Saat Engkau Berada di Titik Terendah, 5 Upaya ini akan Menggerakkan Engkau Naik Kembali ke Atas

bergerak naik

 

Ada sebuah ungkapan lazim yang menyatakan bahwa hidup adalah perjuangan tanpa henti sepanjang masa. Satu persinggahan menuju ke persinggahan berikutnya, satu takdir menuju ke takdir lainnya. Terus berjalan hingga berakhirnya kehidupan itu…

Lalu ada yang nylethuk “Bila terus seperti itu, kapan bahagianya?”

Setiap saat kita bisa bahagia!

Bila kita tahu cara bahagia maka setiap kejadian yang kita alami akan selalu menjadi kebaikan bagi kita.

Setiap kejadian bisa menjadi kebaikan dan keburukan. Semuanya kembali kepada diri kita dalam menyikapinya. Kita tidak berkuasa terhadap kejadian itu, namun kita mempunyai kuasa untuk menyikapi kejadian itu.

Sekali waktu kita perlu merenungkan apa yang telah ditulis oleh Rendra, seorang penyair terkenal menuliskan bahwa” bila kita bisa menyatu dengan rasa sakit maka rasa sakit itu akan hilang

Namun bila keinginan Anda belum juga terwujud bahkan kondisinya semakin memburuk dan memburuk sampai di titik terendahnya, maka 5 upaya menyenangkan ini bisa Anda lakukan, yaitu :

 

#1. Mintalah bimbingan Tuhan

meminta pertolongan Tuhan

Se-hebat apapun rencana dan diri Anda, Anda tak akan bisa mencapai tujuan Anda tanpa se-ijin-Nya. Maka saat kondisi kita berada di posisi terendah segeralah  meminta bantuan-Nya untuk bergerak naik.

 

#2. Berusaha menjaga sikap mental positif

Saat menghadapi persoalaan, setiap orang bisa memilih apakah bersikap positif atau negatif. Setiap orang bisa memutuskan apakah akan bisa mengendalikan, mempergunakan dan mempengaruhi ataukah larut dalam persoalaan yang dihadapi.

Setiap orang mempunyai persoalan. Karena di alam ini terjadi proses perubahan yang terus menerus. Yang terpenting bagi Anda adalah bahwa kesuksesan atau kegagalan Anda dalam menghadapi setiap persoalan tergantung pada sikap mental Anda.

Banyak kisah nyata yang menceritakan bagaimana perjuangan anak manusia yang dengan sukses berhasil mengatasi persoalan- persoalan besar yang menimpanya bahkan berikutnya ia menjadi orang yang memperjuangkan kebaikan bagi banyak orang.

Deretan orang-orang hebat yang kita kenal saat ini seperti Hatta, Sukarno, Achmad Dahlan, KH Hasyim Asya’ari, BJ Habibie dan sederet nama besar lainnya adalah contoh bagaimana seorang anak manusia yang berhasil menghadapi dan mengelola persoalan serta kesulitan  dengan baik.

Bagaimana jadinya bila seorang Ir. Sukarno tanpa sikap mental positif  menghadapi berbagai intimidasi, pengasingan dan ancaman?

Atau bagaimana bila beliau bersikap mental negatif saat berada di tanah pengasingan Digul, NTT, dan Bengkulu?

Atau bagaimana jadinya bila beliau sering mengeluh dan menyalahkan sesuatu di luar dirinya? maka kita tidak akan pernah mengenalnya?

Namun itu semua itu tidak ada dari beliau, beliau telah berhasil dengan sukses mengelola berbagai kesulitan dan persoalan  hingga akhirnya kita dan berjuta-juta manusia mengenal namanya.

Demikian juga dengan nama besar lainnya, sikap mental positif pasti selalu ada dalam jiwanya saat berbagai kesulitan dan kondisi tidak enak mendera-nya. Hingga akhirnya keluar sebagai pemenang lalu kita pun mengenal nama dan  karya besar mereka.

KH Hasyim Asy’ari dengan NU-nya, KH Achmad Dahlan dengan Muhammadiyah-nya, BJ Habibie dengan pesawat-nya serta Sukarno Hatta dengan Bapak Proklamator Indonesia-nya.

So kalau sudah terbukti seperti itu maka alasan apalagi yang membuat kita tidak mengikuti dan mengambil pelajaran dari mereka?

Namun bila Anda ingin terus di titik terendah dan menikmati hidup sengsara, maka lupakan cara-cara orang besar naik dan terlepas dari posisi itu 🙂

 

#3. Ubah potensi diri menjadi kebaikan

Setiap manusia dianugerahi potensi diri atau sesuatu yang sudah given dalam dirinya. Sesuatu itu sifatnya netral, dan kecenderungan selanjutnya tergantung pada pilihan dari si empunya.

Bila si empunya larut terbawa dengan potensi diri ini maka ia akan dikuasi olehnya, namun bila si empunya menggunakan pikiran besarnya untuk mempengaruhi, mengendalikan dan menyelaraskan dengan kekuatan pikirannya maka  potensi diri ini akan dapat dikelola sesuai dengan keinginan Anda.

Anda memiliki kekuatan untuk melakukan pilihan.

Pilihlah dengan bijaksana, pergunakan upaya #1 dan #2. Ubahlah potensi diri yang Anda miliki menjadi suatu kebaikan. Maka Anda akan terlepas dan sukses atas persoalan-persoalan besar yang di hadapi dalam kehidupan Anda. Selain itu secara fisik, mental dan moral Anda pun akan semakin baik.

 

#4. Tentukan satu gagasan jitu yang menggugah lalu ikuti dengan tindakan.

Tidak semua persoalan dalam kehidupan ini berat sifatnya.  Seringkali untuk mengatasinya hanya diperlukan pemikiran kreatif , cepat, penyesuaian dan mempelajari kembali kondisi yang menyebabkan persoalan itu.

Bahkan terkadang hanya diperlukan satu ide gagasan lalu diikuti dengan tindakan, ternyata hasilnya bisa mengubah kegagalan menjadi kesuksesan.

Orang yang mengembangkan suatu ide gagasan yang bagus dan mengikutinya dengan tindakan akan berhasil mengubah kegagalan menjadi sukses.

Dari waktu ke waktu pola seperti ini akan berulang kembali secara otomatis. Persoalan-persoalan, kesulitan-kesulitan berubah menjadi hal-hal terbaik dengan syarat kita mau bertindak untuk mengadakan perubahan.

Saat kondisi sulit, entah itu karena kondisi ekonomi nasional dan internasional yang sedang sulit, maupun kesulitan pribadi seperti masalah keluarga, finansial dan lingkungan pekerjaan,  itu bukan berarti kita terus berdiam diri tanpa bertindak melakukan sesuatu.

Tidak perlu kita ikut-ikutan terlena dengan kesulitan-kesulitan itu, kita bisa menghadapi kesulitan-kesulitan itu dengan cerdik, dan seringkali apa yang kita lakukan itu menghasilkan suatu pemecahan kesulitan yang menyenangkan.

 

#5. Pahami siklus dan kecenderungan untuk mencapai tujuan Anda

Setiap makhluk pasti memiliki siklus. Manusia, bangsa, peradaban, bisnis, entitas bisnis seperti perusahaan pasti mengalami kelahiran, pertumbuhan, dewasa, tua dan akhirnya mati.

Ada satu pendekatan yang tidak terikat oleh kecenderungan atau siklus. Anda bisa menghadapi perubahan dengan sukses. Anda bisa mengubah kecenderungan sejauh menyangkut diri dan kepentingan Anda tanpa terikat oleh kecenderungan umum, dengan cara hidup baru, semangat baru, gagasan ide-ide baru dan kegiatan baru.

Saat terjadi siklus turun, jalan terbaik yang harus dilakukan adalah mempersiapkan diri untuk naik ke atas.

Maka saat kondisi Anda di titik terendah maka tidak ada  jalan lain kecuali dengan melakukan persiapan untuk naik ke atas.

Sebagaimana yang pernah ditulis oleh  Stephen R Covey dalam 7 Habits tentang mengasah gergaji. Mengasah gergaji adalah sebuah persiapan yang dilakukan untuk menghadapi kondisi naik.

Saat kondisi turun, maka lakukan sesuatu sebagai persiapan untuk naik. Sehingga saat kondisi naik Anda akan dengan cepat bergerak ke atas dan sukses!

Ada satu contoh bagus tentang siklus dan kecenderungan yaitu E .I. du Pont de Nemours & Co. Inc. Perusahaan ini cenderung tumbuh terus. Ia telah menghadapi tantangan perubahan dengan kehidupan baru, darah baru, ide dan gagasan baru serta kegiatan baru.

Para eksekutif-nya telah menghadapi persoalan dengan upaya #2, yaitu berusaha untuk menjaga sikap mental positif.

Mereka melanjutkan riset dan secara konstan menghasilkan penemuan-penemuan baru, menciptkan produk-produk baru dan menyempurnakan produk-produk sebelumnya.

Mereka telah menyuntikan darah segar ke dalam tubuh perusahaan mereka, mempelajari dan memperbaiki metode-metode penjualan perusahaan mereka.

Sebagai UKM atau individu Anda bisa belajar dan bereksperimen. Anda dapat belajar dan mengasimilasikan prinsip-prinsip yang dijalankan oleh perusahaan besar yang sudah terbukti berhasil.

Anda pun dapat tumbuh terus dengan ide dan gagasan baru, kehidupan baru, darah baru serta kegiatan baru. Anda dapat dapat merubah kecenderungan turun menjadi naik.

Mudah-mudahan dengan ke-lima upaya di atas, bagi Anda yang sedang berada pada titik terendah akan segera bisa bergerak ke atas dan segera bisa mewujudkan mimpi hidup Anda. Aamiin.

 

***