Inilah Fakta Menarik Antara Arus Kas Bersih dan Laba Bersih

Pengertian arus kas bersih adalah LABA bersih ditambah dengan penyusutan dan amortisasi.

“Bagaimana kita memperkirakan arus kas bersih, dan apa perbedaan laba dan arus kas bersih?”

Arus kas bersih (net cash flow) aktual berbeda dengan laba akuntansi atau laba bersih yang dihasilkan oleh suatu perusahaan selama periode tertentu.

Laba akuntansi (accounting profit) atau Net profit atau laba bersih adalah laba bersih suatu perusahaan yang dilaporkan di dalam laporan laba rugi.

Selengkapnya, mari ikuti pembahasannya berikut ini….

 

01: Perbedaan Laba dan Arus Kas

Sebagaimana kita tahu bahwa salah satu tujuan utama dari sebuah perusahaan adalah memaksimalkan nilai saham.

Karena nilai seluruth aset termasuk saham tergantung pada ARUS KAS yang diperkirakan akan dihasilkan oleh aset tersebut.

Ini berarti pihak manajemen seharusnya berusaha untuk memaksimalkan arus kas yang tersedia bagi investor dalam jangka panjang.

Mengapa arus kas bersih (net cash flow) suatu usaha berbeda dengan laba bersihnya (net profit)?

Perbedaan tersebut dapat terjadi karena beberapa pendapatan dan beban yang dilaporkan di dalam laporan laba rugi tidak dibayarkan secara TUNAI sepanjang tahun.

Beberapa perusahaan hanya memiliki sedikit pendapatan non kas.

Namun, pos ini penting bagi perusahaan konstruksi yang mengerjakan proyek-proyek jangka panjang, melaporkan laba atas dasar persentase penyelesaian.

Kemudian hanya dibayar setelah proyek tersebut selesai.

Begitu pula jika suatu perusahaan memiliki pajak tangguhan dalam jumlah besar.

Hal ini berarti  pajak yang dibayarkan sebenarnya lebih rendah daripada yang di-laporkan dalam laporan keuangan laba rugi.

Cara membuat laporan arus kas metode langsung dan tidak langsung serta contoh-contohnya dapat dipelajari di 2 Cara Mudah Membuat Laporan Arus Kas.

Maka jumlah ini juga dapat ditambahkan ke laba bersih ketika membuat estimasi arus kas bersih.

Dalam kondisi seperti perusahaan tersebut, maka hubungan antara arus kas bersih dan laba bersih dapat dinyatakan dengan rumus net cash flow sebagai berikut

Arus Kas Bersih = LABA BERSIH + PENYUSUTAN & AMORTISASI

Untuk memperjelas persamaan di atas, mari kita perhatikan contoh berikut ini:

PT BERKAH JAYA
Laporan Laba Rugi
untuk Periode yang berakhir 31 Desember 2015
(dalam jutaan rupiah)

contoh laporan laba rugi perusahaan

Dengan menggunakan contoh data dari laporan laba rugi PT Berkah Jaya di atas, maka nilai net cash flow  adalah sebagai berikut :

= Laba Bersih + Penyusutan & Amortisasi
= 117,5 + 100 = 217,5

Penyusutan adalah sumber kas yang penting bagi PT Berkah Jaya dan beberapa perusahaan lainnya.

Dan penting bagi kita untuk memahami dampak keuangannya.

Lebih lanjut tentang penyusutan, bisa anda pelajari di artikel:

  1. Metode Perhitungan Nilai Penyusutan Aktiva Tetap
  2. 2 Rumus Excel untuk Menghitung Nilai Penyusutan Aset Tetap

 

02: Contoh Perhitungan Nilai Penyusutan Aset Tetap

Perhatikan contoh berikut ini:

Sebagai gambaran sederhana, kita misalkan sebuah mesin dengan umur lima tahun dengan nilai sisa nol dibeli pada tahun 2015 seharga Rp 100.000.000 dan digunakan pada tahun 2016.

Harga pembelian sebesar Rp 100 juta dibayarkan secara tunai pada tahun 2015, tapi tidak disajikan sebagai beban pada tahun 2015.

Namun sebagian saja yang dibebankan sebagai biaya produksi pada setiap tahun di sepanjang umur mesin tersebut.

Jika pengeluaran Rp 100 juta untuk membeli mesin tersebut dicatat sebagai beban  di tahun 2015,.

Maka laba yang disajikan pada tahun 2015 akan berkurang, namun, laba masing-masing pada lima tahun ke depan akan lebih saji.

Jadi berdasarkan prinsip AKRUAL akuntansi, beban penyusutan tahunan akan dikurangi dari pendapatan penjualan ketika menghitung laba tahun 2016 sampai dengan 2020.

Harga perolehan mesin sebesar Rp 100 juta sebenarnya dibayar tunai pada tahun 2015.

Dan penyusutan yang dibebankan terhadap laba dari tahun 2016 hingga tahun 2020 tidak melibatkan suatu pembayaran kas.

Karena penyusutan merupakan BEBAN NON KAS, penyusutan harus ditambahkan kembali ke laba bersih untuk mendapatkan arus kas bersih.

Jika kita berasumsi bahwa bahwa seluruh pos non kas lain jumlahnya nol, maka persamaan arus kas di atas tetap berlaku.

Dan arus kas bersih akan sama dengan laba bersih ditambah penyusutan dan amortisasi.

Dan melengkapi materi ini, berikut ini saya sajikan video singkat tentang Laporan Arus Kas, selamat menyaksikan…

Demikian pembahasan mengenai sedikit fakta namun sangat penting tentang fakta arus kas dengan laba bersih.

Semoga bermanfaat dan terima kasih.

Bagaimana menurut anda?

Profesional lulusan ekonomi yang menekuni ERP (SAP), Accounting Software, Business Analyst dan berbagi pengalaman pekerjaan Finance & Accounting.