Contoh Laporan Keuangan Lengkap Perusahaan Dagang, Jasa dan Manufaktur

Laporan keuangan perusahaan adalah laporan yang menggambarkan kondisi perusahaan beserta aktivitas bisnisnya selama periode waktu tertentu. Dan kali ini, kami sajikan contoh laporan keuangan perusahaan dagang, jasa, dan manufaktur.

Masing-masing laporan tersebut terdiri dari 5 jenis laporan keuangan utama, yaitu:

  • Laporan laba rugi
  • Neraca
  • Laporan arus kas
  • Laporan perubahan modal/Laporan perubahan ekuitas/laporan ekuitas pemilik
  • Catatan atas laporan keuangan

Berikut daftar isi artikel ini:

01. Tujuan dan Jenis Laporan Keuangan

Apa saja jenis laporan keuangan?

Tujuan Laporan Keuangan

Secara ringkas tujuan laporan keuangan adalah memberikan informasi tentang aktivitas perusahaan selama periode pembukuan. untuk:

Dari Laporan Keuangan perusahaan tersebut, kita dapat mengetahui berbagai informasi penting antara lain: kondisi kas perusahaan, jumlah hutang piutang, persediaan, aset perusahaan, penjualan, biaya-biaya, dan aliran kas (cashflow).

“Bagi investor, berguna sebagai dasar pertimbangan dalam membuat keputusan untuk investasi, pemberian kredit dan keputusan lainnya”

Dengan membaca dan melakukan analisis laporan keuangan, investor bisa menaksir jumlah, waktu, dan ketidakpastian dari penerimaan uang di masa depan.

Penerimaan kas yang berasal dari dividen atau bunga dan penerimaan yang berasal dari penjualan, pelunasan, atau jatuh temponya surat-surat berharga atau pinjaman-pinjaman.

Dari laporan keuangan juga dapat menunjukkan sumber-sumber ekonomi dari suatu perusahaan.

Klaim atas sumber-sumber tersebut (kewajiban perusahaan untuk mentransfer sumber-sumber ke perusahaan lain dan ke pemilik perusahaan).

Kemudian pengaruh dari transaksi-transaksi, kejadian-kejadian dan keadaan-keadaan yang mempengaruhi sumber-sumber dan klaim atas sumber-sumber tersebut.

Jadi ada 2 tujuan laporan keuangan, yaitu:

  • Tujuan umum
  • Tujuan kualitatif

Tujuan umum laporan keuangan adalah:

  1. Memberikan informasi keuangan yang dapat dipercaya
  2. Memberikan informasi keuangan untuk membantu para pemakai laporan keuangan dalam meng-estimasikan potensi perusahaan dalam menghasilkan keuntungan.
  3. Mengungkapkan keterkaitan informasi lain dengan laporan keuangan, seperti kebijaksanaan akuntansi yang digunakan perusahaan, aktivitas pembelanjaan dan penanaman.

Sedangkan tujuan kualitatif adalah laporan keuangan yang berkualitas bila memenuhi standar kualitas berikut ini:

  • Relevan
  • Dapat dimengerti
  • Daya uji
  • Netral
  • Tepat waktu
  • Daya banding
  • Lengkap

Dan untuk Anda yang cenderung memiliki karakter visual, video singkat berikut, mudah-mudahan dapat membantu:

Jenis-jenis Laporan Keuangan

Jenis laporan keuangan utama menurut PSAK terdiri dari:

  1. Laporan Posisi Keuangan (Neraca) pada akhir periode
  2. Laporan Laba Rugi Komprehensif selama periode
  3. Laporan Perubahan ekuitas selama periode
  4. Laporan Arus Kas selama periode
  5. Catatan atas Laporan Keuangan

Dan ada satu jenis lagi yang biasanya diterapkan untuk perusahaan publik, yaitu:

  • Laporan posisi keuangan pada awal periode komparatif yang disajikan saat perusahaan menerapkan suatu kebijakan akuntansi secara retrospektif.  Atau membuat penyajian kembali pos-pos laporan keuangan, atau ketika perusahaan mereklasifikasi pos-pos dalam laporan keuangannya.

Dari beberapa contoh laporan keuangan yang disajikan ini kita akan dapat mengenal, belajar dan memahami jenis-jenis dan cara penyajian laporan keuangan dari perusahaan dagang, jasa, dan industri pengolahan.

12+ contoh laporan keuangan ini kami kumpulkan dari 12+ perusahaan publik (Tbk), yakni perusahaan yang menjual sahamnya dan tercatat di Bursa Efek Indonesia (IDX).

Jadi 12+  contoh laporan keuangan perusahaan ini sudah memenuhi ketentuan Standar Akuntansi Keuangan (SAK) yang berlaku di Indonesia.

Sedangkan pembahasan mengenai bagaimana cara membuat Laporan Keuangan, silahkan baca di materi: [Studi Kasus] Step by Step Cara Membuat Laporan Keuangan Sederhana Usaha Kecil

Sederhana, cool, dan mudah dipraktekkan!

Dan khusus untuk Anda yang suka nonton, penjelasan dalam bentuk video pendek ini mudah-mudahan lebih membantu:

Back To Top

02. Contoh Laporan Keuangan Perusahaan Dagang

contoh laporan keuangan perusahaan dagang

Pada kesempatan ini, kami menyajikan 5 (lima) contoh laporan keuangan perusahaan dagang dengan berbagai jenis produk, mulai dari alat berat sampai produk keperluan sehari-hari.

Lima contoh laporan keuangan perusahaan dengan jenis usaha perdagangan itu adalah:

Back To Top

1. PT United Tractors Tbk

Contoh Laporan keuangan perusahaan dagang yang pertama, kami sajikan dari PT United Tractors Tbk. Perusahaan ini  berdiri pada tanggal 13 Oktober 1972 dengan nama PT Inter Astra Motor Works.

Jenis usaha PT United Tractors Tbk adalah penjualan dan penyewaan alat berat serta pelayanan purna jual.

Perhatikan Laporan Keuangan PT United Tractors Tbk tahun 2017 berikut ini:

a. Laporan Posisi Keuangan (Neraca)

Contoh Laporan Neraca Perusahaan Dagang - UT1
Laporan Neraca Perusahaan Dagang – UT1

 

Contoh Laporan Neraca Perusahaan Dagang - UT1
Laporan Neraca Perusahaan Dagang – UT1

 

Contoh Laporan Neraca Perusahaan Dagang - UT3
Laporan Neraca Perusahaan Dagang – UT3

 

Contoh Laporan Neraca Perusahaan Dagang - UT4
Laporan Neraca Perusahaan Dagang – UT4

 

Contoh Laporan Neraca Perusahaan Dagang - UT.5
Laporan Neraca Perusahaan Dagang – UT.5

Format dan elemen yang menyusun neraca keuangan terdiri dari akun-akun:

  • Aset, yang termasuk aset antara lain: kas dan setara kas, persediaan, piutang, pajak dan biaya dibayar di muka, properti, goodwill.
  • Liabilitas, antara lain: utang usaha, utang non-usaha, provisi, pendapatan tangguhan.
  • Ekuitas, antara lain: modal saham dan saldo laba.

Format pelaporan neraca mengikuti persamaan dasar akuntansi, yaitu:

Aset = Liabilitas + Ekuitas

Jadi jumlah aset harus sama dengan jumlah liabilitas dan ekuitas.

Apakah harus seperti itu?

Coba cek neraca di atas…

Atau saya bantu untuk menghitungnya ya…

Perhatikan Laporan Posisi Keuangan / neraca di atas, kita memperoleh informasi sebagai berikut:

Aset:
Aset lancar = 51,202,200
Aset tidak lancar = 31,059,893
Jumlah aset = 51,202,200 + 31,059,893 = 82,262,093

Liabilitas:
Liabilitas jangka pendek = 28,376,562
Liabilitas jangka panjang = 6,347,606
Jumlah liabilitas = 28,376,562 + 6,347,606 = 34,724,168

Ekuitas:
Ekuitas yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk = 45,362,460
Kepentingan nonpengendali = 2,175,465
Jumlah ekuitas = 45,362,460 + 2,175,465 = 47,537,925

jumlah liabilitas dan ekuitas = = 34,724,168 + 47,537,92582,262,093

Jumlah aset sama dengan jumlah liabilitas ditambah aset, yaitu  Rp 82.262.093

Sama kan?

Jika sempat, coba cek juga contoh neraca yang lain.

b. Laporan Laba Rugi

Contoh Laporan Laba Perusahaan Dagang - UT.1
Laporan Laba Perusahaan Dagang – UT.1

 

Contoh Laporan Laba Perusahaan Dagang - UT.2
Laporan Laba Perusahaan Dagang – UT.2

Sekarang kita bahas contoh laporan laba rugi…

Format dan akun-akun dalam laporan laba rugi adalah:

  • Pendapatan/penerimaan/penjualan, bisa dari penjualan barang, jasa, atau produksi
  • Biaya-biaya, seperti biaya administrasi dan umum, biaya penjualan, biaya overhead pabrik (BOP)

Cara menghitung laba atau rugi, dasarnya adalah:

Laba/Rugi = Pendapatan – Biaya

Laba akan diperoleh jika perhitungan dengan menggunakan persamaan matematika di atas menghasilkan nilai POSITIF.

Sebaliknya, jika hasil perhitungan adalah NEGATIF, maka berarti rugi.

Sekarang coba cek contoh laporan laba rugi perusahaan dagang di atas..

Secara singkat informasi penting dari laporan laba rugi di atas adalah:

Pendapatan bersih = 64,559,204

Laba tahun berjalan = 7,673,32

(Beban)/penghasilan komprehensif lain tahun berjalan, setelah pajak =  (373,688)

Jumlah laba komprehensif tahun berjalan = 7,299,634

c. Laporan Perubahan Ekuitas

Contoh Laporan Perubahan Ekuitas - UT.1
Laporan Perubahan Ekuitas – UT.1

 

Contoh Laporan Perubahan Ekuitas - UT.2
Laporan Perubahan Ekuitas – UT.2

 

Contoh Laporan Perubahan Ekuitas - UT.3
Laporan Perubahan Ekuitas – UT.3

 

Contoh Laporan Ekuitas Pemilik Perusahaan Dagang - UT.4
Laporan Ekuitas Pemilik Perusahaan Dagang – UT.4

d. Laporan Arus Kas

Contoh Laporan Arus Kas Perusahaan Dagang - ut.1
Contoh Laporan Arus Kas Perusahaan Dagang – 1

 

Contoh Laporan Arus Kas Perusahaan Dagang - ut.2
Contoh Laporan Arus Kas Perusahaan Dagang – 2

 

Contoh Laporan Arus Kas Perusahaan Dagang - UT.3
Contoh Laporan Arus Kas Perusahaan Dagang – UT.3

Keterangan:

Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi = 11,951,265

Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi = (10,951,214)

Arus kas bersih yang diperoleh dari/(digunakan untuk) aktivitas pendanaan = 300,175

Kas dan setara kas pada akhir tahun = 20,831,489

Laporan Keuangan Lengkap PT United Tractors Tbk dapat di download di link berikut:

>> Download Laporan Keuangan PT United Tractors Tbk 

Back To Top

2. PT Hexindo Adiperkasa Tbk

Contoh Laporan Keuangan Perusahaan dagang berikutnya adalah  Laporan Keuangan PT Hexindo Adiperkasa Tbk.

Sebuah perusahaan yang bergerak pada bidang usaha perdagangan dan penyewaan alat berat serta pelayanan purna jual.

Perusahaan ini didirikan tanggal 28 November 1988, dan memulai aktivitas komersialnya pada bulan Januari 1989.

Dan berikut ini Laporan Keuangan PT Hexindo Adiperkasa Tbk:

a. Laporan Posisi Keuangan / Neraca

contoh laporan keuangan neraca
contoh laporan keuangan neraca PT Hexindo

 

contoh neraca keuangan PT Hexindo
contoh neraca keuangan PT Hexindo

 

Contoh Laporan Neraca - PT Hexindo (lanjutan)
Laporan Neraca – PT Hexindo (lanjutan)

Perhatikan data-data penting yang dapat kita ketahui dari Laporan Posisi Keuangan / Neraca di atas sebagai berikut:

Aset:

Jumlah Aset Lancar = 212.450.226
Jumlah Aset Tidak Lancar = 46.289.231
Total aset =  212.450.226 + 46.289.231 = 258.739.457

Liabilitas:

Jumlah Liabilitas Jangka Pendek = 104.276.650
Jumlah LiabilitasJangkaPanjang = 11.322.705
Total Liabilitas =  104.276.650 + 11.322.705 = 31 115.599.355

Ekuitas:

Total Ekuitas = 143.140.102

Total Liabilitas dan Ekuitas =  31 115.599.355 + 143.140.102 = 258.739.457

 

b. Laporan Laba Rugi

Contoh Laporan Laba Rugi - PT Hexindo
Laporan Laba Rugi – PT Hexindo

Penjelasan laporan laba rugi di atas:

Penghasilan neto = 239.723.805

Laba Usaha = 20.312.038

Laba Sebelum Pajak Penghasilan = 20.373.773

Laba Tahun Berjalan = 15.289.261

Total Laba Komprehensif Tahun Berjalan = 15.289.261

Laba per Saham = 0,02

 

c. Laporan Perubahan Ekuitas

contoh Laporan Perubahan Ekuitas - PT Hexindo (Bagian 1)
Laporan Perubahan Ekuitas – PT Hexindo (Bagian 1)

 

contoh Laporan Perubahan Ekuitas - PT Hexindo (Bagian 2)
Laporan Perubahan Ekuitas – PT Hexindo (Bagian 2)

 

d. Laporan Arus Kas

contoh Laporan Arus Kas - PT Hexindo.(Bagian 1)
Laporan Arus Kas – PT Hexindo.(Bagian 1)

 

contoh Laporan Arus Kas - PT Hexindo.(Bagian 2)
Laporan Arus Kas – PT Hexindo.(Bagian 2)

Penjelasan singkat:

Kas Neto yang Diperoleh dari Aktivitas Operasi = 41.503.333

Kas Neto yang Digunakan untuk Aktivitas Investasi = (309.527)

Kas Neto yang Digunakan untuk Aktivitas Pendanaan = (14.691.004)

Kas dan Bank Akhir Tahun = 44.533.138

Dan bila anda ingin memperoleh Laporan Keuangan yang lengkap dari PT Hexindo Adiperkasa Tbk, silahkan klik link berikut dan otomatis akan tersimpan ke komputer/laptop/smartphone anda:

>> Download Laporan Keuangan PT Hexindo Adiperkasa Tbk

Back To Top

3. PT Catur Sentosa Adiprana Tbk

Contoh laporan keuangan perusahaan dagang selanjutnya adalah laporan keuangan PT Catur Sentosa Adiprana Tbk.

Sebuah perusahaan yang di-dirikan tanggal 31 Desember 1983, dan pada tahun yang sama melakukan aktivitas secara komersial.

Perusahaan ini bergerak di bidang perdagangan barang hasil produksi, terutama bahan bangunan dan barang-barang konsumsi.

Dan berikut Laporan Keuangan PT Catur Sentosa Adiprana Tbk

a. Laporan Posisi Keuangan / Neraca

Contoh Laporan Neraca - PT CSA (Bagian 1)
Laporan Neraca – PT CSA (Bagian 1)

 

Contoh Laporan Neraca - PT CSA (Bagian 2)
Laporan Neraca – PT CSA (Bagian 2)

 

Contoh Laporan Neraca - PT CSA (Bagian 3)
Laporan Neraca – PT CSA (Bagian 3)

Dari Laporan Posisi Keuangan/Neraca di atas, dapat diringkas sebagai berikut:

Aset:

Jumlah aset lancar = 3.662.499.520
Jumlah aset tidak lancar = 1.475.759.765
Total aset : 3.662.499.520 + 1.475.759.765 = 5.138.259.285

Liabilitas:

Jumlah Liabilitas jangka pendek = 3.159.792.330
Jumlah total Liabilitas jangka panjang = 453.189.976
Total Liabilitas:  3.159.792.330 + 453.189.976 = 3.612.982.306

Ekuitas:
Jumlah Ekuitas = 1.525.276.979

Total Liabilitas dan Ekuitas:  3.612.982.306 + 1.525.276.979 = 5.138.259.285

 

b. Laporan Laba Rugi

contoh Laporan Laba Rugi - PT CSA (bagian 1)
Laporan Laba Rugi – PT CSA (bagian 1)

 

contoh Laporan Laba Rugi - PT CSA (bagian 2)
Laporan Laba Rugi – PT CSA (bagian 2)

 

contoh Laporan Laba Rugi - PT CSA (bagian 3)
Laporan Laba Rugi – PT CSA (bagian 3)

Keterangan:

Total Penjualan =  9.639.478.866

Laba Usaha = 223.666.628

Laba sebelum pajak penghasilan = 115.130.429

Laba tahun berjalan =  89.022.191

 

c. Laporan Perubahan Ekuitas Pemilik

contoh Laporan Perubahan Ekuitas - PT CSA (bagian 1)
Laporan Perubahan Ekuitas – PT CSA (bagian 1)

 

contoh Laporan Perubahan Ekuitas - PT CSA (bagian 2)
Laporan Perubahan Ekuitas – PT CSA (bagian 2)

d. Laporan Arus Kas (Statement of Cash Flow)

contoh Laporan Arus Kas - PT CSA (bagian 1)
Laporan Arus Kas – PT CSA (bagian 1)

 

contoh Laporan Arus Kas - PT CSA (bagian 2)
Laporan Arus Kas – PT CSA (bagian 2)

Keterangan:

Kas neto yang diperoleh dari aktivitas operasi = 59.811.075

Kas neto yang digunakan untuk aktivitas investasi = (472.005.847)

Kas neto yang diperoleh dari aktivitas pendanaan = 430.747.322

Kas dan setara kas akhir tahun =  90.495.048

Laporan Keuangan Lengkap dapat diperoleh di link berikut:

>> Download Laporan Keuangan PT Catur Sentosa Adiprana Tbk

Back To Top

4. PT Hero Supermarket Tbk

Laporan keuangan PT Hero Supermarket Tbk menjadi contoh laporan keuangan perusahaan dagang selanjutnya.

Perusahaan ini didirikan tanggal 5 Oktober 1971, dan pada bulan Agustus 1972 perusahaan memulai aktivitas komersial.

Aktivitas bisnis PT Hero Supermarket Tbk di bidang supermarket, hipermarket, dan bentuk usaha retail khusus lainnya, seperti apotek, toko obat, kesehatan dan kecantikan, perabot rumah tangga.

Berikut ini Laporan Keuangan PT Hero Supermarket Tbk:

a. Laporan Posisi Keuangan/Neraca

contoh Neraca - PT Hero (Bagian 1)
Neraca – PT Hero (Bagian 1)

 

Contoh Neraca - PT Hero (Bagian 2)
Neraca – PT Hero (Bagian 2)

 

Contoh Neraca - PT Hero (Bagian 3)
Neraca – PT Hero (Bagian 3)

Ringkasan laporan di atas adalah sebagai berikut:

Aset:

Jumlah aset lancar = 2,544,725
Jumlah aset tidak lancar = 4,818,419
Jumlah aset:  2,544,725 +  4,818,419 = 7,363,144

Liabilitas:

Jumlah liabilitas jangka pendek = 2,001,461
Jumlah liabilitas jangka panjang = 162,940
Jumlah liabilitas:  2,001,461 + 162,940 = 2,164,401

Ekuitas:

Jumlah ekuitas = 5,198,743

Jumlah liabilitas dan ekuitas :  2,164,401 + 5,198,743 = 7,363,144

 

b. Laporan Laba Rugi

contoh Laporan Laba Rugi - PT Hero (Bagian2)
Laporan Laba Rugi – PT Hero (Bagian1)

 

contoh Laporan Laba Rugi - PT Hero (Bagian2)
Laporan Laba Rugi – PT Hero (Bagian2)

Keterangan:

Pendapatan bersih = 13,033,638

(Rugi)/laba tahun berjalan = (191,406)

Jumlah (kerugian)/penghasil komprehensif tahun berjalan = (259,040)

 

c. Laporan Perubahan Ekuitas

contoh Laporan Perubahan Ekuitas - PT Hero (Bagian 1)
Laporan Perubahan Ekuitas – PT Hero (Bagian 1)

 

contoh Laporan Perubahan Ekuitas - PT Hero (Bagian 2)
Laporan Perubahan Ekuitas – PT Hero (Bagian 2)

d. Laporan Cash Flow

contoh Laporan Arus Kas - PT Hero (Bagian 1)
Laporan Arus Kas – PT Hero (Bagian 1)

 

contoh Laporan Arus Kas - PT Hero (bagian 2)
Laporan Arus Kas – PT Hero (bagian 2)

Keterangan:

Kas bersih diperoleh dari aktivitas operasi = 542,268

Kas bersih digunakan untuk aktivitas investasi = (499,080)

Kas dan setara kas pada akhir tahun = 226,399

Laporan Keuangan selengkapnya dapat diperoleh berikut ini:

>> Download Laporan Keuangan PT Hero Supermarket Tbk

Back To Top

5. PT Akbar Indo Makmur Stimec Tbk

Contoh laporan keuangan perusahaan dagang yang kelima adalah laporan keuangan PT Akbar Indo Makmur Stimec Tbk.

Perseroan ini berdiri pada tanggal 7 Mei 1997, dan memulai operasi secara komersial tahun 1998.

Ruang lingkup aktivitas bisnis perusahaan bergerak dalam bidang perdagangan batu bara.

Berikut ini Laporan Keuangan PT AIMS periode tahun 2017:

a. Laporan Neraca (Laporan Posisi Keuangan)

contoh Laporan Neraca - PT AIMS
Laporan Neraca – PT AIMS

Keterangan:

Aset:

Jumlah Aset Lancar = 15.100.638.538
Jumlah Aset Tidak Lancar = 0
Jumlah aset:  15.100.638.538 + 0 = 15.100.638.53

Liabilitas:

Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 127.732.121
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang
Jumlah Liabilitas 127.732.121

Ekuitas:

Jumlah Ekuitas 14.972.906.417

Jumlah liabilitas dan ekuitas: 127.732.121 + 14.972.906.417 =  15.100.638.538

 

b. Laporan Laba Rugi Perusahaan Dagang

contoh Laporan Laba Rugi - PT AIMS
Laporan Laba Rugi – PT AIMS

Keterangan:

Pendapatan  = 2.617.767.650

Rugi Tahun Berjalan = (1.613.818.119)

Rugi Komprehensif lain tahun berjalan = (1.639.834.869)

 

c. Laporan Perubahan Ekuitas

contoh Laporan Perubahan Ekuitas - PT AIMS
Laporan Perubahan Ekuitas – PT AIMS

 

d. Laporan Arus Kas / Statement of Cashflow Perusahaan Dagang

contoh Laporan Arus Kas - PT AIMS
Laporan Arus Kas – PT AIMS

Keterangan:

Kas bersih diperoleh dari (digunakan untuk) Aktivitas Operasi = (11.666.507.586)

Arus kas dari aktivitas investasi dan pendanaan tidak ada.

Kas dan Bank Akhir Tahun = 43.138.538

Untuk memperoleh laporan keuangan lengkapnya, anda bisa mengunduhnya di bawah ini:

>> Download Laporan Keuangan PT AIMS Tbk

Back To Top

03. Contoh Laporan Keuangan Perusahaan Jasa

contoh laporan keuangan perusahaan jasa

Ada tiga contoh laporan keuangan perusahaan jasa yang kami sajikan kali ini, yaitu:

Back To Top

1. PT Petrosea Tbk

Contoh laporan keuangan perusahaan jasa yang pertama adalah laporan keuangan PT Petrosea Tbk.

Perusahaan ini didirikan tanggal 21 Pebruari 1972 dan memulai aktivitas komersialnya di tahun tersebut.

Ruang lingkup kegiatan bisnisnya meliputi multi disiplin rekayasa, jasa konstruksi,  jasa pertambangan, penyediaan perbekalan (logistik).

Dan peralatan untuk mendukung kegiatan/operasi industri minyak, gas bumi, sektor pertambangan dan pengembangan infrastruktur.

Berikut Laporan Keuangan PT Petrosea Tbk:

a. Laporan Posisi Keuangan / Neraca Perusahaan Jasa

Contoh Neraca - PT Petrosea (bagian 1)
Neraca keuangan – PT Petrosea (bagian 1)

 

Contoh Neraca - PT Petrosea (bagian 2)
Neraca keuangan – PT Petrosea (bagian 2)

 

Contoh Neraca - PT Petrosea (bagian 3)
Neraca keuangan – PT Petrosea (bagian 3)

 

Contoh Neraca - PT Petrosea (bagian 4)
Neraca keuangan – PT Petrosea (bagian 4)

 

Dari Laporan Posisi Keuangan / neraca PT Petrosea Tbk di atas, kita dapat melihat data-data berikut:

Aset:

Jumlah Aset Lancar = 161.084
Jumlah Aset Tidak Lancar = 275.760
Jumlah aset:  161.084 + 275.760 = 436.844

Liabilitas:

Jumlah Liabilitas Jangka Pendek = 97.387
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang = 160.922
Jumlah Liabilitas:  97.387 + 160.922 = 258.309

Jumlah Ekuitas = 178.535

Jumlah liabilitas dan ekuitas:  258.309 + 178.535 = 436.844

 

b. Laporan Laba Rugi Perusahaan Jasa

Contoh Laporan Laba Rugi - PT Petrosea (bagian 1)
Laporan Laba Rugi – PT Petrosea (bagian 1)

 

Contoh Laporan Laba Rugi - PT Petrosea (bagian 2)
Laporan Laba Rugi – PT Petrosea (bagian 2)

 

Contoh Laporan Laba Rugi - PT Petrosea (bagian 3)
Laporan Laba Rugi – PT Petrosea (bagian 3)

Keterangan:

Pendapatan = 259.868

Laba (Rugi) Bersih Tahun Berjalan = 8.311

Jumlah Laba (Rugi) Komprehensif Tahun Berjalan = 7.335

 

c. Laporan Arus Kas Perusahaan Jasa

Contoh Laporan Arus Kas - PT Petrosea (bagian 1)
Laporan Arus Kas – PT Petrosea (bagian 1)

 

Contoh Laporan Arus Kas - PT Petrosea (bagian 2)
Laporan Arus Kas – PT Petrosea (bagian 2)

Keterangan:

Kas Bersih Diperoleh dari Aktivitas Operasi = 52.203

Kas Bersih Digunakan untuk Aktivitas Investasi = (49.299)

Kas Bersih Digunakan untuk Aktivitas Pendanaan = (11.842)

KAS DAN SETARA KAS AKHIR TAHUN = 57.487

Laporan Keuangan lengkap dapat diperoleh dengan mengunduh melalui link berikut:

>> Download Laporan Keuangan PT Petrosea Tbk

Back To Top

2. PT Delta Dunia Makmur Tbk

Contoh laporan keuangan perusahaan jasa yang kedua adalah laporan keuangan tahun 2017 PT Delta Dunia Makmur Tbk.

Perseroan ini didirikan pada tanggal 26 November 1990, dan memulai aktivitas bisnisnya pada tahun 1992.

Ruang lingkup bisnis PT Delta Dunia Makmur Tbk adalah jasa, pertambangan, perdagangan dan pembangunan.

Berikut ini laporan keuangan PT Delta Dunia Makmur Tbk:

a. Laporan Posisi Keuangan / Neraca

Contoh Neraca - PT Delta DM (bagian 1)
Neraca keuangan – PT Delta DM (bagian 1)

 

Contoh Neraca - PT Delta DM (bagian 2)
Neraca keuangan – PT Delta DM (bagian 2)

 

Contoh Neraca - PT Delta DM (bagian 3)
Neraca keuangan – PT Delta DM (bagian 3)

 

Contoh Neraca - PT Delta DM (bagian 4)
Neraca keuangan – PT Delta DM (bagian 4)

Keterangan:

Aset:

Jumlah aset lancar = 352.913.341
Jumlah aset tidak lancar = 592.668.071
Total aset : 352.913.341 + 592.668.071 = 945.581.412

Liabillitas:

Total liabilitas jangka pendek = 218.393.751
Total liabilitas jangka panjang = 550.019.685
Total Liabilitas:  218.393.751 + 550.019.685 = 768.413.436

Total ekuitas = 177.167.976

Total liabilitas + ekuitas: 768.413.436 + 177.167.976 = 945.581.412

 

b. Laporan Laba Rugi

Contoh Laporan Laba Rugi - PT Delta DM (bagian 1)
Laporan Laba Rugi – PT Delta DM (bagian 1)

 

Contoh Laporan Laba Rugi - PT Delta DM (bagian 2)
Laporan Laba Rugi – PT Delta DM (bagian 2)

 

Contoh Laporan Laba Rugi - PT Delta DM (bagian 3)
Laporan Laba Rugi – PT Delta DM (bagian 3)

Keterangan:

Pendapatan neto  = 764.608.154

Laba tahun berjalan = 46.747.301

Penghasilan komprehensif tahun berjalan = 42.792.723

 

c. Laporan Arus Kas

Contoh laporan Arus Kas - PT Delta DM (bagian 1)
Laporan Arus Kas – PT Delta DM (bagian 1)

 

Contoh laporan Arus Kas - PT Delta DM (bagian 2)
Laporan Arus Kas – PT Delta DM (bagian 2)

 

Contoh laporan Arus Kas - PT Delta DM (bagian 3)
Laporan Arus Kas – PT Delta DM (bagian 3)

Keterangan:

Kas neto diperoleh dari aktivitas operasi = 162.259.790

Kas neto diperoleh dari aktivitas investasi = (62.922.338)

Kas neto diperoleh dari aktivitas pendanaan = (98.687.573)

Kas dan setara kas akhir tahun = 67.502.601

Selengkapnya dapat diunduh di:

>> Download Laporan Keuangan PT Delta Dunia Makmur Tbk

Back To Top

3. PT Bayan Resources Tbk

Contoh laporan keuangan perusahaan yang ketiga adalah laporan keuangan PT Bayan Resources Tbk.

Perusahaan ini didirikan pada tanggal 7 Oktober 2004, dan aktivitas komersialnya dimulai pada Januari 2005. Aktivitas utama perusahaan adalah perdagangan dan jasa.

Dan berikut ini Laporan Keuangan PT Bayan Resources Tbk:

a. Laporan Neraca

Contoh neraca - Bayan (bagian 1)
Neraca keuangan – Bayan (bagian 1)

 

Contoh neraca - Bayan (bagian 2)
Neraca keuangan – Bayan (bagian 2)

 

Contoh neraca keuangan - Bayan (bagian 3)
Neraca keuangan – Bayan (bagian 3)

 

Contoh Neraca keuangan - Bayan (bagian 4)
Neraca keuangan – Bayan (bagian 4)

Keterangan:

Aset:

Jumlah aset lancar = 309,947,294

Jumlah aset tidak lancar = 578,865,846

Total aset :  309,947,294 + 578,865,846 = 888,813,140

Liabilitas:

Jumlah liabilitas jangka pendek = 302,639,425

Jumlah liabiltas jangka panjang = 70,569,896

Jumlah liabiltas =  302,639,425 + 70,569,896 = 373,209,32

Jumlah ekuitas = 515,603,819

Jumlah liabiltas dan ekuitas:  373,209,32 + 515,603,819 = 888,813,140

 

b. Laporan Laba Rugi

Contoh laporan arus kas - PT Bayan (bagian 1)
Laporan Laba Rugi – PT Bayan (bagian 1)

 

Contoh laporan arus kas - PT Bayan (bagian 2)
Laporan Laba Rugi – PT Bayan (bagian 2)

Keterangan:

Pendapatan = 22 1,067,376,037

Laba tahun berjalan = 338,017,199

Jumlah penghasilan komprehensif = 339,582,545

c. Laporan Arus Kas

Contoh laporan arus kas - PT Bayan (bagian 1)
Laporan arus kas – PT Bayan (bagian 1)

 

Contoh laporan arus kas - PT Bayan (bagian 2)
Laporan arus kas – PT Bayan (bagian 2)

Keterangan:

Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi = 431,942,648

Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi = (35,806,555)

Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas pendanaan = (397,141,561)

Laporan Keuangan lengkap dapat di download di link berikut:

>> Download Laporan Keuangan PT Bayan Resources Tbk 

Back To Top

04. Contoh Laporan Keuangan Perusahaan Manufaktur / Industri

Contoh laporan keuangan perusahaan manufaktur

Ada lima contoh laporan keuangan perusahaan manufaktur yang disajikan, antara manufaktur kosmetik, minuman, dan industri percetakan.

Berikut ini 5 contoh laporan keuangan perusahaan manufaktur:

Back To Top

1. PT Martina Berto Tbk

Contoh laporan keuangan perusahaan manufaktur yang pertama adalah laporan keuangan PT Martina Berto Tbk.

Perseroan ini didirikan pada tanggal 1 Juni 1977, dan mulai melakukan produksi secara komersial sejak bulan Desember 1981.

Ruang lingkup utama kegiatan perusahaan meliputi bidang manufaktur dan perdagangan jamu tradisional dan barang-barang kosmetika.

Perhatikan Laporan Keuangan PT Martina Berto Tbk berikut:

a. Laporan Posisi Keuangan/Neraca Perusahaan Manufaktur

contoh Neraca - PT Martha Berto (bagian 1)
Neraca keuangan – PT Martha Berto (bagian 1)

 

contoh Neraca - PT Martha Berto (bagian 2)
Neraca keuangan – PT Martha Berto (bagian 2)

 

contoh Neraca - PT Martha Berto (bagian 3)
Neraca keuangan – PT Martha Berto (bagian 3)

 

contoh Neraca - PT Martha Berto (bagian 4)
Neraca keuangan – PT Martha Berto (bagian 4)

 

contoh Neraca keuangan - PT Martha Berto (bagian 5)
Neraca keuangan – PT Martha Berto (bagian 5)

 

Ringkasan informasi dari gambar di atas antara lain:

Aset:

Total Aset Lancar = 520.384.083.342

Total Aset Tidak Lancar = 260.285.678.445

Total aset : 520.384.083.342 + 260.285.678.445 = 780.669.761.787

Liabilitas:

Total Liabilitas Jangka Pendek 252.247.858.307

Total Liabilitas Jangka Panjang 115.679.280.937

Total Liabilitas 367.927.139.244

Jumlah Ekuitas = 412.742.622.543

Total Liabilitas dan Ekuitas = 367.927.139.244 + 412.742.622.543  = 780.669.761.787

 

b. Laporan Laba Rugi Perusahaan Manufaktur

contoh Laporan Laba Rugi - PT Martha Berto (bagian 1)
Laporan Laba Rugi – PT Martha Berto (bagian 1)

 

contoh Laporan Laba Rugi - PT Martha Berto (bagian 2)
Laporan Laba Rugi – PT Martha Berto (bagian 2)

 

contoh Laporan Laba Rugi - PT Martha Berto (bagian 3)
Laporan Laba Rugi – PT Martha Berto (bagian 3)

Keterangan:

Penjualan Neto = 731.577.343.628

Laba (Rugi) Sebelum Beban Pajak Penghasilan = (31.658.218.720)

Total Laba (Rugi) Komprehensif Tahun Berjalan = ( 28.184.275.168)

 

c. Laporan Arus Kas Perusahaan Manufaktur

Contoh Laporan Arus Kas - PT Martha Berto (bagian 1)
Laporan Arus Kas – PT Martha Berto (bagian 1)

 

Contoh Laporan Arus Kas - PT Martha Berto (bagian 2)
Laporan Arus Kas – PT Martha Berto (bagian 2)

Keterangan:

Arus kas neto (digunakan untuk) diperoleh dari aktivitas operasi =  ( 33.053.446.183)

Arus kas neto digunakan untuk aktivitas investasi = ( 19.988.350.373 )

Arus kas neto diperoleh dari aktivitas pendanaan = 51.687.084.130

Kas dan Bank Pada Akhir Tahun  = 5.238.550.050

Selengkapnya download Contoh Laporan Keuangan PT Martina Berto Tbk:

>> Download Laporan Keuangan PT Martina Berto Tbk  

Back To Top

2. PT Colorpak Indonesia Tbk

Laporan keuangan PT Colorpak Indonesia Tbk menjadi contoh laporan keuangan perusahaan manufaktur berikutnya yang kami sajikan.

Perusahaan ini didirikan tanggal 15 September 1988, dan memulai kegiatan operasi komersialnya pada tahun 1989.

Perusahaan bergerak di bidang industri tinta cetak dan produk sejenis.

Berikut Laporan Keuangan PT Colorpak Indonesia Tbk:

a. Laporan Neraca

laporan keuangan perusahaan tbk - neraca
Neraca keuangan – PT Colorpak Indonesia (bagian 1)

 

contoh Neraca keuangan - PT Colorpak Indonesia (bagian 2)
Neraca keuangan – PT Colorpak Indonesia (bagian 2)

 

contoh Neraca keuangan - PT Colorpak Indonesia (bagian 3)
Neraca keuangan – PT Colorpak Indonesia (bagian 3)

Keterangan:

Total Aset Lancar = 434.711.256.661

Total Aset Tidak Lancar = 152.987.758.980

Total Aset:  434.711.256.661 + 152.987.758.980 = 587.699.015.641

Total Liabilitas = 148.740.863.516

Total Ekuitas = 438.958.152.125

Total Liabilitas dan Ekuitas:  148.740.863.516 + 438.958.152.125 = 587.699.015.641

 

b. Laporan Laba Rugi (Income Statement)

Contoh Laporan Laba Rugi - PT Colorpak Indonesia (bagian 1)
Laporan Laba Rugi – PT Colorpak Indonesia (bagian 1)

 

Contoh Laporan Laba Rugi - PT Colorpak Indonesia (bagian 2)
Laporan Laba Rugi – PT Colorpak Indonesia (bagian 2)

Keterangan:

Penjualan neto = 592.902.019.972

Laba tahun berjalan = 40.128.767.372

Total penghasilan komprehensif tahun berjalan = 39.137.431.174

 

c. Laporan Arus Kas

Contoh Laporan Arus Kas - PT Colorpak Indonesia (bagian 1)
Laporan Arus Kas – PT Colorpak Indonesia (bagian 1)

 

Contoh Laporan Arus Kas - PT Colorpak Indonesia (bagian 2)
Laporan Arus Kas – PT Colorpak Indonesia (bagian 2)

 

Contoh Laporan Arus Kas - PT Colorpak Indonesia (bagian 3)
Laporan Arus Kas – PT Colorpak Indonesia (bagian 3)

 

Keterangan:

Kas Neto yang Diperoleh dari Aktivitas Operasi = 52.537.193.055

Kas Neto yang Digunakan untuk Aktivitas Investasi = (5.477.372.814)

Kas Neto yang Digunakan untuk Aktivitas Pendanaan = (49.636.035.235)

Kas dan Setara Kas Akhir Tahun = 103.418.441.155

Selengkapnya dapat diperoleh di link berikut ini:

>> Download Laporan Keuangan PT Colorpak Indonesia Tbk

Back To Top

3. PT Mustika Ratu Tbk

PT Mustika Ratu Tbk didirikan tanggal 14 Maret 1978, dan mulai melakukan kegiatan usaha secara komersial pada tahun itu juga.

Ruang lingkup aktivitas bisnsis perusahaan meliputi pabrikasi, perdagangan dan distribusi jamu dan kosmetik tradisional serta minuman sehat, dan kegiatan usaha lain yang berkaitan.

Dan berikut Laporan Keuangan Perusahaan periode tahun 2017:

a. Laporan Posisi Keuangan (Neraca)

contoh Neraca - Mustika Ratu (bagian 1)
Neraca – Mustika Ratu (bagian 1)

 

contoh Neraca - Mustika Ratu (bagian 2)
Neraca – Mustika Ratu (bagian 2)

 

contoh Neraca - Mustika Ratu (bagian 3)
Neraca – Mustika Ratu (bagian 3)

 

contoh Neraca - Mustika Ratu (bagian 4)
Neraca – Mustika Ratu (bagian 4)

Keterangan:

Aset lancar = 384,262,906,538

Aset tidak lancar = 113,091,512,551

Jumlah aset : 384,262,906,538 + 113,091,512,551 = 497,354,419,089

Jumlah Liabilitas =  130,623,005,085

Jumlah Ekuitas = 366,731,414,004

Jumlah Liabilitas dan Ekuitas: 130,623,005,085 + 366,731,414,004 = 497,354,419,089

 

b. Laporan Laba Rugi

contoh Laporan Laba Rugi - Mustika Ratu (bagian 1)
Laporan Laba Rugi – Mustika Ratu (bagian 1)

 

contoh Laporan Laba Rugi - Mustika Ratu (bagian 2)
Laporan Laba Rugi – Mustika Ratu (bagian 2)

 

contoh Laporan Laba Rugi - Mustika Ratu (bagian 3)
Laporan Laba Rugi – Mustika Ratu (bagian 3)

Keterangan:

Penjualan Bersih = 344,678,666,245

Laba (Rugi) Tahun Berjalan = (1,283,332,109)

Jumlah Laba (Rugi) Komprehensif = (2,357,785,971)

c. Laporan Arus Kas

Contoh Laporan Arus Kas - Mustika Ratu (bagian 1)
Laporan Arus Kas – Mustika Ratu (bagian 1)

 

contoh Laporan Arus Kas - Mustika Ratu (bagian 2)
Laporan Arus Kas – Mustika Ratu (bagian 2)

Keterangan:

Kas bersih diperoleh dari aktivitas Pendanaan = 15,479,677,150

Kas bersih digunakan untuk aktivitas investasi = (6,629,199,651)

Kas bersih digunakan aktivitas operasi = (10,355,155,394)

Kas dan setara kas akhir tahun = 22,853,543,946

Contoh Laporan Keuanga selengkapnya dapat diperoleh berikut:

>> Download Laporan Keuangan PT Mustika Ratu Tbk

Back To Top

4. PT Multi Bintang Indonesia Tbk

Contoh laporan keuangan perusahaan manufaktur berikutnya adalah laporan keuangan PT Multi Bintang Indonesia Tbk.

Perusahaan ini didirikan pada tanggal 3 Juni 1929 di Medan, dengan nama N.V. Nederlandsch Indische Bierbrouwerijen. Dan pada tahun itu juga Perusahaan memulai operasi komersialnya.

PT Multi Bintang Indonesia Tbk adalah bagian dari Kelompok Heineken, dimana pemegang saham utama adalah Heineken Holding N.V. (Heineken)

PT Multi Bintang Indonesia Tbk beroperasi dalam industri bir dan minuman lainnya.

Dan berikut Laporan Keuangan perusahaan:

a. Laporan Posisi Keuangan / Neraca

contoh neraca keuangan
Contoh Neraca Keuangan – PT MBI (bagian 1)

Keterangan:

Aset:

Jumlah Aset Lancar = 1,076,845
Jumlah Aset Tidak Lancar = 1,433,233
Jumlah aset:  1,076,845 + 1,433,233 = 2,510,078

Liabilitas:

Jumlah Liabilitas Jangka Pendek = 1,304,114
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang = 141,059
Jumlah Liabilitas: 1,304,114 + 141,059 = 1,445,173

Ekuitas:

Jumlah Ekuitas = 1,064,905

Jumlah Liabilitas dan Ekuitas:  1,445,173 + 1,064,905 = 2,510,078

 

b. Laporan Laba Rugi

Contoh Laporan Laba Rugi - PT MBI (bagian 1)
Laporan Laba Rug – PT MBI (bagian 1)

 

Contoh Laporan Laba Rugi - PT MBI (bagian 2)
Laporan Laba Rugi – PT MBI (bagian 2)

Keterangan:

Penjualan Bersih = 3,389,736

Laba Bersih Tahun Berjalan =  1,322,067

Jumlah laba komprehensif tahun berjalan = 1,320,897

 

c. Laporan Arus Kas

Contoh Laporan arus kas - PT MBI
Laporan arus kas – PT MBI

 

Contoh Laporan arus kas - PT MBI (lanjutan)
Laporan arus kas – PT MBI (lanjutan)

Keterangan:

Kas Bersih Diperoleh dari Aktivitas Operasi = 1,331,611

Kas Bersih Digunakan untuk Aktivitas Investasi = (338,349

Kas Bersih Digunakan untuk Aktivitas Pendanaan = (1,173,439)

Kas dan Setara Kas Akhir Tahun =  223,054

Contoh Laporan Keuangan lengkap dapat diperoleh berikut:

>> Download Laporan Keuangan PT Multi Bintang Indonesia Tbk

Back To Top

5. PT Tunas Baru Lampung Tbk

Contoh Laporan Keuangan perusahaan manufaktur yang kelima adalah laporan keuangan PT Tunas Baru Lampung Tbk didirikan berdasarkan tanggal 22 Desember 1973.

Ruang lingkup kegiatan perusahaan terutama meliputi bidang perindustrian, perdagangan, pertanian, pembangunan, jasa dan pengangkutan.

Laporan Keuangan PT Tunas Baru Lampung Tbk :

a. Laporan Posisi Keuangan

Contoh Neraca - PT TBL (bagian 1)
Neraca – PT TBL (bagian 1)

 

Contoh Neraca - PT TBL (bagian 2)
Neraca – PT TBL (bagian 2)

 

Contoh Neraca - PT TBL (bagian 3)
Neraca – PT TBL (bagian 3)

 

Contoh Neraca - PT TBL (bagian 4)
Neraca – PT TBL (bagian 4)

 

Contoh Neraca - PT TBL (bagian 5)
Neraca – PT TBL (bagian 5)

Keterangan:

Aset:

Jumlah Aset Lancar =  5.143.894

Jumlah Aset Tidak Lancar = 8.880.592

Jumlah aset:  5.143.894 + 8.880.592 = 14.024.486

Liabilitas:

Jumlah Liabilitas Jangka Pendek = 4.637.979

Jumlah Liabilitas Jangka Panjang = 5.386.561

Total Liabilitas: 4.637.979 + 5.386.561 = 10.024.540

Ekuitas:

Jumlah Ekuitas = 3.999.946

Jumlah Liabilitas dan Ekuitas:  10.024.540 + 3.999.946 = 14.024.486

 

b. Laporan Laba Rugi

Contoh Laporan Laba Rugi - TBL bagian 1
Laporan Laba Rugi – TBL bagian 1

 

Contoh Laporan Laba Rugi - TBL bagian 2
Laporan Laba Rugi – TBL bagian 2

 

Contoh Laporan Laba Rugi - TBL bagian 3
Laporan Laba Rugi – TBL bagian 3

Keterangan:

Pendapatan usaha = 8.974.708

Laba Bersih = 954.357

Jumlah Penghasilan Komprehensif =  900.718

 

c. Laporan Arus Kas

Contoh Laporan Arus Kas - TBL.1
Laporan Arus Kas – TBL.1

 

Contoh Laporan Arus Kas - TBL.2
Laporan Arus Kas – TBL.2

Keterangan:

Kas Bersih Diperoleh dan Aktivitas Operasi = 1.917.900

Kas Bersih Digunakan untuk Aktivitas Investasi = (1.724.143)

Kas Bersih Diperoleh dan  Aktivitas Pendanaan = (194.166)

Kas Akhir Tahun = 125.992

Download Laporan Keuangan Lengkap PT Tunas Baru Lampung Tbk:

>> Download Laporan Keuangan PT Tunas Baru Lampung Tbk

Untuk melengkapi artikel ini, saya sajikan juga video tutorial contoh membuat laporan harian proyek konstruksi berikut ini:

Demikian artikel yang membahas dan menyajikan contoh laporan keuangan lengkap perusahaan dagang, jasa, dan manufaktur.

Mudah-mudahan bermanfaat dan terima kasih.

Ada yang mau disampaikan?

***

manajemen keuangan dan SOP

sop akuntansi keuangan powerful