Strategi Pemasaran Produk Dengan Promosi Penjualan, Efektifkah?

Promosi penjualan produk dan jasa seakan tak bisa lepas dari kehidupan kita. Sejak bangun tidur sampai persiapan tidur lagi promosi penjualan produk dan jasa begitu gencar memborbardir kita, dengan berbagai bentuknya. Promosi adalah salah satu bentuk implementasi dari manajemen pemasaran. Tepatnya sebagai strategi pemasaran produk yang lazim digunakan oleh sebuah perusahaan, organisasi, entitas atau lembaga.

Dan kita akan belajar tentang pengertian promosi, tujuan promosi, promosi penjualan dan cara promosi penjualan yang efektif. Okay langsung saja kita mulai dari awal pembahasannya berikut ini…

1: Pengertian Promosi

A: Pengertian Promosi Menurut Para Ahli

Pengertian promosi menurut para ahli, antara lain:

01: Pengertian promosi menurut Ben M. Enis:

Promotion as communication that inform potential customers of the existence of product, and persuade them that those products have want satisfying capabilities.

02: Pengertian promosi menurut William J.Stanton

William J.Stanton menyatakan:

Basically, promotion is an axercise in information, persuasion and conversely, a person who is persuaded is also being informed.

03: Pengertian promosi menurut William Shoell

William Shoell juga menyatakan:

Promotion is marketers effort to communicate with target audiences, communication is the process of influencing others behavior by sharing ideas, information or feeling with them.

***

Promosi adalah usaha yang dilakukan oleh marketer, berkomunikasi dengan calon audiens. Komunikasi adalah sebuah proses membagi ide, informasi atau perasaan audiens.

Jadi promosi adalah sejenis komunikasi yang memberi penjelasan yang menyakinkan calon konsumen tentang barang atau jasa. Tujuan promosi adalah memperoleh perhatian, mendidik, mengingatkan, dan meyakinkan calon konsumen.

Baca artikel terkait >>> Tugas Sekretaris Perusahaan

2: Tujuan Promosi

cara promos produk

A: Tujuan Promosi

Tujuan promosi adalah memberi informasi, menarik perhatian dan selanjutnya memberi pengaruh meningkatnya penjualan.

Menurut Schoell, Promotion’s objectives are to gain attention, to reach, to remind, to persuade, and to reassure.

Tujuan promosi adalah memperoleh perhatian, mendidik, mengingatkan, dan meyakinkan.

Aktivitas promosi jika dilaksanakan dengan baik dapat mempengaruhi kosumen mengenai di mana dan bagaimana konsumen membelanjakan pendapatannya. Promosi berusaha agar demand tidak elastis.

B: Keuntungan dan Kekurangan Promosi

Promosi dapat membawa keuntungan baik bagi produsen maupun konsumen.

Keuntungan bagi konsumen adalah konsumen dapat mangatur pengeluarannya menjadi lebih baik, misalnya konsumen yang membaca iklan lewat Google ads, ia dapat memilih barang yang harganya lebih murah.

Dengan dipasangnya iklan diberbagai media, maka konsumen dapat menikmati sajian MotoGP, Premier League Inggris tiap weeken dengan gratis, “ngga enak gimana”

Coba bayangkan seandaianya tidak ada yang pasang iklan di event-event tersebut? Kekurangannya, kita siap dengan sajian iklan yang terkadang tidak kita sukai dan sedikit mengganggu.

***

Keuntungan bagi produsen atau pemasang iklan adalah promosi dapat menghindarkan persaingan berdasarkan harga, karena konsumen membeli barang karena tertarik dengan merk-nya.

Promosi menimbulkan goodwill terhadap merk. Promosi bukan saja meningkatkan penjualan tapi juga dapat menstabilkan produksi. Keuntungan selanjutnya adalah perusahaan dengan goodwill yang besar akan dapat memperoleh modal dengan mudah.

***

Namun ada juga kerugian yang dapat diderita produsen, yaitu:

  • Konsumen mengharapkan barang-barang yang diproduksi oleh pabrik mempunyai uniformitas, artinya mutunya selalu baik dan harga stabil sesuai dengan promosi yang dilancarkan, tapi terkadang hal ini tidak dapat dipenuhi.
  • Apabila perusahaan sudah mulai dengan usaha promosi, maka usaha tersebut harus dilakukan terus-menerus, ini menyebabkan biaya promosi akan selalu ada bahkan meningkat pula.

 

3: Promosi Penjualan

showroom mobil

Kotler dan Amstrong menyatakan:

Sales promotion consist of short term incentive to encourage purchase or sales of a product or sefvice.

Aktivitas advertising biasanya disertai oleh dua kegiatan alat promosi lain, yaitu promosi penjualan (sales promotion) dan public relation.

Tugas advertising ialah memberi ajakan kepada calon konsumen untuk mengenal dan membeli produk, sedangkan promosi penjualan mengajak mereka agar membeli sekarang (sales promotion offers reasons to buy now).

Berbagai cara mempromosikan produk yang ditawarkan adalah memberi contoh produk gratis, kupon, rabat, diskon, premi, kontes, trading stamps, demonstrasi, bonus, hadiah uang, perlombaan penyalur.

Tujuan digunakan promosi penjualan, antara lain:

  • Menarik para pembeli
  • Memberi hadiah / penghargaan kepada konsumen-konsumen dan langganan lama.
  • Meningkatkan daya pembelian ulang dari konsumen lama.
  • Menghindarkan konsumen berpindah ke merk lain.
  • Mempopulerkan merk dan meningkatkan loyalitas..
  • Meningkatkan volume penjualan jangka pendek dalam rangka memperluas ‘market share’ jangka panjang.

William F. Schoell menyatakan bahwa:

Sales promotion is any activity that offers in incentive for a limited period to induce a desired response from target customers, company sales people or intermediaries.

Sales promotion (promosi penjualan) adalah keinginan menawarkan insentif dalam periode tertentu untuk mendorong keinginan calon konsumen, para penjual atau perantara.

Manajemen Keuangan Profil

Profesional lulusan ekonomi yang menekuni ERP (SAP), Accounting Software, Business Analyst dan berbagi pengalaman pekerjaan Finance & Accounting.