Sistem Keuangan yang Kuat Dibutuhkan Perekonomian yang Maju dan Berkembang

Sistem Keuangan yang Kuat Dibutuhkan Perekonomian yang Maju dan Berkembang

Sistem keuangan yang kuat merupakan unsur yang dibutuhkan bagi perekonomian yang maju dan berkembang. Stabilitas sistem keuangan akan mendukung praktik-praktik bisnis berjalan secara wajar.

Baca juga : Inilah Sejarah, Istilah-istilah dan Pengertian Akuntansi

Kita beraktivitas bukan di ruang hampa, begitu pun dengan investor dan orang-orang yang bekerja di sebuah perusahaan. Mereka tidak beroperasi di ruang hampa. Mereka mengambil keputusan di dalam suatu lingkungan keuangan yang luasĀ  dan kompleks.

Lingkungan ini meliputi pasar dan lembaga keuangan, pajak dan kebijakannya, serta kondisi perekonomian.

Lingkungan ini menentukan alternatif keuangan yang tersedia dan mempengaruhi hasil akhir dari berbagai keputusan yang diambil.

Jadi, sangat penting artinya bagi investor dan manajemen perusahaan untuk memiliki pemahaman yang baik tentang lingkungan tempat mereka beroperasi.

Perusahaan yang menghimpun modal untuk mendanai pengeluaran modalnya dan investor yang menabung untuk mengumpulkan dana yang akan digunakan di masa depan membutuhkan pasar dan institusi keuangan yang berfungsi dengan baik.

Baca juga : 10 Jenis dan Pengertian Lembaga Keuangan yang Mungkin Tak Anda Ketahui

Selama beberapa periode terakhir ini, perubahan teknologi dan membaiknya komunikasi telah meningkatkan transaksi lintas batas negara serta memperluas jangkauan dan efisiensi sistem keuangan global.

Banyak perusahaan menghimpun dana dari seluruh dunia secara rutin untuk membiayai program-programnya.

Seorang pemodal yang berada di Sidoarjo dapat menyimpan dana di bank Eropa atau membeli reksa dana yang menempatkan investasinya pada efek di Dubai, hanya dengan meng-klik mouse.

Pada tingkat yang fundamental, perlu disadari bahwa pasar dan institusi keuangan yang berfungsi dengan baik sangat didasarkan pada kepercayaan.

Seorang investor yang menyimpan uangnya di bank, membeli saham melalui rekening pialang online, atau menghubungi pialangnya untuk membeli reksa dana menempatkan uang dan kepercayaannya di tangan institusi keuangan yang memberinya sarandan layanan transaksi.

Beberapa bank komersial sudah melayani pembukaan rekening dana nasabah (RDN) sebagai sarana bagi individu atau perorangan yang ingin MENABUNG SAHAM, misalnya Bank Mandiri, BNI dan BCA.

Begitu pula ketika perusahaan mendekati bank komersial atau investasi untuk mendapatkan modal, perusahaan tersebut mengandalkan diri pada institusi-institusi seperti ini untuk memberikan dana dengan persyaratan terbaik, dan dengan saran yang baik dan obyektif.

Baca juga : 3 Cara Perpindahan Modal Terungkap

Meskipun perubahan teknologi dan globalisasi memungkinkan dilakukannya berbagai transaksi keuangan, namun ada saja yang masih bisa memanfaatkan celah keamanan untuk kepentingan sendiri.

Contoh yang cukup fenomenal dalam pengungkapan praktik yang tidak sewajarnya adalah saat seorang jaksa umum di Amerika Eliot Spitzer berusaha mengungkapkan sebuah konflik kepentingan yang terjadi di dalam perusahaan perbankan investasi.

Hal itu berhubungan dengan kesepakatan antara perusahaan dengan penjamin yang membantu perusahaan menerbitkan efek baru, dan analisanya yang memberikan rekomendasi kepada investor individual untuk membeli efek tersebut.

Tuduhan yang diajukan adalah untuk menarik bisnis perusahaan yang berencana menerbitkan efek baru.

Bank-bank investasi mengandalkan analis-nya untuk menulis laporan penelitian yang gemilang dan terlalu optimistis tentang perusahaan-perusahaan tersebut.

Meskipun praktik seperti ini dapat membantu menghasilkan komisi penjamin yang besar bagi bank investasi, namun akan mengorbankan kemampuan bank dalam memberikan penelitian yang independen dan objektif yang diandalkan oleh kliennya.

Beberapa tahun kemudian Eliot Spitzer mengalihkan perhatiannya pada industri reksa dana, di mana ia membuka struktur komisi dan praktik perdagangan yang tidak sehat di beberapa reksa dana.

Industri asuransi pun tak lepas dari investigasinya, ia mempertanyakan apakah beberapa pialang asuransi telah mengorbankan kepentingan kliennya agar dapat mengarahkan bisnis ke perusahaan asuransi yang memberikan berbagai potongan harga kepada para pialang.

Meskipun beberapa orang mengkritik Eliot Spitzer karena terlalu berlebihan, namun usaha yang dilakukannya telah mengungkapkan banyak praktik yang tidak wajar.

Upaya-upaya seperti ini bisa diharapkan bisa menciptakan praktik-praktik bisnis yang wajar dan mengarah pada sistem keuangan yang lebih baik.

***

sop akuntansi keuangan powerful