Cat Sablon Kain, Silver, Kaca, Mug dan Cara Pencampurannya

Cat sablon kain, plastik, silver, kertas, dan plastisol adalah berbagai jenis cat yang sering digunakan dalam usaha cetak sablon manual dan digital. Oleh karena itu mengetahui dan memahami seluk beluk berbagai jenis cat sablon adalah suatu keharusan bila ingin hasil cetaknya sempurna dan bisnis sablon terus bertumbuh serta makin berkembang secara signifikan dari waktu ke waktu.

Mengingat begitu krusialnya hal itu, maka kali ini kami akan mengulas tuntas segala jenis-jenis cat sablon kain, silver, gelas kaca dan lainnya  dengan contoh resep pencampuran yang bisa dijadikan dasar untuk mengkombinasikan berbagai unsur cat sesuai kebutuhan.

Langsung saja yuk baca dan ikuti pembahasan materi ini hingga kelar…..

 

01: Cat Sablon Kain dan Tekstil

A: Kriteria Cat Sablon Kain dan Tekstil

Untuk menyablon kain tidak bisa menggunakan sembarangan cat dan jenis tinta, tapi harus memakai jenis khusus untuk kain termasuk cat sablon yang bagus untuk kaos distro, karena benda yang akan disablon ini nantinya adalah jenis tekstil sehingga tidak bisa sembarangan menggunakan cat yang dipakai untuk menyablon plastik, metal, silver, dan lainnya.

Kriteria dan syarat yang harus dimiliki oleh cat kain atau tekstil adalah sebagai berikut:

  1. Harus berbentuk pasta (kental)
  2. Setelah disablonkan tidak mengeras pada kain.
  3. Harus memiliki daya serap yang baik.
  4. Tahan dan kuat, tidak luntur oleh proses pencucian.

Kriteria tersebut harus dimiliki cat kain jika menginginkan hasil catakan yang baik. Beberapa contoh merek yang banyak digunakan Sandye Super Color yang dipakai untuk menyablon kain berwarna dasar muda, seperti kain berwarna dasar kuning, orange, dan putih. Sedangkan untuk kain berwarna dasar tua, seperti coklat tua, hitam, dan merah cat yang digunakan adalah jenis Floatine, Orient Paste atau bisa juga menggunakan cat sintetis.

***

Dalam mengolah cat kain/tekstil haruslah sesuai dengan rumusan perbandingan pembentuk agar bisa dihasilkan cat yang berbentuk kental. Bila cara meramu resep cat tepat maka akan menghasilkan jenis cat yang memiliki ikatan warna dan daya tahan yang kuat atau tidak luntur.

Bila cat sampai luntur, keadaan kain tidak bisa dikembalikan seperti semula. Oleh karena itu aktivitas menyablon kain diperlukan cat yang bagus melalui perbandingan pencampuran yang tepat.

Jika terjadi kesalahan menyablon kertas, plastik, kertas atau kayu, hasil cetak bisa dihapus dari benda tersebut dan bisa disablon lagi. Tapi bila terjadi kesalahan dalam sablon kain, tidak bisa dihapus, tapi harus diganti dengan kain yang baru. Hasil sablonan pada kain atau tekstil nilainya lebih tinggi dari pada yang lain, karena itu pengolahan cat harus tepat serta sempurna.

 

B: Cat Sablon Sintetis untuk Kain dan Tekstil

1: Cara Mengurangi Kadar Minyat Cat Sintetis

Untuk menyablon kain dengan warna dasar tua bisa dilakukan dengan jenis cat sintetis, hanya saja larutan minyak yang terdapat dalam cat tersebut harus dikurangi, sebab setiap cat dari jenis apapun di dalamnya sudah mengandung kadar minyak. Cara mengurangi kadar minyak cat sintetis adalah sebagai berikut:

  1. Diamkan atau endapkan cat sintetis selama beberapa waktu.
  2. Bila minyak sudah memisahkan diri pada bagian atas, kurangi sebanyak 10%.
  3. Setelah minyak dikurangi, aduk cat perlahan-lahan sampai bercampur kembali antara cat dan minyak.
  4. Selanjutnya cat dicampur powder dengan perbandingan 1 : ½ atau sesuaikan dengan kebutuhan. Kemudian aduk kembali sampai bercampur. Perlu diperhatikan bahwa penambahan powder jangan terlalu banyak karena bisa mengurangi daya rekat dan menjadikan sulit menembus pori-pori screen.

Penambahan powder bertujuan untuk mempertahankan warna cat, sebab setelah kadar minyak dikurangi, maka akan membuat hasil warna hasil cetak sablon memudar. Awalnya memang cerah, tapi lambat laun menjadi larut dan hilang kecemerlangannya. Itulah mengapa perlu ditambahkan powder.

 

2: Kelebihan dan Kelemahan Penggunaan Cat Sintetis untuk kain

  1. Untuk menyablon kain, cat sintetis hanya digunakan pada kain berwarna dasar tua, dan jenis-jenis kain yang tidak dicuci seperti spanduk dan vandel.
  2. Hasil warna pada kain dengan cat sintetis akan nampak jelas dan tajam.
  3. Hasil cetak sablon pada kain umumnya menjadi kaku atau keras pada bagian yang disablon.
  4. Mudah rontok dan tidak tahan dicuci.
  5. Bisa digunakan untuk menyablon berbagai jenis bahan seperti kayu, seng/silver, dan kain.
  6. Cara untuk menggunakannya relatif mudah, bisa langsung dipakai tanpa dicampur lebih dahulu dengan minyak pelarutnya, kecuali bila terlalu kental. Contoh minyak pencampurnya adalah afduner.
  7. Harganya relatif terjangkau dan ekonomis serta penggunaannya praktis.
  8. Untuk hasil cetakan biasanya akan menimbulkan serat-serat.
  9. Hasil sablonan pada kain dengan jenis cat lain, seperti Sandye perlu diperkuat lagi dengan jalan diseterika, sedangkan dengan cat sintetis tidak perlu.

Jenis cat sintetis banyak tersedia di pasaran dengan berbagai merek produksi pabrik cat, seperti PT Propan Raya atau home industri. Anda tinggal memilih yang sesuai dengan kondisi dan keperluan.

 

C: Cat Sablon Sandye Super Color untuk Tekstil dan Kain

1: Bahan Pembentuk cat sablon kain dan tekstil

Untuk memperoleh jenis cat sablon kain medium pasta menjadi Sandye Super Color diperlukan bahan-bahan pembentuk sebagai berikut:

1: Air

Berfungsi sebagai bahan pelarut terhadap cat lainnya.

2: Catalyst

Berbentuk butir-butir putih dan berfungsi sebagai bahan pencegah kebuntuan.

3: Binder Acramin SLN

Berbentuk cairan dan berwarna putih susu serta berbau kurang sedap. Berfungsi sebagai bahan pengikat atau bahan pencegah kelunturan.

4: Emulsifir

Bahan in berbentuk kental dan berwarna bening. Berfungsi sebagai bahan pengental cat.

5: Minyak Tanah

Zat ini digunakan sebagai bahan pembantu pencegah kelunturan dan menambah kecemerlangan warna.

6: Polysol

Bahan ini berbentuk pasta berwarna putih. Berfungsi sebagai bahan pembantu menambah daya tahan cat.

7: Sandye Color

Bahan ini berbentuk cair dan merupakan zat pemberi warna.

***

Dari tujuh bahan tersebut bila telah melalui proses pencampuran akan dihasilkan cat kain berbentuk kental (pasta) dan merupakan cat yang bagus untuk berbagai jenis kain, asalkan kain yang hendak disablon berwarna dasar muda.

Jika kain yang hendak disablon warna dasarnya tua, maka warna dari cat sandye tidak akan terlihat jelas (tidak kontras). Hal ini dikarenakan Sandye Color sebagai bahan pembentuk warna hanya tersedia dalam warna-warna merah tua, merah muda, hitam, putih susu, kuning, kuning emas, biru, hijau, biru laut, dan jenis-jenis warna kontras lainnya.

Dari ketujuh warna tersebut di atas yang merupakan bahan utama adalah air, binder, emulsifir, catalyst dan minyak tanah. Empat bahan ini harus ada agar bisa terbentuk cat kain.

Air dan minyak tanah relatif mudah diperoleh. Emulsifir bila tidak ada bisa diganti dengan bahan manutex atau Tragent. Catalyst bila sulit diperoleh masih bisa dihasilkan cat kain. Binder, bila bahan yang satu ini tidak ada maka pembuatan cat kain tidak bisa dilakukan.

Peralatan dan bahan cat sablon di atas bisa diperoleh dari toko peralatan dan jual cat sablon terdekat di kota Anda, seperti Mojokerto, Bandung, atau Surabaya.

 

02: Cara Pencampuran Cat sablon kain dan tekstil

Bila kita akan membuat cat kan sandye color sebanyak satu kilogram maka jumlah masing-masing bahan yang harus disediakan adalah sebagai berikut:

  1. Air biasa 20%
  2. Binder 30%
  3. Catalyst 2%
  4. Emulsifir 5%
  5. Minyak tanah 38%
  6. Polysol 10%
  7. Sandye color 5%

Untuk sandye color jumlahnya tergantung dari kebutuhan. Bila menginginkan warnanya kuat, tinggal menambah nilai prosentase, demikian pula sebaliknya. Untuk langkah awal, cobalah membuat sedikit, dan berikut ini contoh resep campuran cat sablon kain yang bisa dicoba:

Resep cat sablon 31

Berikut ini bahan-bahan dan ukuran komposisinya:

  • Air biasa : 20 gram atau 20 cc
  • Binder Acramin SLN : 30 gram
  • Catalyst (DAP) : 2 gram
  • Emulsifir : 5 gram
  • Minyak tanah : 38 gram atau 38 cc
  • Polysol : 10 gram
  • Sandye Color : 5 gram

 

Cara meramu cat sablon kain dan tekstil :

  1. Air binder dan catalyst diaduk lebih dulu dalam wadah plastik hingga benar-benar bercampur.
  2. Sedikit demi sedikit masukkan emulsif ke campuran sambil terus diaduk secara perlahan-lahan hingga larutan akan mengental berbentuk pasta.
  3. Kemudian secara bertahap masukkan minyak tanah dengan menuangkan minyak tanah sekaligus karena akan menyebabkan pasta cat menjadi pecah-pecah dan menjadi sulit bersenyawa.
  4. Pada saat menuangkan minyak tanah harus terus diaduk.
  5. Bila larutan telah bercampur, masukkan polysol 10% kedalamnya, yaitu polysol yang telah dilarutkan lebih dahulu dengan air dengan perbandingan 1 : ½
  6. Setelah mencampur larutan polysol ke dalam pasta, maka cat sudah jadi, tinggal menambahkan warna. Untuk itu masukkan zat pewarna sandye color sejumlah yang dikehendaki dan aduk terus sampai warna bercampur secara keseluruhan dalam pasta itu.

 

03: Tips Penggunaan Cat Sablon Sandye Super Color untuk Kain danTekstil

Berikut ini beberapa tips sederhana penggunaan sandye super color:

  1. Bila saat menuangkan minyak tanah secara tidak sengaja tertuang semuanya, maka keadaan campuran akan pecah-pecah. Untuk mengatasi hal ini adalah dengan mendiamkan campuran pasta beberapa saat sampai minyak terpisah dari larutan, karena pasta tersebut mengandung air sehingga minyak tidak mau bercampur (BD minyak lebih ringan dari air)
  2. Setelah minyak terpisah, tempatkan di wadah tersendiri, kemudian lakukan pengadukan kembali dan tuangkan minyak tanah sedikit demi sedikit sambil terus diaduk.
  3. Pembuatan cat sandye color dilakukan hanya saat menyablon dengan jumlah sesuai kebutuhan. Jangan terlalu banyak karena cat ini bila telah berumur tiga hari belum digunakan maka kualitas cat berkurang.
  4. Bila cat terlalu kental, tambahkan air sedikit dengan menambahkan binder sambil terus diaduk. Sebaliknya, bila terlalu cair maka tambahkan emulsifir.
  5. Setelah proses 1 – 4 selesai hasilnya harus melalui proses lagi agar memperoleh kualitas yang bisa bertahan terhadap air, yaitu dengan mengeringkan hasil sablonan kemudian dipanaskan. Dengan cara ini hasil sablonan akan semakin mengkilat dan menyatu dengan serta-serat kain serta warnanya tidak mudah pudar.

Lima tips sederhana ini adalah berdasarkan pengalaman nyata di lapangan dan belajar dari para mastah sablon di berbagai kota. Bila Anda punya pengalaman unik lainnya silahkan sampaikan di kolom comment setelah artikel ini.

 

D: Cat Sablon Floating untuk Kain dan Tekstil

Untuk kain berwarna dasar muda digunakan cat sablon sandye super color (medium pasta), sedangkan untuk kain berwarna dasar tua memakai cat sablon floating atau cat sintetis.

Cat sablon floating bisa langsung digunakan karena sudah tersedia dalam bentuk jadi siap pakai, sehingga kita tidak perlu meramu lagi. Hanya saja belum berwarna, oleh karena itu kita perlu membubuhkan zat pewarna  sandye color sesuai dengan kebutuhan, selanjutnya cat floating siap dipakai.

Sebelum diberi warna, cat floating berwarna putih dan berbentuk pasta (kental) dan merupakan jenis tinta cat sablon yang diproduksi khusus untuk berbagai jenis kain yang memiliki warna dasar tua. Kemampuannya sangat bagus, kuat dan mampu menampilkan warna-warna yang cemerlang dan kontras.

Cat floating mampu bereaksi dengan serat-serat kain dengan sangat baik, sehingga semua jenis kain berwarna gelap dapat dicetak dengan hasil memuaskan. Hasil cetak dengan cat ini mampu bertahan hingga bertahun-tahun dengan warna yang tetap tajam alias tidak luntur.

Bila akan menggunakan cat floating dan kondisinya masih kental, maka tambahkan sedikit air dan aduk hingga benar-benar larut. Hal ini dilakukan sebelum diberi zat pewarna.

 

02: Cat Sablon untuk Silver dan Metal

A: Jenis Silver, Metal, Kaleng dan Seng

Ada berbagai jenis silver, seng, metal/besi/baja, kaleng yang digunakan untuk berbagai macam keperluan, misalnya dibuat wadah, kompor gas, atap rumah, kaleng makanan dan minuman. Ketebalan setiap jenis benda ini juga berbeda-beda. Bahan untuk membuat wadah kebutuhan rumah tangga ketebalan dan kualitasnya berbeda untuk industri.

Demikian juga, jenis dan ketebalan bahan yang digunakan untuk membuat kompor gas, tentunya berbeda dengan yang digunakan sebagai atap yang memiliki ketebalan tertentu agar tahan terhadap injakan kaki dan bergelombang atau rata. Jenis metal/baja/besi untuk kendaraan tentunya juga berbeda dengan untuk konstruksi.

 

B: Jenis Cat Sablon untuk Silver dan Metal

1: Resep campuran cat sablon 29a

Jenis cat untuk menyablon silver, metal, besi, baja dan semacamnya pun banyak. Dan berikut ini salah satu contoh resep campuran komponen dan komposisi cat yang bisa digunakan:

  1. Cat super gloss : satu bagian
  2. Reducer super gloss : setengah bagian

Cat super gloss adalah jenis cat yang baik digunakan untuk menyablon benda-benda tersebut. Agar hasil cetakan semakin baik, cemerlang dan tajam gunakan reducer super gloss yang merupakan minyak pencampur khusus cat super gloss dengan perbandingan 1 : 1/2

Capuran diaduk sampai rata agar benar-benar bercampur dan selanjutnya bisa digunakan. Daya tahan cat super gloss cukup kuat, tahan terhadap cuaca, tidak mudah luntur serta berwarna cemerlang.

Selain itu bisa juga digunakan jenis cat khusus untuk menyablon silver/metal/bei/baja dan sejenisnya, yaitu jenis metallic print. Jenis ini memang memang khusus untuk menyablon benda-benda ini dan tahap terhadap oksidasi, tahan karat, tidak berubah warnanya, cepat kering dan warnanya bagus.

 

2: Resep campuran cat sablon 29b

Berikut disajikan komponen/unsur dan komposisi campuran cat sablon 29b:

  1. Cat Metallic Print/Coates : satu bagian
  2. Reducer khusus : setengah bagian atau secukupnya

Campur bahan-bahan tersebut dalam satu wadah khusus, kemudian aduk-aduk sampai rata. Setelah tercampur dengan sempurna berarti cat siap untuk digunakan. Untuk hasil yang lebih baik, setelah permukaan benda disablon kemudian dilapisi dengan vernis untuk mencegah timbulnya karat serta mencegah agar warna cat lebih kuat dan lebih bening.

Bahan-bahan campuran resep ini dan peralatan sablon lainnya bisa dibeli di toko cat sablon terdekat yang menyediakan berbagai merek dengan berbai harga. Bisa juga diperoleh di marketplace dan toko online langganan Anda.

 

03: Cat Sablon Kayu

Ada berbagai jenis kayu yang bisa digunakan untuk berbagai macam keperluan. Kayu yang akan disablon haruslah yang sudah diketam dan sudah dihaluskan dengan amplas halus serta hilang kotoran-kotorannya.

Screen yang digunakan biasanya ukuran kerapatan 90 T, 120 T, 150 T dan 165 T. Jenis tinta yang dipakai bisa menggunakan cat yang dipakai untuk benda-benda kulit imitasi. Setelah disablon, bagian permukaan yang dicetak sebaiknya dilapisi dengan vernis agar warna cat lebih kuat dan lebih mentereng tajam.

Apa yang disajikan di sini adalah komposisi sederhana yang bisa anda coba sendiri hingga menemukan pola dan cat sablon untuk kayu yang paling cocok dengan apa yang anda inginkan. Itulah perlunya ‘jam terbang’ dan pengalaman yang membedakan kita dengan orang lain.

 

04: Cat Sablon Mug, Gelas Kaca, Botol dan Barang Pecah Belah

Jenis benda obyek sablon ini adalah semua barang-barang yang dibuat dari bahan pecah belah, seperti kaca, gelas, mug, botol minuman. Tentu saja bentuknya bermacam-macam sesuai dengan tingkat kreatifitas pembuatnya.

Screen yang digunakan untuk ukuran umum adalah 90 T sampai 120 T, sedangkan yang bersifat khusus 150 T sampai 200 S. Untuk gambar atau huruf yang sedikit timbul, gunakan screen di bawah 90 T, sedangkan yang bersifat halus gunakan screen dengan ukuran kerapatan di atas 120 T.

Untuk membersihkan screen dari bekas-bekas cat, kita bisa menggunakan bahan-bahan yang banyak dijual di toko peralatan sablon, contohnya caustic soda.

Cat untuk barang-barang jenis pecah belah tidak bisa sembarang menggunakan cat, melainkan harus khusus, contoh merek yang biasa digunakan antara lain Weico yang bisa didapatkan dari toko-toko peralatan sablon di kota terdekat Anda, seperti Lamongan, Madiun, Semarang.

Dan berikut ini contoh resep campuran cat sablon Weico:

Resep cat sablon 30:

  • Cat Weico : satu bagian
  • Reducer khusus : setengah bagian atau disesuaikan denga kebutuhan.

Tuangkan semua bahan sesuai dengan ukuran yang telah ditentukan. Setelah campuran ini diaduk rata, selanjutkan diamkan selama beberapa waktu, selanjutnya baru bisa digunakan untuk menyablon.

Inilah contoh resep sederhana cat untuk sablon gelas kaca dan sejenisnya. Dari contoh sederhana ini silahkan Anda kembangkan dengan resep-resep lain hingga diperoleh bahan dan ukuran yang sesuai dengan kebutuhan usaha sablon Anda.

Bahan-bahan campuran resep ini relatif mudah didapatkan di toko peralatan dan cat sablon offline maupun online dengan berbagai variasi harga. Bijaklah dalam melakukan pembelian, yang utama sesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi Anda.

 

05: Kesimpulan Tentang Cat Sablon

Cat sablon adalah unsur sangat penting dalam usaha sablon manual, mesin maupun digital. Keberadaanya adalah sebuah keniscayaan. Coba bayangkan bagaimana jika hasil cetak tanpa warna, kurang menarik kan? Oleh karena itu sebagai pelaku bisnis sablon wajib mengerti dan memahami berbagai hal tentang cat bila menginginkan bisnisnya terus bertumbuh dan berkembang dari waktu ke waktu.

Dan beberapa jenis cat sablon dan resep cara pencampurannya yang telah disajikan ini bisa menjadi inspirasi anda untuk mencoba resep-resep ramuan cat baru yang lebih berwarna dan impresif.

Tidak ada yang sia-sia dengan belajar, saat ini mungkin belum terasa manfaatnya, tapi seiring dengan berjalannya waktu kita baru akan merasakan manfaat dari segala hal yang telah dipelajari, termasuk segala hal tentang cat sablon ini.

Di awal usaha cetak sablon, baik yang rumahan maupun dengan menyewa ruko atau tempat khusus lainnya, mungkin kita hanya perlu sedikit pengetahuan tentang usaha, perlatan, tinta dan cat sablon.

Namun setelah berkembang dan semakin banyak orang yang mengenal usaha Anda, seiring dengan meningkatnya order, jenis permintaan dari customer atau pelanggan juga semakin berkembang dan seringkali ‘aneh-aneh’. Namun demikian, jika bekal ilmu yang kita miliki cukup insyaAlloh itu tidak masalah.

Demikian sedikit yang bisa dibagikan tentang cat sablon. Ulasan yang singkat ini mudah-mudahan bisa bermanfaat untuk bisnis sablon Anda dan terima kasih.

Profesional lulusan ekonomi yang menekuni ERP (SAP), Accounting Software, Business Analyst dan berbagi pengalaman pekerjaan Finance & Accounting.