Contoh Laporan Keuangan Lengkap Perusahaan Dagang, Jasa dan Manufaktur [Update]

Pengertian Laporan Keuangan menurut PSAK Nomor 1 yang telah di-revisi dan disyahkan tanggal 26 Juni 2019  serta berlaku efektif 01 Januari 2021 adalah suatu penyajian terstruktur dari posisi keuangan dan kinerja keuangan suatu entitas. Menurut Standar Akuntansi Keuangan ada 5 jenis laporan keuangan pokok, yaitu:

  1. Laporan Laba Rugi (Income Statement/Statements of Profit or Loss)
  2. Neraca/Laporan Posisi Keuangan (Statements of Financial Position/Balance Sheet)
  3. Laporan Arus Kas (Statements of Cash Flows)
  4. Laporan Perubahan Modal/Laporan Perubahan Ekuitas/laporan ekuitas pemilik
  5. Catatan Atas Laporan Keuangan (CALK)

Jadi, laporan keuangan menggambarkan kondisi perusahaan beserta aktivitas bisnisnya selama periode waktu tertentu, misalnya satu tahun.

Bagaimana cara membuat laporan keuangan? Untuk  jelasnya kami sajikan 13 contoh laporan keuangan perusahaan jasa, dagang, dan manufaktur/industri pengolahan LENGKAP.  Semua contoh laporan dapat di-download, gratis. Anda tinggal klik di akhir artikel ini dan  langsung masuk inbox Anda. Cool & Simple

 

Daftar Pembahasan Materi Laporan Keuangan Adalah?

Berikut ini daftar topik materi financial statements yang dibahas dalam artikel ini:

01. Tujuan, Jenis, Fungsi Laporan Keuangan

A: Tujuan Laporan Keuangan Adalah?

01: Tujuan Umum Laporan Keuangan

Tujuan umum laporan keuangan adalah:

  1. Memberikan informasi keuangan yang dapat dipercaya
  2. Memberikan informasi keuangan untuk membantu para pemakai laporan keuangan dalam meng-estimasikan potensi perusahaan dalam menghasilkan keuntungan.
  3. Mengungkapkan keterkaitan informasi lain dengan laporan keuangan, seperti kebijaksanaan akuntansi yang digunakan perusahaan, aktivitas pembelanjaan dan penanaman.

Jadi, secara ringkas tujuan laporan keuangan adalah memberikan informasi tentang aktivitas perusahaan selama periode pembukuan. untuk:

***

Dari Laporan Keuangan perusahaan, kita dapat mengetahui berbagai informasi penting antara lain: kondisi kas perusahaan, jumlah hutang piutang, persediaan, aset perusahaan, penjualan, biaya-biaya, dan aliran kas (cashflow).

“Bagi investor, berguna sebagai dasar pertimbangan dalam membuat keputusan untuk investasi, pemberian kredit dan keputusan lainnya”

Dengan membaca laporan keuangan dan melakukan analisis laporan keuangan, investor bisa menaksir jumlah, waktu, dan ketidakpastian dari penerimaan uang di masa depan.

Penerimaan kas yang berasal dari dividen atau bunga dan penerimaan yang berasal dari penjualan, pelunasan, atau jatuh temponya surat-surat berharga atau pinjaman-pinjaman.

Dari laporan keuangan juga dapat menunjukkan sumber-sumber ekonomi dari suatu perusahaan.

Klaim atas sumber-sumber tersebut (kewajiban perusahaan untuk mentransfer sumber-sumber ke perusahaan lain dan ke pemilik perusahaan). Kemudian pengaruh dari transaksi-transaksi, kejadian-kejadian dan keadaan-keadaan yang mempengaruhi sumber-sumber dan klaim atas sumber-sumber tersebut.

 

02: Tujuan Kualitatif Laporan Keuangan

Tujuan kualitatif laporan keuangan adalah dihasilkannya sebuah laporan yang berkualitas dengan memenuhi standar kualitas berikut ini:

1: Relevan

Relevan artinya adalah kemampuan informasi yang tersaji dalam financial statements untuk membantu user dalam membedakan beberapa alternatif keputusan sehingga user dapat dengan mudah menentukan pilihan.

2: Dapat dimengerti

Laporan itu bisa dimengerti artinya informasi yang disajikan dalam financial statements bisa dicerna maknanya oleh user.

3: Daya uji

Pengertian daya uji adalah kemampuan informasi untuk memberi keyakinan yang tinggi kepada para user karena tersedianya sarana untuk menguji ketepatan dan validitas informasi dalam financial statements.

4: Netral

Definisi netral adalah ketidakberpihakan pada kelompok tertentu dalam perlakuan akuntansi. Netral bukan berarti tanpa tujuan dan bukan berarti informasi yang disajikan tidak mempengaruhi perilaku.

5: Tepat waktu

Arti tepat waktu adalah tersedianya informasi bagi pembuat keputusan pada saat dibutuhkan sebelum informasi tersebut kehilangan power-nya untuk menjadi pertimbangan dalam pengambilan keputusan.

6: Daya banding

Memiliki daya banding adalah unsur tambahan yang menjadikan informasi dalam financial statements bermanfaat.

Daya banding adalah kemampuan informasi untuk membantu para user mengidentifikasi persamaan dan perbedaan antara dua perangkat fenomena ekonomi. Misalnya komponen laporan yang menggambarkan dua entitas perusahaan.

7: Lengkap

Informasi-informasi yang disampaikan dalam financial statements adalah lengkap mencakup semua aktivitas perusahaan, sehingga para pengambil keputusan bisa menjadikannya sebagai pedoman dalam proses pengambilan keputusan.

 

B: Jenis Laporan Keuangan Adalah?

Di awal artikel, secara singkat sudah disebutkan jenis laporan keuangan menurut PSAK terdiri dari:

  1. Laporan Posisi Keuangan (Neraca) pada akhir periode
  2. Laporan Laba Rugi Komprehensif selama periode
  3. Laporan Perubahan ekuitas selama periode
  4. Laporan Arus Kas selama periode
  5. Catatan atas Laporan Keuangan

Laporan posisi keuangan pada awal periode komparatif yang disajikan saat perusahaan menerapkan suatu kebijakan akuntansi secara retrospektif.

Atau membuat penyajian kembali pos-pos laporan keuangan, atau ketika perusahaan mereklasifikasi pos-pos dalam laporan keuangannya.

 

C: Contoh Fungsi Laporan Keuangan Adalah?

Laporan keuangan bagi usaha mempunyai fungsi antara lain:

1: Mengetahui keadaan jalannya usaha

Dari laporan keuangan kita bisa mengetahui keadaan jalannya usaha, apakah berjalan sesuai dengan baik atau berjalan menyimpang. Bila usaha sudah berjalan di track yang benar, maka yang perlu dipikirkan selanjutnya adalah tentang kecepatan. Bagaimana agar perjalanan itu cepat dan aman?

Namun, jika jalannya perusahaan melenceng atau bahkan menyimpang, maka pengelola atau manajemen perusahaan harus segera mengembalikannya ke jalan yang benar.

 

2: Melakukan evaluasi keadaan usaha

Dengan membaca dan menganalisis laporan keuangan kita akan mengetahui keadaan usaha serat melakukan evaluasi apa yang menyebabkan terjadinya kondisi tersebut.

Misalnya laporan laba rugi perusahaan menunjukkan keadaan minus (-) atau rugi, maka dengan melakukan evaluasi serta analisis menggunakan rasio-rasio keuangan kita akan mengetahui apa yang menyebabkan kerugian itu, selanjutnya mencari solusi dan eksekusinya di lapangan.

 

3: Bentuk laporan pertanggungjawaban pengelola usaha

Laporan keuangan adalah bentuk pertanggungjawaban pengelola usaha atau manajemen perusahaan kepada pemilik saham, kreditur, investor dan calon investor. Dari laporan keuangan yang disampaikan kepada mereka akan menjadi acuan dalam proses pengambilan keputusan penting menyangkut perusahaan.

***

Dan, dari 12+ contoh laporan keuangan ini juga kita bisa mengenal, belajar dan memahami penyajian laporan keuangan dari tiga jenis usaha.

12+ contoh laporan keuangan ini kami kumpulkan dari 12+ perusahaan publik, yakni perusahaan yang tercatat di Bursa Efek Indonesia atau sering disebut sebagai perusahaan terbuka (Tbk).

Jadi jangan khawatir tidak sesuai standar, karena 13 contoh laporan keuangan ini sudah memenuhi ketentuan Standar Akuntansi Keuangan (SAK) yang berlaku di Indonesia.

Sedangkan pembahasan mengenai bagaimana cara membuat Laporan Keuangan, silahkan baca di materi: Cara Membuat Laporan Keuangan Sederhana Usaha Kecil (UKM/IMKM) Step by Step [Studi Kasus]

Sederhana, cool, dan mudah dipraktekkan!

 

02. Cara Membuat Laporan Keuangan Adalah?

A: Data-data untuk Membuat Laporan Keuangan Adalah?

Beberapa data yang perlu disiapkan untuk membuat laporan keuangan sederhana maupun kompleks, antara lain:

1: Menyusun pencatatan data pengeluaran perusahaan

Semua data transaksi menyangkut pengeluaran perusahaan harus dicatat, baik yang nilainya kecil maupun besar. Misalnya pembelian mesin produksi dan pembelian satu pcs spidol untuk keperluan meeting.

 

2: Menyusun pencatatan data penerimaan perusahaan

Ini adalah kebalikan dari poin #1, yaitu penerimaan yang diperoleh perusahaan dalam periode akuntansi. Misalnya penerimaan dari penjualan produk senilai 1 miliar ataupun penerimaan bunga rekening bank perusahaan.

 

3: Mempersiapkan data persediaan

Data persediaan disajikan di laporan neraca (balance sheet) bagian aset bersama kas, piutang, dan jenis aktiva lainnya. Oleh karena itu pengelolaan persediaan harus dilakukan dengan baik, antara lain memilih metode yang tepat untuk menghitung dan mencatat persediaan.

 

4: Menyusun data aset perusahaan

Perusahaan memiliki kekayaan berupa aset lancar (current asset) dan aset tetap (fixed asset) yang harus disajikan dalam laporan posisi keuangan pada sisi aktiva. Data apa saja yang perlu dipersiapkan untuk membuat balance sheet atau statements of financial position?

  • Nilai aset
  • Nilai penyusutan/depresiasi aset
  • Akumulasi penyusutan aset

 

5: Mempersiapkan data utang perusahaan

Utang adalah kewajiban perusahaan yang harus diselesaikan ketika jatuh tempo. Ada 2 (dua) jenis utang, yaitu: 1) utang lancar dan 2) utang jangka panjang. Data-data utang perusahaan disampaikan pada balance sheet sisi liabilitas.

 

6: Mempersiapkan data piutang perusahaan

Selain data utang, data piutang perusahaan juga harus dikelola dengan baik agar tidak mengganggu operasi perusahaan. Nilai piutang yang besar akan mengganggu aktivitas perusahaan karena kas menurun sehingga kesulitan membayar biaya dan bebab. Piutang usaha akan disajikan dalam neraca sisi aktiva.

 

B: Laporan Laba Rugi Adalah?

Income Statement atau laporan laba rugi adalah jenis laporan keuangan yang menyajikan pendapatan dan cost/biaya. Selsisih antara keduanya merupakan laba atau rugi perusahaan dalam suatu periode akuntansi.

Perusahaan mendapatkan laba jika nilai selisih antara pendapatan dan cost adalah positif (+), sebaliknya jika nilai selisih tersebut negatif berarti perusahaan mengalami kerugian.

 

C: Neraca atau Laporan Posisi Keuangan Adalah?

Balance sheet atau neraca atau laporan posisi keuangan adalah jenis laporan keuangan yang menyajikan nilai aset, liabilitas dan ekuitas perusahaan. Dalam menyajikan laporan ini jumlah aset harus sama dengan jumlah liabilitas ditambah ekuitas.

 

D: Laporan Cash Flow Adalah?

Statements of cash flows adalah jenis laporan keuangan perusahaan yang menyajikan aliran kas perusahaan dari:

  1. Aktivitas operasi, seperti penerimaan kas dari penjualan dan pengeluaran kas untuk membayar biaya dan beban.
  2. Cash flow dari aktivitas investasi, seperti investasi perusahaan dalam obligasi dan surat berharga lainnya.
  3. Aliran kas dari aktivitas pendanaan, seperti kas dari utang bank.

 

E: Laporan Perubahan Ekuitas Adalah?

Pengertian laporan perubahan modal (statements of changes in equity) adalah jenis laporan keuangan yang menunjukkan perubahan ekuitas dari awal periode hingga akhir periode akuntansi.

 

F: Catatan Atas Laporan Keuangan Adalah?

Definisi catatan atas laporan keuangan adalah jenis laporan yang menyajikan informasi dasar tentang penyusunan statements of financial dan kebijakn akuntansi yang digunakan, sepeti pengukuran dan asumsi.

Selain itu laporan ini juga menyajikan informasi yang tidak disajikan dibagian lain dalam laporan keuangan, tapi informasi tersebut relevan untuk memahami laporan keuangan .

Back To Top

03. Contoh Laporan Keuangan Perusahaan Dagang

Pada kesempatan ini, kami menyajikan 5 (lima) contoh laporan keuangan perusahaan dagang dengan berbagai jenis produk, mulai dari alat berat sampai produk keperluan sehari-hari.

Lima contoh laporan keuangan perusahaan tbk dengan jenis usaha perdagangan itu adalah sebagai berikut:

Back To Top

1. PT United Tractors Tbk

Contoh Laporan keuangan perusahaan dagang yang pertama, kami sajikan dari PT United Tractors Tbk. Perusahaan ini  berdiri pada tanggal 13 Oktober 1972 dengan nama PT Inter Astra Motor Works.

Jenis usaha PT United Tractors Tbk adalah penjualan dan penyewaan alat berat serta pelayanan purna jual.

Perhatikan Laporan Keuangan PT United Tractors Tbk tahun 2017 berikut ini:

a. Laporan Posisi Keuangan (Neraca)

Contoh Laporan Neraca Perusahaan Dagang – 1

 

Contoh Laporan Neraca Perusahaan Dagang – 2

 

Contoh Laporan Neraca Perusahaan Dagang – 3

 

Contoh Laporan Neraca Perusahaan Dagang – 4

 

Contoh Laporan Neraca Perusahaan Dagang – 5

Format dan elemen yang menyusun neraca keuangan terdiri dari akun-akun:

  • Aset, yang termasuk aset antara lain: kas dan setara kas, persediaan, piutang, pajak dan biaya dibayar di muka, properti, goodwill.
  • Liabilitas, antara lain: utang usaha, utang non-usaha, provisi, pendapatan tangguhan.
  • Ekuitas, antara lain: modal saham dan saldo laba.

Format pelaporan neraca mengikuti persamaan dasar akuntansi, yaitu:

Aset = Liabilitas + Ekuitas

Jadi jumlah aset harus sama dengan jumlah liabilitas dan ekuitas.

Apakah harus seperti itu?

Coba cek neraca di atas…

Atau saya bantu untuk menghitungnya ya…

Perhatikan Laporan Posisi Keuangan / neraca di atas, kita memperoleh informasi sebagai berikut:

Aset:
Aset lancar = 51,202,200
Aset tidak lancar = 31,059,893
Jumlah aset = 51,202,200 + 31,059,893 = 82,262,093

Liabilitas:
Liabilitas jangka pendek = 28,376,562
Liabilitas jangka panjang = 6,347,606
Jumlah liabilitas = 28,376,562 + 6,347,606 = 34,724,168

Ekuitas:
Ekuitas yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk = 45,362,460
Kepentingan nonpengendali = 2,175,465
Jumlah ekuitas = 45,362,460 + 2,175,465 = 47,537,925

jumlah liabilitas dan ekuitas = = 34,724,168 + 47,537,92582,262,093

Jumlah aset sama dengan jumlah liabilitas ditambah aset, yaitu  Rp 82.262.093

Sama kan?

Jika sempat, coba cek juga contoh neraca yang lain.

b. Laporan Laba Rugi

Contoh Laporan Laba Perusahaan Dagang – 1

 

Contoh Laporan Laba Perusahaan Dagang – 2

Sekarang kita bahas contoh laporan laba rugi…

Format dan akun-akun dalam laporan laba rugi adalah:

  • Pendapatan/penerimaan/penjualan, bisa dari penjualan barang, jasa, atau produksi
  • Biaya-biaya, seperti biaya administrasi dan umum, biaya penjualan, biaya overhead pabrik (BOP)

Cara menghitung laba atau rugi, dasarnya adalah:

Laba/Rugi = Pendapatan – Biaya

Laba akan diperoleh jika perhitungan dengan menggunakan persamaan matematika di atas menghasilkan nilai POSITIF.

Sebaliknya, jika hasil perhitungan adalah NEGATIF, maka berarti rugi.

Sekarang coba cek contoh laporan laba rugi perusahaan dagang di atas..

Secara singkat informasi penting dari laporan laba rugi di atas adalah:

Pendapatan bersih = 64,559,204

Laba tahun berjalan = 7,673,32

(Beban)/penghasilan komprehensif lain tahun berjalan, setelah pajak =  (373,688)

Jumlah laba komprehensif tahun berjalan = 7,299,634

c. Laporan Perubahan Ekuitas

Contoh Laporan Ekuitas Pemilik Perusahaan Dagang – 1

 

Contoh Laporan Ekuitas Pemilik Perusahaan Dagang – 2

 

Contoh Laporan Ekuitas Pemilik Perusahaan Dagang – 3

 

Contoh Laporan Ekuitas Pemilik Perusahaan Dagang – 4

d. Laporan Arus Kas

Contoh Laporan Arus Kas Perusahaan Dagang – 1

 

Contoh Laporan Arus Kas Perusahaan Dagang – 2

 

Contoh Laporan Arus Kas Perusahaan Dagang – 3

Keterangan:

Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi = 11,951,265

Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi = (10,951,214)

Arus kas bersih yang diperoleh dari/(digunakan untuk) aktivitas pendanaan = 300,175

Kas dan setara kas pada akhir tahun = 20,831,489

Laporan Keuangan Lengkap PT United Tractors Tbk dapat di download di link berikut:

>> Download Laporan Keuangan PT United Tractors Tbk 

Back To Top

2. PT Hexindo Adiperkasa Tbk

Contoh Laporan Keuangan Perusahaan dagang berikutnya adalah  Laporan Keuangan PT Hexindo Adiperkasa Tbk.

Sebuah perusahaan yang bergerak pada bidang usaha perdagangan dan penyewaan alat berat serta pelayanan purna jual.

Perusahaan ini didirikan tanggal 28 November 1988, dan memulai aktivitas komersialnya pada bulan Januari 1989.

Dan berikut ini Laporan Keuangan PT Hexindo Adiperkasa Tbk:

a. Laporan Posisi Keuangan / Neraca

contoh laporan keuangan neraca PT Hexindo

 

contoh neraca keuangan PT Hexindo

 

Laporan Neraca – PT Hexindo (lanjutan)

Perhatikan data-data penting yang dapat kita ketahui dari Laporan Posisi Keuangan / Neraca di atas sebagai berikut:

Aset:

Jumlah Aset Lancar = 212.450.226
Jumlah Aset Tidak Lancar = 46.289.231
Total aset =  212.450.226 + 46.289.231 = 258.739.457

Liabilitas:

Jumlah Liabilitas Jangka Pendek = 104.276.650
Jumlah LiabilitasJangkaPanjang = 11.322.705
Total Liabilitas =  104.276.650 + 11.322.705 = 31 115.599.355

Ekuitas:

Total Ekuitas = 143.140.102

Total Liabilitas dan Ekuitas =  31 115.599.355 + 143.140.102 = 258.739.457

 

b. Laporan Laba Rugi

Laporan Laba Rugi – PT Hexindo

Penjelasan laporan laba rugi di atas:

Penghasilan neto = 239.723.805

Laba Usaha = 20.312.038

Laba Sebelum Pajak Penghasilan = 20.373.773

Laba Tahun Berjalan = 15.289.261

Total Laba Komprehensif Tahun Berjalan = 15.289.261

Laba per Saham = 0,02

 

c. Laporan Perubahan Ekuitas

Laporan Perubahan Ekuitas – PT Hexindo (Bagian 1)

 

Laporan Perubahan Ekuitas – PT Hexindo (Bagian 2)

 

d. Laporan Arus Kas

Laporan Arus Kas – PT Hexindo.(Bagian 1)

 

Laporan Arus Kas – PT Hexindo.(Bagian 2)

Penjelasan singkat:

Kas Neto yang Diperoleh dari Aktivitas Operasi = 41.503.333

Kas Neto yang Digunakan untuk Aktivitas Investasi = (309.527)

Kas Neto yang Digunakan untuk Aktivitas Pendanaan = (14.691.004)

Kas dan Bank Akhir Tahun = 44.533.138

Dan bila anda ingin memperoleh Laporan Keuangan yang lengkap dari PT Hexindo Adiperkasa Tbk, silahkan klik link berikut dan otomatis akan tersimpan ke komputer/laptop/smartphone anda:

>> Download Laporan Keuangan PT Hexindo Adiperkasa Tbk

Back To Top

3. PT Catur Sentosa Adiprana Tbk

Contoh laporan keuangan perusahaan dagang selanjutnya adalah laporan keuangan PT Catur Sentosa Adiprana Tbk.

Sebuah perusahaan yang di-dirikan tanggal 31 Desember 1983, dan pada tahun yang sama melakukan aktivitas secara komersial.

Perusahaan ini bergerak di bidang perdagangan barang hasil produksi, terutama bahan bangunan dan barang-barang konsumsi.

Dan berikut Laporan Keuangan PT Catur Sentosa Adiprana Tbk

a. Laporan Posisi Keuangan / Neraca

Laporan Neraca – PT CSA (Bagian 1)

 

Laporan Neraca – PT CSA (Bagian 2)

 

Laporan Neraca – PT CSA (Bagian 3)

Dari Laporan Posisi Keuangan/Neraca di atas, dapat diringkas sebagai berikut:

Aset:

Jumlah aset lancar = 3.662.499.520
Jumlah aset tidak lancar = 1.475.759.765
Total aset : 3.662.499.520 + 1.475.759.765 = 5.138.259.285

Liabilitas:

Jumlah Liabilitas jangka pendek = 3.159.792.330
Jumlah total Liabilitas jangka panjang = 453.189.976
Total Liabilitas:  3.159.792.330 + 453.189.976 = 3.612.982.306

Ekuitas:
Jumlah Ekuitas = 1.525.276.979

Total Liabilitas dan Ekuitas:  3.612.982.306 + 1.525.276.979 = 5.138.259.285

 

b. Laporan Laba Rugi

Laporan Laba Rugi – PT CSA (bagian 1)

 

Laporan Laba Rugi – PT CSA (bagian 2)

 

Laporan Laba Rugi – PT CSA (bagian 3)

Keterangan:

1: Total Penjualan =  9.639.478.866

2: Laba Usaha = 223.666.628

3: Laba sebelum pajak penghasilan = 115.130.429

4: Laba tahun berjalan =  89.022.191

 

c. Laporan Perubahan Ekuitas Pemilik

Laporan Perubahan Ekuitas – PT CSA (bagian 1)

 

Laporan Perubahan Ekuitas – PT CSA (bagian 2)

d. Laporan Arus Kas (Statement of Cash Flow)

Laporan Arus Kas – PT CSA (bagian 1)

 

Laporan Arus Kas – PT CSA (bagian 2)

Keterangan:

Kas neto yang diperoleh dari aktivitas operasi = 59.811.075

Kas neto yang digunakan untuk aktivitas investasi = (472.005.847)

Kas neto yang diperoleh dari aktivitas pendanaan = 430.747.322

Kas dan setara kas akhir tahun =  90.495.048

Laporan Keuangan Lengkap dapat diperoleh di link berikut:

>> Download Laporan Keuangan PT Catur Sentosa Adiprana Tbk

Back To Top

4. PT Hero Supermarket Tbk

Laporan keuangan PT Hero Supermarket Tbk menjadi contoh laporan keuangan perusahaan dagang selanjutnya.

Perusahaan ini didirikan tanggal 5 Oktober 1971, dan pada bulan Agustus 1972 perusahaan memulai aktivitas komersial.

Aktivitas bisnis PT Hero Supermarket Tbk di bidang supermarket, hipermarket, dan bentuk usaha retail khusus lainnya, seperti apotek, toko obat, kesehatan dan kecantikan, perabot rumah tangga.

Berikut ini Laporan Keuangan PT Hero Supermarket Tbk:

a. Laporan Posisi Keuangan/Neraca

Neraca – PT Hero (Bagian 1)

 

Neraca – PT Hero (Bagian 2)

 

Neraca – PT Hero (Bagian 3)

Ringkasan laporan di atas adalah sebagai berikut:

Aset:

Jumlah aset lancar = 2,544,725
Jumlah aset tidak lancar = 4,818,419
Jumlah aset:  2,544,725 +  4,818,419 = 7,363,144

Liabilitas:

Jumlah liabilitas jangka pendek = 2,001,461
Jumlah liabilitas jangka panjang = 162,940
Jumlah liabilitas:  2,001,461 + 162,940 = 2,164,401

Ekuitas:

Jumlah ekuitas = 5,198,743

Jumlah liabilitas dan ekuitas :  2,164,401 + 5,198,743 = 7,363,144

 

b. Laporan Laba Rugi

Laporan Laba Rugi – PT Hero (Bagian1)

 

Laporan Laba Rugi – PT Hero (Bagian2)

Keterangan:

Pendapatan bersih = 13,033,638

(Rugi)/laba tahun berjalan = (191,406)

Jumlah (kerugian)/penghasil komprehensif tahun berjalan = (259,040)

 

c. Laporan Perubahan Ekuitas

Laporan Perubahan Ekuitas – PT Hero (Bagian 1)

 

Laporan Perubahan Ekuitas – PT Hero (Bagian 2)

d. Laporan Cash Flow

Laporan Arus Kas – PT Hero (Bagian 1)

 

Laporan Arus Kas – PT Hero (bagian 2)

Keterangan:

Kas bersih diperoleh dari aktivitas operasi = 542,268

Kas bersih digunakan untuk aktivitas investasi = (499,080)

Kas dan setara kas pada akhir tahun = 226,399

Laporan Keuangan selengkapnya dapat diperoleh berikut ini:

>> Download Laporan Keuangan PT Hero Supermarket Tbk

Back To Top

5. PT Akbar Indo Makmur Stimec Tbk

Contoh laporan keuangan perusahaan dagang yang kelima adalah laporan keuangan PT Akbar Indo Makmur Stimec Tbk.

Perseroan ini berdiri pada tanggal 7 Mei 1997, dan memulai operasi secara komersial tahun 1998.

Ruang lingkup aktivitas bisnis perusahaan bergerak dalam bidang perdagangan batu bara.

Berikut ini Laporan Keuangan PT AIMS periode tahun 2017:

a. Laporan Neraca (Laporan Posisi Keuangan)

Laporan Neraca – PT AIMS

Keterangan:

Aset:

Jumlah Aset Lancar = 15.100.638.538
Jumlah Aset Tidak Lancar = 0
Jumlah aset:  15.100.638.538 + 0 = 15.100.638.53

Liabilitas:

Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 127.732.121
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang
Jumlah Liabilitas 127.732.121

Ekuitas:

Jumlah Ekuitas 14.972.906.417

Jumlah liabilitas dan ekuitas: 127.732.121 + 14.972.906.417 =  15.100.638.538

 

b. Laporan Laba Rugi Perusahaan Dagang

Laporan Laba Rugi – PT AIMS

Keterangan:

Pendapatan  = 2.617.767.650

Rugi Tahun Berjalan = (1.613.818.119)

Rugi Komprehensif lain tahun berjalan = (1.639.834.869)

 

c. Laporan Perubahan Ekuitas

Laporan Perubahan Ekuitas – PT AIMS

 

d. Laporan Arus Kas / Statement of Cashflow Perusahaan Dagang

Laporan Arus Kas – PT AIMS

Keterangan:

Kas bersih diperoleh dari (digunakan untuk) Aktivitas Operasi = (11.666.507.586)

Arus kas dari aktivitas investasi dan pendanaan tidak ada.

Kas dan Bank Akhir Tahun = 43.138.538

Untuk memperoleh laporan keuangan lengkapnya, anda bisa mengunduhnya di bawah ini:

>> Download Laporan Keuangan PT AIMS Tbk

Back To Top

04.Contoh Laporan Keuangan Perusahaan Jasa

Ada tiga contoh laporan keuangan perusahaan jasa yang kami sajikan kali ini, yaitu:

Back To Top

1. PT Petrosea Tbk

Contoh laporan keuangan perusahaan jasa yang pertama adalah laporan keuangan PT Petrosea Tbk.

Perusahaan ini didirikan tanggal 21 Pebruari 1972 dan memulai aktivitas komersialnya di tahun tersebut.

Ruang lingkup kegiatan bisnisnya meliputi multi disiplin rekayasa, jasa konstruksi,  jasa pertambangan, penyediaan perbekalan (logistik) dan peralatan untuk mendukung kegiatan/operasi industri minyak, gas bumi, sektor pertambangan dan pengembangan infrastruktur.

Berikut Laporan Keuangan PT Petrosea Tbk:

a. Laporan Posisi Keuangan / Neraca Perusahaan Jasa

Neraca keuangan – PT Petrosea (bagian 1)

 

Neraca keuangan – PT Petrosea (bagian 2)

 

Neraca keuangan – PT Petrosea (bagian 3)

 

Neraca keuangan – PT Petrosea (bagian 4)

Dari Laporan Posisi Keuangan / neraca PT Petrosea Tbk di atas, kita dapat melihat data-data berikut:

Aset:

Jumlah Aset Lancar = 161.084
Jumlah Aset Tidak Lancar = 275.760
Jumlah aset:  161.084 + 275.760 = 436.844

Liabilitas:

Jumlah Liabilitas Jangka Pendek = 97.387
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang = 160.922
Jumlah Liabilitas:  97.387 + 160.922 = 258.309

Jumlah Ekuitas = 178.535

Jumlah liabilitas dan ekuitas:  258.309 + 178.535 = 436.844

 

b. Laporan Laba Rugi Perusahaan Jasa

Laporan Laba Rugi – PT Petrosea (bagian 1)

 

Laporan Laba Rugi – PT Petrosea (bagian 2)

 

Laporan Laba Rugi – PT Petrosea (bagian 3)

Keterangan:

Pendapatan = 259.868

Laba (Rugi) Bersih Tahun Berjalan = 8.311

Jumlah Laba (Rugi) Komprehensif Tahun Berjalan = 7.335

 

c. Laporan Arus Kas Perusahaan Jasa

Laporan Arus Kas – PT Petrosea (bagian 1)

 

Laporan Arus Kas – PT Petrosea (bagian 2)

Keterangan:

Kas Bersih Diperoleh dari Aktivitas Operasi = 52.203

Kas Bersih Digunakan untuk Aktivitas Investasi = (49.299)

Kas Bersih Digunakan untuk Aktivitas Pendanaan = (11.842)

KAS DAN SETARA KAS AKHIR TAHUN = 57.487

Laporan Keuangan lengkap dapat diperoleh dengan mengunduh melalui link berikut:

>> Download Laporan Keuangan PT Petrosea Tbk

Back To Top

2. PT Delta Dunia Makmur Tbk

Contoh laporan keuangan perusahaan jasa yang kedua adalah laporan keuangan tahun 2017 PT Delta Dunia Makmur Tbk.

Perseroan ini didirikan pada tanggal 26 November 1990, dan memulai aktivitas bisnisnya pada tahun 1992.

Ruang lingkup bisnis PT Delta Dunia Makmur Tbk adalah jasa, pertambangan, perdagangan dan pembangunan.

Berikut ini laporan keuangan PT Delta Dunia Makmur Tbk:

a. Laporan Posisi Keuangan / Neraca

Neraca keuangan – PT Delta DM (bagian 1)

 

Neraca keuangan – PT Delta DM (bagian 2)

 

Neraca keuangan – PT Delta DM (bagian 3)

 

Neraca keuangan – PT Delta DM (bagian 4)

Keterangan:

Aset:

Jumlah aset lancar = 352.913.341
Jumlah aset tidak lancar = 592.668.071
Total aset : 352.913.341 + 592.668.071 = 945.581.412

Liabillitas:

Total liabilitas jangka pendek = 218.393.751
Total liabilitas jangka panjang = 550.019.685
Total Liabilitas:  218.393.751 + 550.019.685 = 768.413.436

Total ekuitas = 177.167.976

Total liabilitas + ekuitas: 768.413.436 + 177.167.976 = 945.581.412

 

b. Laporan Laba Rugi

Laporan Laba Rugi – PT Delta DM (bagian 1)

 

Laporan Laba Rugi – PT Delta DM (bagian 2)

 

Laporan Laba Rugi – PT Delta DM (bagian 3)

Keterangan:

Pendapatan neto  = 764.608.154

Laba tahun berjalan = 46.747.301

Penghasilan komprehensif tahun berjalan = 42.792.723

 

c. Laporan Arus Kas

Laporan Arus Kas – PT Delta DM (bagian 1)

 

Laporan Arus Kas – PT Delta DM (bagian 2)

 

Laporan Arus Kas – PT Delta DM (bagian 3)

Keterangan:

Kas neto diperoleh dari aktivitas operasi = 162.259.790

Kas neto diperoleh dari aktivitas investasi = (62.922.338)

Kas neto diperoleh dari aktivitas pendanaan = (98.687.573)

Kas dan setara kas akhir tahun = 67.502.601

Selengkapnya dapat diunduh di:

>> Download Laporan Keuangan PT Delta Dunia Makmur Tbk

Back To Top

3. PT Bayan Resources Tbk

Contoh laporan keuangan perusahaan yang ketiga adalah laporan keuangan PT Bayan Resources Tbk.

Perusahaan ini didirikan pada tanggal 7 Oktober 2004, dan aktivitas komersialnya dimulai pada Januari 2005. Aktivitas utama perusahaan adalah perdagangan dan jasa.

Dan berikut ini Laporan Keuangan PT Bayan Resources Tbk:

a. Laporan Neraca

Neraca keuangan – Bayan (bagian 1)

 

Neraca keuangan – Bayan (bagian 2)

 

Neraca keuangan – Bayan (bagian 3)

 

Neraca keuangan – Bayan (bagian 4)

Keterangan:

Aset:

Jumlah aset lancar = 309,947,294

Jumlah aset tidak lancar = 578,865,846

Total aset :  309,947,294 + 578,865,846 = 888,813,140

Liabilitas:

Jumlah liabilitas jangka pendek = 302,639,425

Jumlah liabiltas jangka panjang = 70,569,896

Jumlah liabiltas =  302,639,425 + 70,569,896 = 373,209,32

Jumlah ekuitas = 515,603,819

Jumlah liabiltas dan ekuitas:  373,209,32 + 515,603,819 = 888,813,140

 

b. Laporan Laba Rugi

Laporan Laba Rugi – PT Bayan (bagian 1)

 

Laporan Laba Rugi – PT Bayan (bagian 2)

Keterangan:

Pendapatan = 22 1,067,376,037

Laba tahun berjalan = 338,017,199

Jumlah penghasilan komprehensif = 339,582,545

c. Laporan Arus Kas

Laporan arus kas – PT Bayan (bagian 1)

 

Laporan arus kas – PT Bayan (bagian 2)

Keterangan:

Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi = 431,942,648

Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi = (35,806,555)

Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas pendanaan = (397,141,561)

Laporan Keuangan lengkap dapat di download di link berikut:

>> Download Laporan Keuangan PT Bayan Resources Tbk 

Back To Top

05. Contoh Laporan Keuangan Perusahaan Manufaktur / Industri

Ada lima contoh laporan keuangan perusahaan manufaktur yang disajikan, antara manufaktur kosmetik, minuman, dan industri percetakan.

Berikut ini 5 contoh laporan keuangan perusahaan manufaktur:

Back To Top

1. PT Martina Berto Tbk

Contoh laporan keuangan perusahaan manufaktur yang pertama adalah laporan keuangan PT Martina Berto Tbk.

Perseroan ini didirikan pada tanggal 1 Juni 1977, dan mulai melakukan produksi secara komersial sejak bulan Desember 1981.

Ruang lingkup utama kegiatan perusahaan meliputi bidang manufaktur dan perdagangan jamu tradisional dan barang-barang kosmetika.

Perhatikan Laporan Keuangan PT Martina Berto Tbk berikut:

a. Laporan Posisi Keuangan/Neraca Perusahaan Manufaktur

Neraca keuangan – PT Martha Berto (bagian 1)

 

Neraca keuangan – PT Martha Berto (bagian 2)

 

Neraca keuangan – PT Martha Berto (bagian 3)

 

Neraca keuangan – PT Martha Berto (bagian 4)

 

Neraca keuangan – PT Martha Berto (bagian 5)

 

Ringkasan informasi dari gambar di atas antara lain:

Aset:

Total Aset Lancar = 520.384.083.342

Total Aset Tidak Lancar = 260.285.678.445

Total aset : 520.384.083.342 + 260.285.678.445 = 780.669.761.787

Liabilitas:

Total Liabilitas Jangka Pendek 252.247.858.307

Total Liabilitas Jangka Panjang 115.679.280.937

Total Liabilitas 367.927.139.244

Jumlah Ekuitas = 412.742.622.543

Total Liabilitas dan Ekuitas = 367.927.139.244 + 412.742.622.543  = 780.669.761.787

 

b. Laporan Laba Rugi Perusahaan Manufaktur

Laporan Laba Rugi – PT Martha Berto (bagian 1)

 

Laporan Laba Rugi – PT Martha Berto (bagian 2)

 

Laporan Laba Rugi – PT Martha Berto (bagian 3)

Keterangan:

Penjualan Neto = 731.577.343.628

Laba (Rugi) Sebelum Beban Pajak Penghasilan = (31.658.218.720)

Total Laba (Rugi) Komprehensif Tahun Berjalan = ( 28.184.275.168)

 

c. Laporan Arus Kas Perusahaan Manufaktur

Laporan Arus Kas – PT Martha Berto (bagian 1)

 

Laporan Arus Kas – PT Martha Berto (bagian 2)

Keterangan:

Arus kas neto (digunakan untuk) diperoleh dari aktivitas operasi =  ( 33.053.446.183)

Arus kas neto digunakan untuk aktivitas investasi = ( 19.988.350.373 )

Arus kas neto diperoleh dari aktivitas pendanaan = 51.687.084.130

Kas dan Bank Pada Akhir Tahun  = 5.238.550.050

Selengkapnya download Contoh Laporan Keuangan PT Martina Berto Tbk:

>> Download Laporan Keuangan PT Martina Berto Tbk  

Back To Top

2. PT Colorpak Indonesia Tbk

Laporan keuangan PT Colorpak Indonesia Tbk menjadi contoh laporan keuangan perusahaan manufaktur berikutnya yang kami sajikan.

Perusahaan ini didirikan tanggal 15 September 1988, dan memulai kegiatan operasi komersialnya pada tahun 1989.

Perusahaan bergerak di bidang industri tinta cetak dan produk sejenis.

Berikut Laporan Keuangan PT Colorpak Indonesia Tbk:

a. Laporan Neraca

Neraca keuangan – PT Colorpak Indonesia (bagian 1)

 

Neraca keuangan – PT Colorpak Indonesia (bagian 2)

 

Neraca keuangan – PT Colorpak Indonesia (bagian 3)

Keterangan:

Total Aset Lancar = 434.711.256.661

Total Aset Tidak Lancar = 152.987.758.980

Total Aset:  434.711.256.661 + 152.987.758.980 = 587.699.015.641

Total Liabilitas = 148.740.863.516

Total Ekuitas = 438.958.152.125

Total Liabilitas dan Ekuitas:  148.740.863.516 + 438.958.152.125 = 587.699.015.641

 

b. Laporan Laba Rugi (Income Statement)

Laporan Laba Rugi – PT Colorpak Indonesia (bagian 1)

 

Laporan Laba Rugi – PT Colorpak Indonesia (bagian 2)

Keterangan:

Penjualan neto = 592.902.019.972

Laba tahun berjalan = 40.128.767.372

Total penghasilan komprehensif tahun berjalan = 39.137.431.174

 

c. Laporan Arus Kas

Laporan Arus Kas – PT Colorpak Indonesia (bagian 1)

 

Laporan Arus Kas – PT Colorpak Indonesia (bagian 2)

 

Laporan Arus Kas – PT Colorpak Indonesia (bagian 3)

 

Keterangan:

Kas Neto yang Diperoleh dari Aktivitas Operasi = 52.537.193.055

Kas Neto yang Digunakan untuk Aktivitas Investasi = (5.477.372.814)

Kas Neto yang Digunakan untuk Aktivitas Pendanaan = (49.636.035.235)

Kas dan Setara Kas Akhir Tahun = 103.418.441.155

Selengkapnya dapat diperoleh di link berikut ini:

>> Download Laporan Keuangan PT Colorpak Indonesia Tbk

Back To Top

3. PT Mustika Ratu Tbk

PT Mustika Ratu Tbk didirikan tanggal 14 Maret 1978, dan mulai melakukan kegiatan usaha secara komersial pada tahun itu juga.

Ruang lingkup aktivitas bisnsis perusahaan meliputi pabrikasi, perdagangan dan distribusi jamu dan kosmetik tradisional serta minuman sehat, dan kegiatan usaha lain yang berkaitan.

Dan berikut Laporan Keuangan Perusahaan periode tahun 2017:

a. Laporan Posisi Keuangan (Neraca)

Neraca – Mustika Ratu (bagian 1)

 

Neraca – Mustika Ratu (bagian 2)

 

Neraca – Mustika Ratu (bagian 3)

 

Neraca – Mustika Ratu (bagian 4)

Keterangan Laporan Posisi Keuangan:

Aset lancar = 384,262,906,538

Aset tidak lancar = 113,091,512,551

Jumlah aset : 384,262,906,538 + 113,091,512,551 = 497,354,419,089

Jumlah Liabilitas =  130,623,005,085

Jumlah Ekuitas = 366,731,414,004

Jumlah Liabilitas dan Ekuitas: 130,623,005,085 + 366,731,414,004 = 497,354,419,089

 

b. Laporan Laba Rugi

Laporan Laba Rugi – Mustika Ratu (bagian 1)

 

Laporan Laba Rugi – Mustika Ratu (bagian 2)

 

Laporan Laba Rugi – Mustika Ratu (bagian 3)

Keterangan:

Penjualan Bersih = 344,678,666,245

Laba (Rugi) Tahun Berjalan = (1,283,332,109)

Jumlah Laba (Rugi) Komprehensif = (2,357,785,971)

c. Laporan Arus Kas

Laporan Arus Kas – Mustika Ratu (bagian 1)

 

Laporan Arus Kas – Mustika Ratu (bagian 2)

Keterangan:

Kas bersih diperoleh dari aktivitas Pendanaan = 15,479,677,150

Kas bersih digunakan untuk aktivitas investasi = (6,629,199,651)

Kas bersih digunakan aktivitas operasi = (10,355,155,394)

Kas dan setara kas akhir tahun = 22,853,543,946

Contoh Laporan Keuanga selengkapnya dapat diperoleh berikut:

>> Download Laporan Keuangan PT Mustika Ratu Tbk

Back To Top

4. PT Multi Bintang Indonesia Tbk

Contoh laporan keuangan perusahaan manufaktur berikutnya adalah laporan keuangan PT Multi Bintang Indonesia Tbk.

Perusahaan ini didirikan pada tanggal 3 Juni 1929 di Medan, dengan nama N.V. Nederlandsch Indische Bierbrouwerijen. Dan pada tahun itu juga Perusahaan memulai operasi komersialnya.

PT Multi Bintang Indonesia Tbk adalah bagian dari Kelompok Heineken, dimana pemegang saham utama adalah Heineken Holding N.V. (Heineken)

PT Multi Bintang Indonesia Tbk beroperasi dalam industri bir dan minuman lainnya.

Dan berikut Laporan Keuangan perusahaan:

a. Laporan Posisi Keuangan / Neraca

Contoh Neraca Keuangan – PT MBI (bagian 1)

Keterangan:

Aset:

Jumlah Aset Lancar = 1,076,845
Jumlah Aset Tidak Lancar = 1,433,233
Jumlah aset:  1,076,845 + 1,433,233 = 2,510,078

Liabilitas:

Jumlah Liabilitas Jangka Pendek = 1,304,114
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang = 141,059
Jumlah Liabilitas: 1,304,114 + 141,059 = 1,445,173

Ekuitas:

Jumlah Ekuitas = 1,064,905

Jumlah Liabilitas dan Ekuitas:  1,445,173 + 1,064,905 = 2,510,078

 

b. Laporan Laba Rugi

Laporan Laba Rug – PT MBI (bagian 1)

 

Laporan Laba Rugi – PT MBI (bagian 2)

Keterangan:

Penjualan Bersih = 3,389,736

Laba Bersih Tahun Berjalan =  1,322,067

Jumlah laba komprehensif tahun berjalan = 1,320,897

 

c. Laporan Arus Kas

Laporan arus kas – PT MBI

 

Laporan arus kas – PT MBI (lanjutan)

Keterangan:

Kas Bersih Diperoleh dari Aktivitas Operasi = 1,331,611

Kas Bersih Digunakan untuk Aktivitas Investasi = (338,349

Kas Bersih Digunakan untuk Aktivitas Pendanaan = (1,173,439)

Kas dan Setara Kas Akhir Tahun =  223,054

Contoh Laporan Keuangan lengkap dapat diperoleh berikut:

>> Download Laporan Keuangan PT Multi Bintang Indonesia Tbk

Back To Top

5. PT Tunas Baru Lampung Tbk

Contoh Laporan Keuangan perusahaan manufaktur yang kelima adalah laporan keuangan PT Tunas Baru Lampung Tbk didirikan berdasarkan tanggal 22 Desember 1973.

Ruang lingkup kegiatan perusahaan terutama meliputi bidang perindustrian, perdagangan, pertanian, pembangunan, jasa dan pengangkutan.

Laporan Keuangan PT Tunas Baru Lampung Tbk :

a. Laporan Posisi Keuangan

Neraca – PT TBL (bagian 1)

 

Neraca – PT TBL (bagian 2)

 

Neraca – PT TBL (bagian 3)

 

Neraca – PT TBL (bagian 4)

 

Neraca – PT TBL (bagian 5)

 

Keterangan:

Aset:

Jumlah Aset Lancar =  5.143.894

Jumlah Aset Tidak Lancar = 8.880.592

Jumlah aset:  5.143.894 + 8.880.592 = 14.024.486

Liabilitas:

Jumlah Liabilitas Jangka Pendek = 4.637.979

Jumlah Liabilitas Jangka Panjang = 5.386.561

Total Liabilitas: 4.637.979 + 5.386.561 = 10.024.540

Ekuitas:

Jumlah Ekuitas = 3.999.946

Jumlah Liabilitas dan Ekuitas:  10.024.540 + 3.999.946 = 14.024.486

 

b. Laporan Laba Rugi

Laporan Laba Rugi – TBL bagian 1

 

Laporan Laba Rugi – TBL bagian 2

 

Laporan Laba Rugi – TBL bagian 3

Keterangan:

Pendapatan usaha = 8.974.708

Laba Bersih = 954.357

Jumlah Penghasilan Komprehensif =  900.718

 

c. Laporan Arus Kas

Laporan Arus Kas – TBL.1

 

Laporan Arus Kas – TBL.1

Keterangan:

Kas Bersih Diperoleh dan Aktivitas Operasi = 1.917.900

Kas Bersih Digunakan untuk Aktivitas Investasi = (1.724.143)

Kas Bersih Diperoleh dan  Aktivitas Pendanaan = (194.166)

Kas Akhir Tahun = 125.992

Download Laporan Keuangan Lengkap PT Tunas Baru Lampung Tbk:

>> Download Laporan Keuangan PT Tunas Baru Lampung Tbk

 

Kesimpulan tentang Contoh Laporan Keuangan Perusahaan

Laporan keuangan adalah bentuk pertanggungjawaban manajemen kepada owner, pemilik saham, kreditur, investor, pemerintah dan masyarakat.

Menurut PSAK No. 1 Laporan Keuangan menyajikan informasi tentang:

  1. Aset
  2. Liabilitas
  3. Ekuitas
  4. Pendapatan dan beban
  5. Kontribusi dari dan distribusi kepada pemilik
  6. Arus kas

Contoh-contoh di atas kami rasa sudah mewakili format, bentuk dan jenis laporan keuangan yang lengkap dari suatu entitas.

Demikian artikel yang membahas dan menyajikan contoh laporan keuangan perusahaan dagang, jasa, dan manufaktur. Mudah-mudahan bermanfaat dan terima kasih.

Profesional lulusan ekonomi yang menekuni ERP (SAP), Accounting Software, Business Analyst dan berbagi pengalaman pekerjaan Finance & Accounting.