Inilah 8 Poin Penting dalam Metode Klasifikasi Biaya

Klasifikasi biaya (cost classification)atau penggolongan biaya perlu dilakukan dengan tujuan untuk menentukan metode yang tepat dalam mengumpulkan dan mengalokasikan biaya.

Hal tersebut perlu dilakukan karena akan menentukan laba rugi sebuah bisnis. Dan pada akhirnya menentukan kelangsungan bisnis yang Anda kelola.

Maka siapa pun Anda, baik sebagai pemilik bisnis atau sebagai manajemen perusahaan, kepedulian anda terhadap siklus biaya dan klasifikasi biaya perlu diperhatikan.

 

Klasifikasi Biaya dalam Akuntansi Manajemen

klasifikasi biaya dalam laporan keuangan

Metode klasifikasi biaya dapat dijelaskan dengan 8 hal penting berikut ini :

#1. Fungsi

Klasifikasi biaya dalam akuntansi manajemen berdasarkan fungsi manajemen ada 4 jenis biaya, yaitu :

  • Biaya Produksi, yakni biaya yang dikeluarkan untuk menghasilkan suatu barang. Contoh biaya produksi : biaya mesin per jam.
  • Biaya Pemasaran, yakni biaya yang dikeluarkan untuk menjual suatu barang atau jasa, yang termasuk biaya pemasaran, misalnya biaya iklan. Mengenai pengertian biaya iklan dan contoh-contohnya bisa diperoleh di buku-buku marketing yang dijual bebas di pasaran.
  • Biaya Operasional, adalah pengeluaran untuk menjalankan kebijaksanaan-kebijaksanaan.
  • Biaya Keuangan, adalah bagian pengeluaran yang dikaitkan dengan upaya pencarian dana. Misalnya upaya-upaya perusahaan untuk mendapatkan investor.

 

#2.  Unsur-unsur

Klasifikasi biaya berdasarkan perilaku biaya ada 3 unsur, yaitu :

  • Bahan langsung, yaitu biaya bahan baku yang merupakan bagian yang integral dari produk jadi. Sehingga perlu diketahui bagaimana cara menghitung biaya bahan baku yang akurat. Misalnya biaya raw material untuk membuat produk yang akan dijual.
  • Upah langsung, ialah biaya tenaga kerja langsung untuk keperluan komponen produk jadi. Misalnya gaji pegawai di bagian produksi.
  • Biaya biaya administrasi dan umum pabrik, yaitu biaya segala bahan, upah tidak langsung serta biaya produksi yang tidak alangsung dapat dibebankan pada satuan, pekerjaan atau produk tertentu. Misalnya biaya gaji pegawai kantor administrasi.

 

#3. Produk

Berdasarkan produk, ada 2 jenis biaya, yaitu :

  • Biaya langsung, yaitu biaya yang dibebankan pada produk tanpa memerlukan alokasi lebih lanjut.
  • Tidak langsung, yaitu biaya yang dibebankan pada produk dengan memerlukan alokas lebih lanjut.

 

#4. Departemen

Klasifikasi biaya menurut departemen dibagi menjadi 2, yaitu :

  • Bagian Produksi, ialah satu unit kegiatan yang dilaksanakan atas suatu komponen atau suatu produk yang biayanya dialokasikan lebih lanjut.
  • Pelayanan atau jasa, yakni suatu unit yang tidak langsung terlibat dalam kegiatan produksi dan biaya pada akhirnya dibebankan pada satuan produksi.

 

#5. Saat dibebankan pada Pendapatan

klasifikasi biaya perusahaan manufaktur

Berdasarkan waktu pembebanan pada pendapatan, klasifikasi biaya dibedakan menjadi 2 jenis, yaitu :

  • Biaya produk, yaitu biaya-biaya yang dimasukkan pada waktu penghitungan biaya produksi. Biaya produk termasuk dalam persediaan dan dalam harga pokok penjualan (HPP) apabila produk dijual.
  • Biaya periode, yakni biaya yang berkaitan dengan perjalanan waktu dan bukan dengan jumlah produk.Biaya ini ditunjukkan pada biaya perhitungan laba rugi di setiap akhir periode karena tidak ada lagi manfaat yang diterima di masa mendatang. Dan ini merupakan definisi dari expense, serta yang membedakannya dengan biaya. Di mana pengeluaran ini telah digunakan untuk menghasilkan produk.

 

#6. Kaitannya dengan Volume

Klasifikasi biaya berdasarkan volume produksi ada 2 jenis biaya yaitu :

  • Biaya Variabel, yakni biaya yang jumlahnya berubah secara proporsional dengan perubahan kegiatan bersangkutan. Biaya satuan tidak berubah dan tidak dipengaruhi oleh volume.
  • Biaya Tetap, pengertian biaya tetap adalah biaya yang tidak berubah jumlahnya sekalipun volume berubah. Harga satuannya akan turun bila volumenya meningkat.

 

#7. Periode yang dicakup

Menurut periode yang dicakup, klasifikasi biaya dibedakan menjadi 2 yaitu :

  • Modal, yaitu biaya yang diharapkan akan memberikan manfaat di masa mendatang dan diklasifikan sebagai aktiva.
  • Pendapatan, yaitu biaya yang diharapkan akan memberikan manfaat pada waktu terjadi pengeluaran dan biasanya dianggap expense.

 

#8. Tingkat rata-rata

Pembagian jenis biaya berdasarkan pada tingkat rata-rata ada 2 yaitu :

  • Total biaya atau biaya total adalah biaya kumulatif menurut kategori yang telah ditentukan.
  • Biaya Satuan, yakni keseluruhan jumlah biaya dibagi dengan unit atau volume.

Demikian artikel yang membahas mengenai  klasifikasi biaya untuk pengambilan keputusan dan 8 poin penting yang perlu diperhatikan untuk menjelaskan klasifikasi biaya secara umum.

Bagaimana menurut Anda?

Terima kasih

***

manajemen keuangan dan SOPlaporan keuanganlaporan laba rugi

sop akuntansi keuangan powerful