Kebijakan Anggaran Perusahaan yang Akurat Membuat Perusahaan Makin Kuat

Kebijakan Anggaran Perusahaan yang Akurat Membuat Perusahaan Makin Kuat

Kebijakan penyusunan anggaran perusahaan dibuat sebagai upaya untuk mencapai target yang sudah ditentukan.

Manfaat kebijakan anggaran bagi perusahaan adalah memberikan arah dan langkah yang terukur serta sistematis untuk mencapai sasaran perusahaan.

Misalnya cara membuat anggaran biaya perusahaan berkenaan dengan biaya overhead pabrik atau BOP adalah dengan menghitung semua pengeluaran untuk overhead dan waktu pengeluaran.

Adakah perbedaan  budget dan anggaran?

Ada sedikit perbedaan antara budget dan anggaran, sebagai berikut :

Arti budget adalah rencana manajemen, dengan anggapan bahwa penyusun anggaran akan mengambil langkah-langkah positif untuk merealisasi rencana yang telah disusun.

Menurut Ralp Estes, budget adalah rencana keuangan yang menunjukkan estimasi atau rencana pendapatan serta biaya.

Pengertian budget lainnya adalah hasil yang diperoleh setelah menyelesaikan tugas perencanaan.

Sedangkan anggaran adalah rencana tindakan yang dinyatakan dalam satuan uang  untuk satu periode tertentu, lazimnya satu tahun.

Ada juga yang memberikan definisi anggaran sebagai suatu proses sejak dari tahap persiapan yang diperlukan sebelum dimulainya penyusunan rencana, pengumpulan berbagai data dan informasi yang perlu, pembagian tugas, pelaksanaan rencana tersebut sampai pada akhirnya, tahap pengawasan dan evaluasi dari hasil pelaksanaan rencana itu.

Baca : Sudahkah Membuat SOP Workshop Penyusunan Anggaran sebelum Menyusun Budget Bisnis Anda

Namun demikian pengertian dan definisi-definisi tersebut pada hakekatnya  memiliki karakteristik yang mirip, yang paling pokok adalah budget dan anggaran merupakan suatu rencana tertulis mengenai kegiatan-kegiatan yang akan dilakukan oleh suatu perusahaan selama jangka waktu tertentu.

Baca : Contoh SOP Finalisasi Anggaran

 

Ada 6 karakteristik anggaran yaitu :

  1. Dinyatakan dalam satuan keuangan (moneter), walaupun angkanya tida berasal dari satuan keuangan, misalnya unit yang terjual dan jumlah produksi.
  2. Mencakup periode waktu tertentu, misalnya satu tahun.
  3. Isinya mencakup komitmen manajemen, yaitu manajer atau pimpinan bagian setuju menerima tanggungjawab untuk mencapai sasaran yang telah dianggarkan.
  4. Usulan anggaran dinilai dan disetujui oleh orang yang mempunyai wewenang lebih tinggi dari pada yang menyusunnya.
  5. Jika anggaran sudah disahkan, maka anggaran tersebut tidak dapat diubah kecuali dalam hal khusus.
  6. Hasil aktual akan dibandingkan dengan anggaran secara periodik dan penyimpangan-penyimpangan yang akan terjadi dianalisis dan dijelaskan.

Baca : Contoh SOP File Master Anggaran

 

#Manfaat Kebijakan Anggaran Bagi Perusahaan

Manfaat Kebijakan Anggaran Bagi Perusahaan

Minimal ada 5 kegunaan atau manfaat kebijakan anggaran bagi perusahaan, yaitu :

  • Hasil yang diharapkan dari suatu rencana tertentu dapat diproyeksikan sebelum rencana itu dilaksanakan.
    Bila terdapat berbagai alternatif, maka manajemen dapat memilih mana yang paling baik. Jika rencana itu kurang memuaskan, maka dapat dikesampingkan sebelum menimbulkan kerugian.
  • Dalam membuat anggaran diperlukan analisis yang sangat teliti mengenai setiap tindakan yang akan dilakukan.
    Penyelidikan yang demikian akan sangat berguna walaupun seandainya manajemen memutuskan untuk tidak meneruskan rencana semula.
  • Jika bekerja dengan menggunakan anggaran, maka kita menetapkan standar untuk prestasi, dan berdasarkan standar itu kita dapat menilai baik buruknya prestasi yang dihasilkan.
  • Penganggaran memaksa adanya organisasi yang baik, sehingga setiap manajer mengetahui kekuasaan (authority) dan kewajibanya (responsiblity).
  • Dalam menyusun penganggaran mengikutsertakan setiap manajer, supervisor, dan pimpinan regu sehingga diharapkan tumbuh sense of belonging dari mereka.

 

#Jenis-Jenis Anggaran

Jenis-jenis Anggaran

#1. Appropriation Budget

Appropriation budget adalah anggaran yang implementasinya dengan memberikan batasan terhadap pengeluaran-pengeluaran yang dilakukan.

Penentuan batasan ini merupakan jumlah maksimum yang boleh dikeluarkan untuk semua hal tertentu. Misalnya : anggaran dalam pemerintah.

 

#2. Performance Budget

Anggaran yang didasarkan pada fungsi aktivitas dan proyek.

Dasar pengeluaran yang ditujukan pada fungsi dan kegiatan yang harus dilakukan, maka akan memungkinkan dibuatnya penilaian dari biaya-biaya yang dihadapkan pada hasil-hasil yang dicapai, dan kemungkinan lannya adalah kita bisa membuat penilaian prestasi (efisiensi).

Sebaliknya dalam appropriation budget pengawasan hanya terbatas pada apakah pengeluaran tidak melampaui jumlah yang telah di tetapkan. Sedangkan mengenai prestasi memuaskan atau tidak, tak akan menjadi persoalan.

 

#3. Fixed Budget

Fixed budget adalah anggaran yang dibuat untuk satu tingkat kegiatan (one level of activity) selama jangka waktu tertentu. Anggaran ini disebut juga sebagai anggaran statis.

Contoh fixed budget : persentase dari kapasitas, jumlah produk yang dihasilkan selama jangka waktu tertentu, jumlah jam yang dikerjakan selama jangka waktu tertentu.

 

#4. Anggaran Fleksibel

Anggaran fleksibel adalah suatu anggaran yang dibuat dalam rentang aktivitas. Artinya beberapa aktivitas dipecah-pecah dari suatu rentang yang relevan.

Dengan demikian fleksibel budget terdiri dari serangkaian fixed budget dengan masing-masing tingkat yang berlainan.

Baca juga : Sudahkah Mengawal Pelaksanaan Hasil Workhsop Anggaran Melalui SOP Pasca Workshop Penyusunan Anggaran

 

Selain memiliki kegunaan dan manfaat, kebijakan anggaran  juga memiliki keterbatasan (limitations), antara lain :

  • Penyusunan kebijakan anggaran seringkali menggunakan taksiran-taksiran yang tidak selalu tepat.
  • Keadaan yang berubah-ubah bisa menyebabkan perubahan kebijakan anggaran. Misalnya, dalam suatu inflasi terbuka, kebijakan anggaran yang lengkap kurang berguna dan cenderung merepotkan.
    Oleh karena itu saat masa inflasi yang terbuka sedapat mungkin harus ditetapka standar-standar kuantitas, sedangkan standar-standar harga HARUS disesuaikan secara periodik.
  • Pelaksanaan anggaran tidak terjadi dengan otomatis, oleh karena itu manajemen pada semua tingkat harus ikut serta sehingga anggaran perusahaan yang dimaksudkan akan dapat mencapai prestasi yang lebih tinggi.
    Hal itu akan menyebabkan timbulnya persoalan hubungan antar karyawan.
  • Kebijakan anggaran tidak menghilangkan kebutuhan akan judgement dari manajer yang berpengalaman. Kebijakan anggaran adalah untuk membantu dan bukan untuk menggantikan manajemen judgement.

Demikian artikel yang membahas mengenai kebijakan anggaran, karena melalui Kebijakan Anggaran Perusahaan yang Akurat akan Membuat Perusahaan Makin Kuat.

Bagaimana pendapat Anda?

Semoga bermanfaat, terima kasih

***

3 Komentar

  1. MAKASIH PAK ATAS ARTIKEL DAN CONTOHNYA,BANYAK YANG BISA KITA PELAJARI.UNTUK DOWNLOAD APLIKASINYA KOK SUSAH YA PAK.

Komentar ditutup.