Ternyata, Fokus pada Biaya Relevan akan Sangat Membantu Saat Menghadapi Persoalan Kritis dengan Informasi yang Terbatas

Ternyata, Fokus pada Biaya Relevan akan Sangat Membantu Saat Menghadapi Persoalan Kritis dengan Informasi yang Terbatas

Biaya relevan adalah semua biaya yang akan terjadi di masa datang, kecuali Unavoidable Cost yang meliputi sunk cost dan biaya yang tidak berbeda.

Biaya relevan adalah salah satu dari macam-macam biaya atau jenis-jenis biaya dalam Akuntansi Biaya.

Baca juga : Alasan Mengapa Konsep Dasar Akuntansi Menejemen perlu Dipahami 

Data relevan merupakan unsur penting dalam proses pengambilan keputusan.

Biasanya data yang dianggap relevan disebut biaya yang dapat dihindari (avoidable cost) atau biaya yang dapat dielakkan dan harus dipertimbangkan oleh setiap pengambil keputusan dalam memilih berbagai alternatif yang dihadapi.

Karena hanya biaya dan pendapatan yang masih akan terjadi, sehingga biaya dan pendapatan pada masa mendatang akan memberikan hasil berbeda, tetapi relevan dalam pengambilan keputusan.

Contoh biaya relevan, jenis biaya relevan atau macam-macam biaya relevan adalah biaya bahan baku, biaya tenaga kerja dan biaya overhead variabel, sedangkan contoh penerimaan relevan adalah pendapatan dari penjualan.

Dengan kata lain definisi biaya relevan adalah biaya yang memiliki karakteristik :

  • Biaya atau penghasilan yang benar-benar akan terjadi atau diperoleh di masa mendatang, bukan biaya masa depan yang tidak relevan. Ingatlah biaya masa lalu yang tidak relevan.
  • Biaya atau penghasilan harus benar-benar akan memberikan hasil berbeda jika memilih alternatif.

Pengertian konsep biaya yang lain, seperti pengertian biaya tetap bisa dibaca di artikel : Begini Cara Mudah Menghitung BIAYA TETAP dan BIAYA VARIABEL.

Baca juga pengertian opportunity cost dan cara menghitung biaya peluang di : Begini Cara Menghitung Biaya PELUANG

Untuk mengidentifikasi biaya atau pendapatan dari berbagai alternatif, maka langkah-langkah di bawah ini dapat membantu :

  1. Mengumpulkan seluruh biaya yang berkaitan dengan masing-masing alternatif yang dihadapi.
  2. Menghapuskan/meniadakan/mengeliminir sunk cost.
  3. Tidak memperhitungkan atau mengeliminir biaya yang tidak berbeda antar berbagai alternatif.
  4. Menetapkan keputusan pada data yang telah di-eliminir saja.

Pengertian sunk cost bisa dipelajari di artikel : 7 Jenis Biaya Ini Perlu Diketahui Agar Pengelolaan Bisnis Anda Semakin EFISIEN.

 

Lalu Mengapa perlu fokus pada Biaya Relevan?

Untuk membahas alasan atau tujuan memfokuskan pada biaya relevan, mari kita perhatikan contoh perhitungan biaya relevan atau contoh kasus biaya relevan dengan data-data dan perhitungan total biaya berikut ini :

#Semua nilai rupiah dalam Ribuan (000)

Biaya Relevan

 

Dari data-data yang tersaji di atas, bila kita menggunakan 4 langkah untuk mengidentifikasi pendapatan dan analisis biaya dari berbagai alternatif , maka urutannya sebagai berikut :

  1. Langkah pertama : mengumpulkan semua data biaya seperti pada tabel di atas.
  2. Langkah kedua : mengeliminasi atau meniadakan biaya masa lalu atau sunk cost.
  3. Langkah ketiga : meniadakan biaya-biaya, seperti : a) akumulasi penyusutan, b) nilai buku peralatan lama, c) masa pemakaian atau sisa umur ekonomis.
  4. Langkah ke-empat : sisa data dari data-data yang telah ditiadakan, yaitu : a) biaya penyusutan mesin baru, b) harga jual mesin lama, laba rugi penggantian mesin lama, c) biaya operasional.

Dari langkah ke-4, maka keputusan dari kedua alternatif tersebut dapat disusun sebagai berikut, misalnya dihitung total 3 tahun :

contoh kasus biaya relevan

 

Jika hanya mempertimbangkan jangka waktu satu tahun, maka kemungkinan alternatifnya akan berbeda, yang memerlukan penilaian subyektif manajer, seperti terlihat pada tabel di bawah ini :

Perbandingan biaya tahun pertama :

analisis biaya

 

Dari contoh perhitungan dan analisis biaya di atas, kita jadi tahu manfaat biaya relevan bahwa dengan menggunakan dua metode yang berbeda dapat menunjukkan bahwa menggunakan peralatan baru lebih menguntungkan daripada peralatan lama.

Contoh perhitungan pertama hanya menggunakan biaya relevan sebagai bahan pertimbangan, sedangkan contoh perhitungan biaya yang kedua menggunakan semua biaya, baik relevan maupun tidak untuk bahan pertimbangan, atau dengan menelusuri secara keseluruhan dari alternatif yang ada.

TERNYATA, kedua alternatif tersebut dapat dipertimbangkan, tapi alasan atau TUJUAN mem-FOKUS-kan pada biaya relevan paling tidak mempunyai 2 alasan, yaitu :

Alasan #1.

Informasi yang tersedia TERBATAS. Terbatasnya informasi tersebut, misalnya informasi yang berkaitan dengan persiapan laporan laba rugi, maka pengambil keputusan harus mengetahui bagaimana mengakui biaya relevan atau tidak.

Alasan #2.

Penggunaan biaya relevan bersama-sama dengan biaya tidak relevan dapat mengacaukan bahkan membingungkan dan menjauhkan perhatian bagi pengambil keputusan dari persoalan yang keadaannya BENAR-BENAR KRITIS.

Dan adakalanya sebagian data yang tidak relevan tersebut digunakan tidak semestinya, yang pada gilirannya akan menghasilkan keputusan yang tidak benar.

Biaya relevan yang dikombinasikan dengan pendekatan contribution margin (marjin kontribusi) dari Laporan Laba Rugi akan menghasilkan alat atau tools analisis untuk pengambilan keputusan yang baik, misalnya pada analisis multi divisi (transfer pricing) dan joint cost.     

Demikian pembahasan dan makalah biaya relevan.

Semoga bermanfaat.

 

***