Pemasaran: Pengertian, Konsep, Tujuan dan Evolusi Perkembanganya

Konsep dan pengertian pemasaran (marketing) terus mengalami perkembangan dari waktu ke waktu. Berbagai perubahan atau evolusi konsep pemasaran pada era produksi, era penjualan, era konsep pemasaran dan era relasi pelanggan. Manajemen dan strategi pemasaran pun secara dinamis terus berkembang seiring dengan perkembangan masyarakat dan teknologi.

Bagaimana pengertian pemasaran dan evolusi konsep pemasaran dari satu era produksi sampai era hubungan pelanggan? Blog manajemen keuangan akan membahas topik ini dari pengertian hingga evolusi perkembangan konsep pemasaran. Langsung saja ikuti penjelasan lengkapnya berikut ini.

Pengertian Pemasaran (Marketing)

A: Pengertian Pemasaran

Apa yang dimaksud dengan pemasaran?

Istilah pemasaran dalam bahasa Inggris dikenal dengan nama marketing. Kata marketing ini boleh di kata sudah diserap ke dalam bahasa Indonesia, namun juga diterjemahkan dengan istilah pemasaran. Asal kata pemasaran adalah pasar atau market. Apa yang dipasarkan itu, adalah barang dan jasa.

Memasarkan barang tidak berarti hanya menawarkan barang atau menjual tetapi lebih luas dari itu. Di dalamnya tercakup berbagai kegiatan seperti membeli, menjual, dengan segala macam cara, mengangkut barang, menyimpan, mensortir dan sebagainya. Di dalam marketing aktivitas ini kita kenal sebagai fungsi-fungsi marketing.

B: Pengertian pemasaran menurut para ahli

Bagaimana pengertian pemasaran menurut para ahli?

Berikut ini disajikan beberapa pengertian pemasaran menurut para ahli:

1. Charles F. Philips dan Delbert J. Duncan

Charles F. Philips dan Delbert J. Duncan dalam bukunya Marketing, Principles and Methods menyatakan bahwa marketing which is often referred to as distribution by businessman – includes all the activities necessary to place tangible goods in the hand of house hold consumers and users.

Artinya, pengertian pemasaran yang oleh para pedagang diartikan sama dengan distribusi dimaksudkan segala kegiatan untuk menyampaikan barang-barang ke tangan konsumen (rumah tangga) dan ke konsumen industri. Selanjutnya ditambahkan bahwa excluding only such activities as involve a significant change in the form of goods.

Jadi dalam kegiatan marketing itu tidak termasuk kegiatan perubahan bentuk barang yang kita jumpai dalam industri.

pengertian marketing menurut para ahli

2. Maynard and Beckman

Maynard and Beckman dalam bukunya Principle of Marketing menyatakan marketing embraces all bisiness activities involved in the flow of goods and services from physical production to consumption.

Artinya, pengertian pemasaran adalah segala usaha yang meliputi penyaluran barang dan jasa dari sektor produksi ke sektor konsumsi.

3. Paul D. Converse and Fred M. Jones

Paul D. Converse and Fred M. Jones dalam Introduction to Marketing mengemukakan bahwa dunia bisnis itu dibagi dua, yaitu produksi dan marketing.

Production diartikan sebagai has to do with moving these goods in the hand of consumers. Produksi diartikan sebagai pekerjaan menciptakan barang, sedangkan marketing adalah pekerjaan memindahkan barang-barang ke tangan konsumen.

4. William J. Shultz

William J. Shultz dalam bukunya Outlines of Marketing menyebutkan bahwa marketing or distribution is the performances of business avtivities that direct the flow of goods and services from producers to consumers or user.

Pengertian pemasaran atau distribusi adalah usaha atau aktivitas yang menyalurkan barang dan jasa dari produsen ke konsumen.

5. Rayburn D Tousley, Eugene Clark and Fred E. Clark

Rayburn D Tousley, Eugene Clark and Fred E. Clark dalam bukunya Principles of Marketing menyatakan, Marketing consist of those efforts which effect transfers in the ownership of goods and services and which provide for their physical distribution.

6. Paul D. Converse, Harvey W. Huege, and Robert V. Mitchell

Marketing terdiri dari usaha yang mempengaruhi pemindahan pemilikan barang dan jasa termasuk distribusinya.

Dari buku Elements of Marketing yang ditulis oleh Paul D. Converse, Harvey W. Huege, and Robert V. Mitchell, ditulis sebagai berikut:

Marketing has been defined as the business of buying and selling, and as including those business activities involved in the flow of goods and services between producers and consumers.

Pengertian pemasaran adalah sebagai kegiatan membeli dan menjual, dan termasuk di dalamnya kegiatan menyalurkan barang dan jasa antara produsen dan konsumen.

Dalam kalimat lain dalam bukunya juga dikemukakan bahwa marketing includes the activities involved in the creation of place, time, and possession utilities. Artinya, pengertian pemasaran terdiri dari kegiatan-kegiatan penciptaan kegunaan tempat, waktu dan pemilikan.

7. Hermawan Kartajaya

Nah, sekarang kita lihat definisi pemasaran dari dewa marketing Indonesia Hermawan Kartajaya, sebagai berikut:

Pengertian pemasaran telah berkembang pesat dari dulu sampai sekarang yang dirumuskan sebagai berikut:

  1. Pemasaran adalah menghubungkan penjual dengan pembeli potensial
  2. Marketing adalah menjual barang, dan barang tersebut tidak kembali ke orang yang menjualnya.
  3. Pemasaran adalah memberikan sebuah kehidupan.
  4. Tahun 1953, Brech mendefinisikan pemasaran suatu proses dalam menentukan permintaan konsumen akan barang dan jasa, memotivasi penjualan, mendistribusikan ke konsumen akhir, dengan keuntungan sebagai imbalan.
  5. Tahun 1954, Peter Drucker mengatakan pemasaran bukanlah sekedar perluasan penjualan, pemasaran meliputi keseluruhan bisnis dan harus dilihat dari sudut pelanggan. Hanya pemasaran dan inovasilah yang menghasilkan uang, kegiatan yang lainnya adalah merupakan pos biaya saja. Dikatakan pemahaman Drucker ini merupakan peletakan sendi dasar pemasaran sebagai bisnis kunci dalam perusahaan.
  6. Era Tahun 60-an, 70-an, 80-an, sekolah pemasaran telah berkembang dan menerbitkan berbagai buku teks. Ini menjadi dasar pula untuk tahun 90-an pemasaran yang menekankan pada relationship.
  7. Era Tahun 1972 (Kotler) menyatakan bahwa pemasaran adalah sekumpulan aktivitas manusia yang ditujukan untuk memfasilitasi dan melaksanakan pertukaran.
  8. Tahun 1976 (Baker), menyatakan bahwa pemasaran adalah berkaitan dengan penciptaan dan pemeliharaan hubungan yang saling menguntungkan.
  9. Pemasaran adalah fungsi bisnis yang mengidentifikasi kebutuhan dan keinginan yang tidak terpenuhi saat ini.
  10. Tahun 1985, American Marketing Association (AMA) menyatakan bahwa pemasaran adalah proses perencanaan dan pelaksanaan konsepsi, penentuan harga, promosi dan pendistribusian barang, jasa dan ide dan dapat memuaskan pelanggan dan tujuan perusahaan.
  11. Tahun 1977, The Chartered Institute of Marketing, pemasaran adalah proses manajemen untuk mengidentifikasi, mengantisipasi, dan memuaskan pelanggan secara menguntungkan.
  12. Definisi dari Marketing Association of Australia and New Zaeland (MAANZ), pemasaran adalah aktivitas yang memfasilitasi dan memperlancar suatu hubungan pertukaran yang saling memuaskan melalui penciptaan, pendstribusian, promosi dan penentuan harga dari barang, jasa, dan ide.
  13. Selanjutnya definisi terakhir yang ingin dikemukakan adalah seperti yang ditulis oleh Hermawan Kertajaya, pemasaran adalah sebuah disiplin bisnis strategies yang mengarahkan proses penciptaan, penawaran dan perubahan values dari satu inisiator kepada stakeholder-nya.

Istilah Marketing

Lebih lanjut dijelaskan oleh Hermawan Kartajaya tentang berbagai istilah atau kata yang terdapat dalam pengertian pemasaran tersebut:

  1. Strategi berarti sebuah konsep super-ordinat, yang mencakup keseluruhan kebijaksanaan yang perlu dirinci lagi dalam taktik-taktik untuk dilaksanakan.
  2. Bisnis berarti berlaku untuk setiap entitas bisnis, profit ataupun non-profit.
  3. Mengarahkan, berarti pemasaran adalah umbrella guidance (payung panduan) bagi setiap aktivitas yang ada pada seluruh organisasi perusahaan.
  4. Menciptakan, pemasaran adalah sebuah panduan untuk produksi.
  5. Menawarkan, pemasaran adalah sebuah panduan untuk proposisi.
  6. Mempertukarkan, pemasaran adalah sebuah panduan untuk transaksi.
  7. Inisiator, pemasaran dapat digunakan oleh perusahaan, individu, orang, dan negara.
  8. Stakeholders, pemasaran dapat digunakan untuk menciptakan, menawarkan, dan mempertukarkan value kepada para pelanggan, karyawan. Shareholder, pemasok, dealer, bankir, pemerintah dan public.

Sebagai kesimpulan dari definisi di atas, Hermawan Kartajaya menekankan bahwa sebagai visi, pemasaran harus menjadi suatu konsep strategi bisnis yang bisa memberikan kepuasan berkelanjutan. Bukan kepuasan sesaat untuk tiga stakeholder utama di setiap perusahaan yaitu pelanggan karyawan dan pemilik perusahaan.

Sebagai misinya, pemasaran akan menjadi jiwa bukan sekedar salah satu anggota tubuh suatu perusahaan, karena setiap seksi atau orang dalam perusahaan harus paham dan menjadi unsur pemasaran.

Kemudian dalam arti nilai bisnis apapun yang dijalankan, pengusaha harus menganggapnya sebagai bisnis jasa, setiap orang dalam perusahaan harus merasa terlibat dalam proses pemuasan pelanggan. Baik langsung atau tidak, bukan hanya sebagai pelaksana yang digaji, tapi harus secara total melaksanakan pertambahan nilai dan memberi kepuasan kepada pelanggan.

8: Michael J. Baker

Michael J. Baker mendefinisikan pemasaran adalah dimulai dari penekanan terhadap fungsi penjualan, melakukan transaksi, melakukan pembelian ulang, loyalitas.

Dan akhirnya menjadi partner dalam bisnis melalui pemasaran, yang harus dikelola sendiri dalam bentuk CRM (Customer Relationship Management).

9: Philip Kotler

Philip Kotler, dalam bukunya Marketing Management menyatakan bahwa pengertian pemasaran dapat dilihat dari 2 (dua) sudut pandang:

Pengertian pemasaran dari sudut pandang Societal (masyarakat) menunjukkan peranan marketing dalam masyarakat.

Sedangkan menurut pandangan marketer, marketing berperan untuk menyampaikan standar hidup yang lebih tinggi bagi masyarakat.

Marketing is a societal process by which individual and groups obtain what they and want through creating, offering, and freely exchanging products and services of value with others.

Artinya, pengertian pemasaran adalah proses di mana seseorang atau kelompok dapat memenuhi need dan want melalui penciptaan, penawaran dan pertukaran barang dan jasa.

pengertian pemasaran menurut para ahli pemasaran dunia

C: Pengertian Pemasaran Menurut The American Marketing Association

Dari sudut manajemen pemasaran menurut AMA (The American Marketing Association, pengertian pemasaran adalah:

(management) is the process of planning and executing the conception, pricing, promotion and distribution of ideas, goods, services to create exchanges that satisfy individual and organizational goals. Artinya, pengertian pemasaran adalah:

  1. proses merencanakan konsepsi,
  2. harga,
  3. promosi dan
  4. distribusi ide,
  5. menciptakan peluang yang memuaskan individudan sesuai dengan tujuan organisasi.

Adanya kepuasan yang dirasakan oleh konsumen, menimbulkan respon positif berupa terjadinya pembelian ulang dan menganjurkan konsumen lain agar membeli produk yang sama.

Keuntungan berlipat ganda akan diperoleh produsen, melalui penyebaran informasi positif dari konsumen ke konsumen lain, dan hal inilah yang lebih dikenal sebagai mouth to mouth advertising.

Dan, yang perlu mendapat perhatian dari batasan-batasan di atas adalah batasan marketing yang menyangkut adanya place, time and possession utility.

Di samping 3 bentuk utility di atas masih ada satu utility lagi yaitu utility of form. Tapi utility ini tidak merupakan lapangan marketing, walaupun sebenarnya bagaimana form yang akan dibuat dalam industri sangat dipengaruhi oleh marketing.

Dikatakan oleh Rayburn D. Tousley bahwa walaupun marketing menyangkut penciptaan kegunaan waktu, tempat dan hak milik. Namun harus dimengerti bahwa penciptaan ketiga utility ini tidak otomatis harus merupakan pekerjaan marketing, misalnya, seseorang mengangkut atau menyimpan barang-barang milik pribadinya,

Ini bukanlah marketing karena dalam hal ini tidak terjadi pemindahan hak milik walaupun sudah terjadi place and time utility.

Jadi yang paling penting harus diingat di sini ialah bahwa marketing itu pertama-tama harus berhubungan dengan adanya pemindahan hak milik secara memuaskan.

Manajemen Keuangan Profil

Profesional lulusan ekonomi yang menekuni ERP (SAP), Accounting Software, Business Analyst dan berbagi pengalaman pekerjaan Finance & Accounting.