Peran Analisis Diferensial Biaya Relevan dalam Pengambilan Keputusan yang Tepat

Apa yang dimaksud dengan biaya relevan? Pengertian biaya relevan adalah semua biaya yang akan terjadi di masa datang, kecuali Unavoidable Cost yang meliputi sunk cost dan biaya yang tidak berbeda. Biaya relevan adalah salah satu dari jenis biaya dalam Akuntansi Biaya.

Apa contoh biaya relevan dalam kehidupan sehari hari? Data-data biaya yang sesuai/relevan merupakan unsur penting dalam proses pengambilan keputusan dengan penggunaan sumber daya yang terbatas, misalnya sumber informasi terbatas. Mari kita bahas contoh kasus pengambilan keputusan melalui perhitungan biaya yang sesuai….

 

01: Sekelumit Tentang Biaya dalam Akuntansi

A: Pengertian Biaya

Biaya adalah pengorbanan yang dikeluarkan oleh perusahaan untuk menghasilkan laba yang diinginkan. Jadi, laba atau rugi yang dialami oleh suatu entitas bisnis akan sangat tergantung terhadap besar kecilnya biaya yang dikeluarkan, semakin tinggi nilai biaya yang dikeluarkan, maka semakin berkurang keuntungan yang diperoleh perusahaan.

Mengapa demikian? iya, karena jumlah laba atau rugi merupakan hasil perhitungan pendapatan dikurangi beban atau biaya, atau jika dituliskan dalam suatu rumus persamaan matematika adalah sebagai berikut:

Laba (Rugi) = Pendapatan –  Biaya dan Beban

Apabila hasil perhitungan di atas adalah positif, maka berarti perusahaan memperoleh keuntungan, dan sebaliknya, apabila hasil perhitungan adalah negatif, maka perusahaan mengalami kerugian.

Persamaan di atas bisa direkayasa agar selalu menghasilkan nilai positif, yaitu sebagai berikut:

  1. Nilai pendapatan harus LEBIH BESAR dibandingkan dengan Nilai Biaya.
  2. Nilai pendapatan tetap, tapi nilai biaya dan beban harus menurun.

Untuk memutuskan strategi apa yang paling tepat, maka dibutuhkan analisa mendalam yang dilakukan oleh pihak manajemen perusahaan. Dan salah satu analisa yang perlu dilakukan adalah terkait dengan biaya relevan.

Bagaimana proses analisisnya, yuk teruskan membacanya sampai kelar ya.

 

B: Laporan Biaya

Bagaimana membuat laporan biaya?

Setiap akhir periode, baik bulanan maupun tahunan, beban dn biaya disajikan dalam laporan laba rugi atau dalam istilah bahasa Inggris disebut dengan income statement.

Format penyajian laporan ini mengacu pada persamaan dasar yang telah disampaikan di pembahasan sebelumnya, yaitu pendapatan dikurangi biaya, hasilnya berupa laba atau rugi.

Perhatikan contoh berikut ini:

—–

PT BXF Manufacturing
Laporan Laba Rugi
Untuk Periode Yang Berakhir Tanggal 31 Agustus 2023
======================================

(a) Pendapatan Bersih     Rp xxxx

(b) Beban Pokok Penjualan    Rp xxxx

(c) Laba Kotor  (a-b)   Rp xxxx

(d) Beban Operasional    Rp xxxx

(e) Laba Operasional (c) – (d)   Rp xxxx

(f) Selisih pendapatan dikurangi beban lain-lain

(g) Laba Bersih Sebelum Tax (e) – (f)

(h) Tax

(i) Laba Bersih Setelah Tax (g)-(h)

—–

02: Penjelasan Biaya Relevan

Biasanya data yang dianggap relevan disebut biaya yang dapat dihindari (avoidable cost), atau biaya yang dapat dielakkan dan harus dipertimbangkan oleh setiap pengambil keputusan dalam memilih berbagai alternatif yang dihadapi karena hanya biaya dan pendapatan yang masih akan terjadi.

Sehingga biaya dan pendapatan pada masa mendatang akan memberikan hasil berbeda, tetapi relevan dalam pengambilan keputusan. Contoh kasus pengambilan keputusan biaya yang sesuai/relevan adalah biaya:

  1. Bahan baku,
  2. Tenaga kerja dan
  3. Overhead variabel.

Sedangkan contoh penerimaan relevan adalah pendapatan dari penjualan.

Dengan kata lain definisi biaya yang sesuai/relevan adalah biaya yang memiliki karakteristik :

  1. Biaya atau penghasilan yang benar-benar akan terjadi atau diperoleh di masa mendatang, bukan biaya masa depan yang tidak relevan. Ingatlah biaya masa lalu yang tidak relevan.
  2. Biaya atau penghasilan harus benar-benar akan memberikan hasil berbeda jika memilih alternatif.

Pengertian konsep biaya yang lain, seperti pengertian biaya tetap bisa dibaca di artikel : Biaya Tetap dan Biaya Variabel, Cara Mudah Menghitungnya.

Untuk mengidentifikasi biaya atau pendapatan dari berbagai alternatif, maka langkah-langkah di bawah ini dapat membantu :

  1. Mengumpulkan seluruh biaya yang berkaitan dengan masing-masing alternatif yang dihadapi.
  2. Menghapuskan/meniadakan/mengeliminir sunk cost (Apa yang dimaksud dengan sunk cost? Apa yang dimaksud dengan biaya terbenam? Selengkapnya bisa dipelajari di artikel Jenis Biaya : 7 Jenis Biaya Ini Perlu Diketahui Agar Pengelolaan Bisnis Anda Semakin EFISIEN.
  3. Tidak memperhitungkan atau mengeliminir biaya yang tidak berbeda antar berbagai alternatif.
  4. Menetapkan keputusan pada data yang telah di-eliminir saja.

Lalu Mengapa perlu fokus pada biaya yang sesuai?

Yuk perhatikan contoh analisis biaya ini…

 

03: Perhitungan Biaya Relevan

Untuk membahas alasan atau tujuan memfokuskan pada biaya yang sesuai, mari kita perhatikan contoh kasus  dengan data-data dan perhitungan total biaya berikut ini :

Misalnya, PT Manajemen Keuangan Network memiliki data-data keuangan seperti dibawah ini:

Semua nilai rupiah dalam Ribuan (000)

model pengambilan keputusan dalam biaya relevan untuk jangka pendek
Contoh data-data Biaya Relevan

Dari data-data yang tersaji di atas, kita akan menggunakan 4 langkah untuk mengidentifikasi pendapatan dan analisis biaya dari berbagai alternatif

Dan urutannya adalah sebagai berikut :

1: Langkah #1: mengumpulkan semua data biaya seperti pada tabel di atas.

2: Langkah #2: mengeliminasi atau meniadakan biaya masa lalu atau sunk cost.

3: Langkah #3: meniadakan biaya-biaya, seperti :

    • akumulasi penyusutan,
    • nilai buku peralatan lama
    • masa pemakaian atau sisa umur ekonomis.

4: Langkah #4 : sisa data dari data-data yang telah ditiadakan, yaitu :

    • biaya penyusutan mesin baru,
    • harga jual mesin lama, laba rugi penggantian mesin lama,
    • biaya operasional.

Dari langkah-langkah tersebut, selanjutnya  kita menetapkan waktu operasi, misalnya 3 tahun. Kemudian kita hitung total biaya yang dikeluarkan, seperti berikut ini:

contoh kasus pengambilan keputusan biaya relevan
Contoh perhitungan total biaya,

Mengapa menggunakan waktu 3 tahun?

Jika hanya mempertimbangkan jangka waktu satu tahun, maka kemungkinan alternatifnya akan berbeda, yang memerlukan penilaian subyektif manajer, seperti terlihat pada tabel di bawah ini :

Perbandingan biaya tahun pertama :

3 apakah biaya variabel selalu menjadi biaya relevan
Contoh analisis biaya produksi

Baca juga apa yang dimaksud dengan biaya kesempatan atau Biaya Peluang

 

04: Kesimpulan

Dari contoh perhitungan dan analisis biaya produksi di atas, kita jadi tahu manfaat biaya yang sesuai.

Bahwa dengan menggunakan dua metode yang berbeda dapat menunjukkan bahwa menggunakan peralatan baru lebih menguntungkan daripada peralatan lama. Contoh perhitungan pertama hanya menggunakan biaya yang sesuai sebagai bahan pertimbangan.

Sedangkan contoh perhitungan biaya yang kedua menggunakan semua biaya, baik relevan maupun tidak untuk bahan pertimbangan, atau dengan menelusuri secara keseluruhan dari alternatif yang ada.

TERNYATA, kedua alternatif tersebut dapat dipertimbangkan, tapi alasan atau TUJUAN mem-FOKUS-kan pada biaya yang sesuai paling tidak mempunyai 2 alasan, yaitu :

Alasan #1.

Informasi yang tersedia TERBATAS.

Terbatasnya informasi tersebut, misalnya informasi yang berkaitan dengan laporan laba rugi, maka pengambil keputusan harus mengetahui bagaimana mengakui biaya yang sesuai atau tidak.

Alasan #2.

Penggunaan biaya sesuai bersama-sama dengan biaya tidak relevan dapat mengacaukan bahkan membingungkan, dan menjauhkan perhatian bagi pengambil keputusan dari persoalan yang keadaannya BENAR-BENAR KRITIS.

Dan adakalanya sebagian data yang tidak relevan tersebut digunakan tidak semestinya, yang pada gilirannya akan menghasilkan keputusan yang tidak benar.

“Biaya relevan yang dikombinasikan dengan pendekatan contribution margin (marjin kontribusi) dari Laporan Laba Rugi akan menghasilkan alat atau Accounting Tools SOP untuk pengambilan keputusan yang baik, misalnya pada analisis multi divisi (transfer pricing) dan joint cost”

Demikian pembahasan dan makalah biaya yang sesuai.

Dan bila Anda ingin mengetahui cara praktis dan mudah untuk memisahkan komponen biaya campuran, langsung saja meluncur ke: biaya variabel dan biaya tetap.

Bagaimana perhitungan biaya produksi usaha Anda? Semoga bermanfaat.

Manajemen Keuangan Profil

Profesional lulusan ekonomi yang menekuni ERP (SAP), Accounting Software, Business Analyst dan berbagi pengalaman pekerjaan Finance & Accounting.