Pengertian Piutang Wesel, Perhitungan, Pencatatan & Pelaporan

Apa itu piutang wesel?

Wesel tagih?

Wesel bayar?

Diskonto?

Okay, mari segera kita mulai pembahasannya mulai dari pengertian sampai pelaporan piutang wesel dalam neraca.

 

01. Pengertian Piutang Wesel

piutang wesel adalah

Dibagian awal ini, mari kita pahami beberapa pengertian istilah berikut ini:

Wesel adalah janji tertulis yang tidak bersyarat dari satu pihak kepada pihak lain untuk membayar sejumlah uang tertentu pada tanggal tertentu di masa yang akan datang.

Piutang Wesel atau wesel tagih adalah janji tertulis yang dibuat pelanggan untuk membayar kepada perusahaan sejumlah tertentu dan bunga pada tingkat yang disepakati.

Wesel bayar adalah janji tertulis yang dibuat oleh perusahaan untuk membayar kepada kreditor sejumlah tertentu dan bunga pada tingkat yang telah disepakati.

Wesel tagih gagail bayar adalah wesel tagih yang gagal dibayar oleh pembuatnya pada tanggal jatuh tempo.

Diskonto adalah bunga yang dikurangi dari nilai jatih tempo wesel tagih.

Jadi, sudah terjawab dan jelas istilah-istilah itu ya? Sip!

Oke dilanjut ya…

Perlu diketahui juga bahwa, pihak yang meminta agar wesel dibayarkan disebut penerima pembayaran, sedangkan pihak yang membuat janji pembayaran disebut pembuat wesel.

Wesel ada yang bisa dipindahtangankan dan ada yang tidak.

Jika wesel bisa dipindahtangankan berarti yang membuat wesel akan membayar pada orang atau badan yang memegang wesel tersebut pada saat jatuh tempo (due date).

Wesel yang bisa dipindahtangankan bisa di-diskonto-kan ke bank sebelum jatuh temponya.

Seperti dalam piutang, piutang wesel harus dipisahkan untuk wesel dagang, wesel dari pegawai dan yang lainnya.

Wesel yang sudah jatuh tempo tetapi belum dilunasi harus dicatat terpisah dari wesel yang belum jatuh tempo, yaitu dicatat dalam rekening piutang wesel menunggak.

 

 

02. Pengalihan Piutang Wesel (Pen-diskonto-an Wesel)

contoh wesel

Seperti sudah disinggung pada paragraf di atas, bahwa piutang wesel bisa dipindahtangankan ke bank.

Maksudnya adalah pengalihan piutang wesel atau pen-diskontoan wesel adalah meminjam uang ke bank dengan menggunakan piutang wesel sebagai jaminan.

Bank akan memberikan pinjaman yang besarnya dibawah jumlah piutang wesel saat jatuh tempo serta dikenakan bunga yang diperhitungkan selama jangka waktu diskonto .

Pen-diskonto-an wesel ini biasanya dilakukan dengan syarat jika pembuat wesel tidak melunasi weselnya pada tanggal jatuh tempo.

Maka pihak yang mendiskontokan bertanggungjawab untuk melunasi wesel tersebut.

Kewajiban melunasi wesel bagi pihak yang mendiskontokan merupakan hutang yang belum pasti (contingent liabilities) sehingga harus nampak dalam catatan.

Bunga diskonto wesel dihitung dengan cara sebagai berikut :

menentukan nilai jatuh tempo wesel tagih yang berbunga dan tanpa bunga

Waktu antara tanggal penerbitan sampai tanggal jatuh tempo piutang wesel jangka pendek bisa dinyatakan dalam hari atau bulan.

Bila dinyatakan dalam hari maka tanggal jatuh tempo wesel dinyatakan jumlah hari sesudah tanggal penerbitan.

Demikian juga bila dinyatakan dengan bulan.

 

03. Contoh Perhitungan dan Pencatatan Piutang Wesel

pencatatan piutang wesel

Untuk memudahkan dalam perhitungan bunga dan diskonto, satu tahun diperhitungkan selama 360 hari.

Bunga diskonto dihitung berdasarkan jumlah hari sesungguhnya sejak wesel diterima/didiskontokan sampai tanggal jatuh tempo dihitung.

Perhatikan contoh-contoh berikut ini:

Contoh #01:

Misalnya wesel dengan nominal Rp. 300.000,- jangka waktu 2 bulan, tertanggal 1 Maret 2015 didiskontokan pada tanggal 26 Maret dengan diskonto 10%.

contoh piutang wesel

Apabila wesel di atas jangka waktunya 60 hari maka wesel tersebut akan jatuh tempo pada tanggal 30 April 2015.

contoh piutang usahacontoh piutang dagang

Pada tanggal 30 April sudah berjangka waktu 60 hari, maka wesel tersebut jatuh tempo pada tanggal 30 April 2015.

Apabila wesel jangka waktu 2 bulan tertanggal 17 Februari 2015, maka wesel tersebut akan jatuh tempo pada tanggal 17 April 2015.

Wesel 3 bulan tertanggal 30 Nopember 2015 akan jatuh tempo pada tanggal 28 April 2016.

Rumus perhitungan diskonto di atas berlaku untuk wesel tidak berbunga maupun wesel berbunga.

Yang berbeda hanyalah nilai jatuh tempo.

Wesel tidak berbunga mempunyai nilai jatuh tempo sebesar nilai nominal, sedangkan wesel berbunga nilai jatuh temponya sebesar nominal ditambah bunga.

 

Contoh #02:

1. Piutang wesel tidak berbunga

Jumlah uang yang diterima pada tanggal 26 Maret 2015 adalah :

contoh piutang wesel

Pendiskonto-an wesel di atas oleh pihak yang mendiskonto-kan wesel akan dicatat dengan jurnal akuntansi sebagai berikut :

contoh jurnal penyesuaian wesel tagih

Contoh #03:

2. Piutang Wesel berbunga

Misalnya wesel di atas berbunga sebesar 12% setahun dan didiskontokan dengan diskonto sebesar 10% setahun.

contoh perhitungan piutang wesel diskonto berbungaPendiskontoan wesel berbunga di atas oleh pihak yang mendiskontokan wesel akan dicatat dengan jurnal sebagai berikut :

contoh jurnal penyesuaian wesel tagih

04. Proses Diskonto Piutang Wesel

siklus akuntansi piutang dagang

Rekening piutang wesel dikredit pada waktu pendiskontoan apabila pihak yang mendiskontokan tidak bertanggung jawab atas pelunasan wesel tersebut.

Tetapi apabila pihak yang mendiskontokan wesel bertanggung jawab jika wesel tersebut tidak dilunasi oleh pembuatnya maka yang dikredit adalah rekening piutang wesel didiskontokan.

Rekening piutang wesel didiskontokan menunjukkan utang yang belum pasti (contingent liabilities).

Pihak yang mendiskontokan piutang wesel bertanggung jawab atas pelunasan piutang wesel tersebut.

Jika piutang wesel yang didiskontokan tidak dilunasi oleh pembuatnya pada saat jatuh tempo

Maka pihak yang mendiskontokan wesel harus membayar sebesar nilai nominal wesel ditambah bunga dan biaya penagihan.

Jumlah yang dibayarkan ini dicatat sebagai piutang dari pihak yang membuat wesel. Selanjutnya rekening piutang wesel dari piutang wesel didiskontokan ditutup.

Apabila pembuat wesel melunasi weselnya pada tanggal jatuh tempo maka pihak yang mendiskontokan wesel menutup rekening piutang wesel dan piutang wesel didiskontokan.

Secara sederhana alur penyebab terjadinya piutang wesel dan pen-diskonto-an piutang wesel bisa digambarkan sebagai berikut :

penyebab terjadinya piutang weselKeterangan:

  1. Kesepakatan menerbitkan piutang wesel dibuat antara
    • pembeli (A)
    • penjual (B)
    • Pembeli menyerahkan piutang wesel pada penjual
  2. Untuk memenuhi kebutuhan dana, penjual (B) mendiskontokan piutang wesel ke bank (C).
  3. Pada saat piutang wesel jatuh tempo, bank (C) melakukan penagihan kepada pembuat wesel yaitu pembeli (A).

Bagaimana bila pembuat wesel yaitu pembeli (A) tidak melunasi weselnya atau gagal bayar?

Bila pembuat wesel (pembeli) tidak melunasi weselnya pada tanggal jatuh tempo maka bank akan menagih pada pihak yang mendiskontokan wesel (penjual).

Penjual akan menagih sebesar yang dibayarkannya ke bank pada pembeli.

Penyebab terjadinya piutang wesel dan gagal bayar secara sederhana dapat digambarkan sebagai berikut:

contoh kasus piutangKeterangan:

  1. Terjadi kesepakatan penerbitan piutang wesel antara:
    • pembeli (A)
    • penjual (B)
    • Pembeli (A) menyerahkan wesel pada penjual (B)
  2. Untuk memenuhi kebutuhan dana, penjual (B) mendiskontokan piutang wesel ke bank (C)
  3. Ketika piutang wesel jatuh tempo:
    • bank (C) melakukan penagihan kepada pembuat wesel yaitu pembeli (A).
    • pihak pembeli (A) tidak membayar, maka
    • bank (C) melakukan penagihan kepada penjual (B)
  4. Pihak Penjual (B) melakukan penagihan ke pihak pembeli (A) sebesar uang yang dibayarkannya ke bank

Berikut ini contoh-contoh transaksinya:

contoh transaksi wesel bayar

Pak Agus pada tanggal 01 Maret 2019 memberikan wesel sebesar Rp. 300.000 kepada MyCom Computer Course (MCC) .

Jangka waktu wesel 2 bulan dan tidak berbunga.

Tujuan penerbitan wesel bayar ini adalah untuk memperpanjang hutangnya pada MyCom Computer Course.

Pada tanggal 26 Maret 2019 MyCom Computer Course mendiskontokan wesel tersebut ke bank C dan dipotong diskonto 10% setahun.

Pada saat jatuh tempo yaitu tanggal 1 Mei 2019 wesel dilunasi Pak Agus.

Jurnal pencatatan piutang wesel yang dibuat oleh masing-masing pihak adalah sebagai berikut :

1 Maret 2019 :
Penyerahan wesel dari Pak Agus kepada MyCom Computer Course nominal Rp 300.000, jangka waktu 2 bulan dan tidak berbunga.

pencatatan piutang wesel

26 Maret 2019 :
MyCom Computer Course mendiskontokan wesel kepada bank C, beban diskonto 10% per tahun.

pencatatan piutang wesel

01 Mei 2019 :
Pak Agus melunasi weselnya kepada bank C

pencatatan piutang wesel

Untuk meminimalkan resiko piutang usaha Anda dan memperluas wawasan keuangan Anda, tanpa ribet, mengkaji artikel tips membuat analisa umur piutang mungkin yang Anda butuhkan.

 

 

05. Perlakuan Jenis Piutang Wesel dengan Angsuran

jenis jenis piutang menurut para ahli

Piutang wesel dengan angsuran adalah piutang wesel yang pembayarannya di-cicil selama jangka waktu tertentu.

Setiap penerimaan cicilan terdiri dari bunga dari pokok pinjaman dan pengurangan atas pokok pinjaman.

Penerimaan bunga setiap periode cicilan piutang wesel akan semakin menurun sedangkan cicilan pokok pinjaman makin bertambah.

Piutang wesel dengan angsuran dicatat sebesar nilai nominalnya, dan selanjutnya dibuatkan jurnalnya untuk mencatat cicilan yang sudah dilakukan.

 

 

06. Pelaporan Piutang Wesel dalam Neraca

Bagaimana pelaporan piutang wesel dalam neraca?

Perhatikan Laporan Keuangan Neraca berikut ini:

 

bagaimana pelaporan piutang wesel dalam neraca

Perlu diketahui,  bahwa untuk melaporkan piutang dalam neraca atau laporan posisi keuangan adalah sebesar jumlah yang akan direalisasikan yaitu jumlah yang diharapkan akan DAPAT DITAGIH.

Demikian juga dengan piutang wesel yang diperkirakan akan dapat ditagih dan menjadi kas dalam satu periode disajikan pada Neraca di bagian aktiva lancar.

Urutan penyajian aktiva biasanya didasarkan pada tingkat likuiditasnya.

Urutan likuiditas ini mencerminkan seberapa cepat setiap jenis aktiva lancar bisa dikonversi menjadi kas.

Piutang wesel disajikan pada laporan keuangan (neraca) bersama dengan piutang-piutang lain dan diurutkan sesuai dengan tingkat likuiditasnya.

Perhatikan susunan NERACA di atas:

Piutang wesel disajikan pada urutan pertama dari piutang dengan asumsi piutang wesel tersebut yang paling likuid dibandingkan dengan jenis piutang lain di urutan bawahnya.

Saya yakin sampai di sini makin jelas ya.

Okelah kalau begitu, ini yang dapat saya sampaikan mengenai pengertian piutang wesel.. Semoga bermanfaat.

Jika anda ingin meningkatkan kinerja BISNIS dan omset anda, bila senggang, sejenak baca pembahasannya berikut ini : Accounting Tools & SOP Akuntansi Keuangan.

Terima kasih

manajemen keuangan dan SOP