham PT Manajemen Keuangan Network      1.500.000
(Kredit) Piutang PT Manajemen Keuangan Network                1.500.000

Transaksi 03 :

Mencatat pembagian saham untuk Joko dan Agustus

Jurnal 03 :

(Debit) Modal Joko             500.000
(Debit ) Modal Agus        1.000.000
(Kredit) Saham PT Manajemen Keuangan Network     1.500.000

Transaksi 04 :

Mencatat pembagian kas untuk Joko dan Agustus

Jurnal 04 :

(Debit) Modal Joko      84.000
(Debit) Modal Agus      11.000
(Kredit) Kas                                 95.000

Jurnal-jurnal tersebut di atas menunjukkan penilaian kembali aktiva dan pengakuan goodwill tidak dicatat dalam pembukuan Firma Joko & Rekan.

Tapi bila diinginkan maka penilaian kembali dan goodwill dapat dicatat dalam pembukuan Firma Joko & Rekan, kemudian baru dipindahkan ke PT Manajemen Keuangan Network.

Ada cara lain yang dapat digunakan dalam menutup catatan pembukuan Firma Joko & Rekan, yaitu dengan menutup langsung semua rekening-rekening atau akun-akun aktiva, utang dan modal.

Melalui cara ini laba penjualan perusahaan dan pembagian saham serta kas, untuk anggota Firma Joko & Rekan tidak dicatat dalam pembukuan.

Jurnal untuk menutup langsung akun-akun aktiva, utang dan modal Firma Joko & Rekan adalah sebagai berikut :

(Debit) Utang Lancar                              150.000
(Debit) Cadangan Kerugian Piutang        15.000
(Debit) Akumulasi Depresiasi                 200.000
(Debit) Modal Joko                                 310.000
(Debit) Modal Agustus                           600.000             

(Kredit) Kas                                                               95.000
(Kredit) Piutang                                                      180.000
(Kredit) Persediaan Barang                                   200.000
(Kredit) Aktiva Tetap                                             800.000

Sedangkan jurnal yang dibuat oleh PT Manajemen Keuangan Network adalah sebagai berikut :

Transaksi 01 :

Mencatat aktiva dan utang yang diterima dari Firma Joko & Rekan

Jurnal 01 :

(Debit) Piutang                                          180.000
(Debit) Persediaan Barang                      255.000
(Debit) Aktiva Tetap                              1.500.000
(Debit) Goodwill                                      135.000           

(Kredit) Cadangan Kerugian Piutang                       20.000
(Kredit) Akumulasi Depresiasi                               400.000
(Kredit) Utang Lancar                                           150.000
(Kredit) Utang Joko & Agus                               1.500.000

Transaksi 02 :

Mencatat pengeluaran saham 1.500 lembar saham untuk Firma Joko & Rekan

Jurnal 02 :

(Debit) Utang Joko dan Agus             1.500.000
(Kredit) Modal Saham                                   1.500.000

Transaksi 03 :

Mencatat penjualan saham 1.500 lembar @Rp. 1.000 tunai

Jurnal 03 :

(Debit) Kas                                 1.500.000
(Kredit) Modal Saham                          1.500.000

Dari jurnal di atas bisa dilihat bahwa aktiva yang diterima oleh PT Manajemen Keuangan Network dicatat dengan jumlah penilaian kembali dan cadangan kerugian piutang serta akumulasi depresiasi di kredit.

Alternatif lain yang dapat dilakukan adalah aktiva dicatat dengan jumlah nilai sehat sesudah penilaian kembali. Sehingga dengan cara ini tidak ada pencatatan untuk cadangan kerugian piutang dan akumulasi depresiasi.

Demikian pembahasan mengenai bagaimana cara membuat Laporan Keuangan untuk Penggabungan 2 perusahaan.

Bila ada yang membutuhkan template laporan keuangan, silahkan download di : Free Template Laporan Keuangan Perusahaan.

Semoga bermanfaat.

Terima kasih

NB :
Jika ada kesamaan nama dalam artikel ini bukan kesengajaan dari penulis dan mohon ma’af.




***