2 Cara Sederhana Menghitung Laba Rugi Proyek Perumahan, Mana Favorit Anda?

Pembangunan proyek perumahan biasanya membutuhkan waktu yang lama.

Semakin luas kompleks perumahan yang dibangun, maka semakin lama waktu yang dibutuhkan.

Oleh karena itu, bagi kontraktor, pelaksana, dan investor proyek perumahan perlu menjalankan manajemen proyek perumahan yang baik.

Mulai dari persiapan menyusun RAB proyek perumahan sampai menyusun Laporan Keuangan Lengkap.

 

Cara Menghitung Laba Rugi Proyek Perumahan

gambar proyek perumahan

Cara menghitung laba rugi perusahaan yang mengelola pembangunan proyek perumahan untuk periode tersebut menghasilkan laporan keuangan yang akurat.

Maka diperlukan sistem akuntansi proyek yang tepat untuk menghitung laba rugi dan melakukan pembukuan transaksi-transaksi yang terjadi.

Ada 2 sistem akuntansi proyek yang dapat digunakan untuk menghitung dan mencatat transaksi yang dilakukan dalam proyek pembangunan perumahan ke jurnal umum , yaitu :

  1. Metode Kontrak Selesai (Completed Contract Method)
  2. Metode Persentase Penyelesaian (Percentage of Completion Method)

Yuk dibahas satu per satu …

 

#1: Metode Kontrak Selesai (Completed Contract Method)

cara menghitung laba bersih proyek perumahan

Pengertian metode kontrak selesai adalah metode yang digunakan bila pekerjaan yang belum selesai pada akhir periode tetap dicatat berdasarkan harga pokoknya.

Pada penggunaan metode kontrak selesai,  laba rugi baru akan diakui pada saat pembangunan proyek perumahan selesai.

Bagaimana cara menghitung harga pokoknya?

Pembahasan lengkap dan contoh-contohnya dapat  Anda baca di: Cara Sederhana & Praktis Menghitung Harga Pokok

Dalam metode ini semua biaya yang dikeluarkan dalam kontrak pembangunan dikumpulkan dan dicatat dalam rekening Bangunan Dalam Pelaksanaan.

Uang yang diterima dari pemesan dicatat ke jurnal penerimaan kas dengan cara di-kreditkan ke rekening Uang Muka Pesanan.

Dan harus diperhatikan bahwa sebelum pembangunan proyek perumahan selesai, tidak ada pendapatan yang diakui.

 

#2: Metode Persentase Penyelesaian (Percentage of Completion Method)

bisnis properti rumah

Pengertian metode persentase penyelesaian adalah metode yang digunakan dengan cara mengumpulkan dan  mencatat semua biaya yang dikeluarkan untuk pembangunan proyek perumahan dalam satu rekening Bangunan Dalam Pelaksanaan.

Bagaimana dengan uang muka (DP) yang yang diterima dari customer?

Penerimaan uang dari pemesan dicatat dalam jurnal khusus penerimaan uang, yaitu dengan meng-kreditkan ke rekening Uang Muka Pesanan.

Dan setiap akhir periode akuntansi dilakukan perhitungan laba rugi berdasarkan persentase penyelesaian pembangunan proyek perumahan.

Taksiran laba dicatat dengan mendebit rekening Bangunan Dalam Pelaksanaan dan mengkredit rekening Pengakuan Laba Kontrak Jangka Panjang.

Format laporan laba rugi, seperti laporan keuangan lainnya, yaitu seperti berikut:

01. Bagian Header

Pada bagian ini menunjukan nama perusahaan, jenis laporan, dan periode pelaporan.

Contoh sederhana bagian header laporan laba rugi adalah sebagai berikut:

PT Nusantara Adil Makmur
Laporan Laba Rugi
Untuk periode yang berakhir pada 31 Desember 2019

 

02. Bagian Isi Utama

Pada bagian ini terdiri dari:

  • Total pendapat periode pelaporan
  • Harga Pokok (jenis perusahaan dagang dan manufaktur)
  • Laba kotor
  • Total biaya
  • Laba operasi
  • Pendapatan dan beban lain
  • Laba bersih sebelum pajak
  • Total jumlah pajak yang harus disetorkan ke dirjen pajak
  • Laba besih setelah pajak

Dan bila kedua unsur laporan laba rugi tersebut bila digabungkan akan menjadi sebuah laporan laba rugi, seperti berikut ini:

cara menghitung laporan laba rugi proyek perumahan
Keterangan: Contoh format laporan laba rugi proyek perumahan

Sedangkan bentuk laporan laba rugi proyek perumahan, kita bisa menggunakan:

  • Bentuk Single Step
  • Bentuk Multiple Step

 

Contoh Perhitungan Laba Rugi dan Jurnal Pencatatan Proyek Perumahan

sistem akuntansi perusahaan jasa konstruksi

Perhatikan contoh berikut ini:

PT Rumahku pada tanggal 01 Februari 2015 menerima kontrak untuk membangun sebuah kompleks perumahan RSSS (Rumah Sangat Sederhana Sekali).

Waktu yang diperkirakan untuk menyelesaikan proyek tersebut 2,5 tahun dengan nilai kontrak Rp. 3.000.000.000,-

Perhatikan data pendukung yang diketahui adalah sebegai berikut:

Taksiran biaya pembangunan proyek perumahan
Contoh: Taksiran biaya pembangunan proyek perumahan

Dari data di atas setiap akhir periode akuntansi dilakukan perhitungan dengan cara menghitung laba rugi sebagai berikut:

Tahun 2015 :

cara menghitung laba rugi proyek perumahan tahun 2015
Contoh: Taksiran laba proyek pembangunan perumahan tahun 2015

Tahun 2016 :

cara menghitung laporan laba rugin tahun 2016
Contoh: taksiran laba rugi proyek pembangunan perumahan tahun 2016


Tahun 2017
:

taksiran laba proyek pembangunan perumahan tahun 2017
Contoh: taksiran laba proyek pembangunan perumahan tahun 2017

 

Jurnal umum untuk mencatat transaksi di atas adalah sebagai berikut :

Contoh jurnal umum transaksi penjualan rumah
Contoh jurnal umum transaksi penjualan rumah

 

contoh jurnal umum pembangunan dan penjualan rumah
Contoh: Jurnal pembangunan proyek perumahan dan penjualan rumah

Dari hasil cara menghitung laba rugi dan pencatatn jurnal transaksi akuntansi di atas:

Diperoleh jumlah laba pembangunan yang dihitung dengan cara persentase penyelesaian atau kontrak selesai berjumlah Rp. 270.000.000,-.

Dengan menggunakan metode kontrak selesai, laba diakui dalam tahun 2017 yaitu pada saat selesainya kontrak.

Dalam tahun 2015 dan 2016 tidak ada laba yang diakui.

cara menghitung laba penjualan rumah

Sedangkan bila menggunakan metode persentase penyelesaian laba sebesar Rp. 270.000.000,– diakui dalam 3 periode yaitu tahun 2015, 2016, dan 2017.

Pencatatan transaksi dalam hubungannya dengan proses penagihan uang muka pesanan dapat dilakukan dengan memakai:

  • rekening piutang dagang dan
  • tagihan kontrak jangka panjang.

Bila digunakan cara ini maka rekening Uang Muka Pesanan tidak ada, tapi diganti dengan rekening Tagihan Kontrak Jangka Panjang.

Rekening ini digunakan untuk mencatat jumlah yang ditagih kepada pemesan sebesar kemajuan dalam pembangunan dan didebitkan ke rekening piutang dagang.

Uang yang diterima dari pemesan akan dikreditkan ke rekening piutang dagang.

 

Bagaimana proses pencatatan pada saat selesainya proyek perumahan?

Cara Menghitung Biaya Proyek Perumahan

Pada akhir masa pembangunan (saat selesainya pekerjaan) rekening tagihan kontrak jangka panjang ditutup bersama dengan rekening bangunan dalam pelaksanaan.

Perhatikan contoh berikut:

Misalnya dari data di atas, pada tahun 2015 jumlah yang ditagihkan pada pemesan sebesar Rp. 770.000.000,- (7/27 x Rp. 3.000.000.000 dibulatkan) dan pemesan membayar Rp. 600.000.000.

Data lainnya sama seperti di atas, maka jurnal yang dibuat dalam tahun 2015 adalah sebagai berikut :

jurnal penagihan penjualan rumah
Contoh: jurnal penagihan penjualan rumah

 

Jurnal yang dibuat pada saat bangunan diserahkan pada pemesan adalah sebagai berikut :

 

jurnal akuntansi penyerahan rumah

 

Di Neraca, Tagihan Kontrak Jangka Panjang dilaporkan mengurangi rekening bangunan dalam pelaksanaan.

Rekening-rekening ini disajikan dalam kelompok aktiva lancar dan bersifat seperti persediaan barang.

Contoh perhitungan-perhitungan ini dapat Anda dimodifikasi sesuai dengan kondisi yang diperlukan.

Demikian pembahasan tentang 2 cara menghitung laba rugi proyek perumahan. Sederhana dan mudah.

Bagaimana menurut Anda?

***

manajemen keuangan dan SOP

4 pemikiran pada “2 Cara Sederhana Menghitung Laba Rugi Proyek Perumahan, Mana Favorit Anda?”

  1. Aww saya butuh banget nih itung-itungannya, saya bookmark deh. Ntar bisa dipelajari lebih dalam.

    thanks for sharing

Komentar ditutup.